10 Ular Terbesar dan Terpanjang di Dunia yang Masih Hidup - Ekor9.com

10 Ular Terbesar dan Terpanjang di Dunia yang Masih Hidup

ekor9.com. Pada Maret 2017, penduduk Indonesia digegerkan dengan penemuan ular sanca kembang berukuran besar. Lebih geger lagi, sebab ular jumbo tersebut memakan seorang petani asal Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Tak ayal kalau berita tersebut viral.

Setahun kemudian, kejadian serupa menimpa seorang wanita berusia sekitar 54 tahun di Muna, Sulawesi Tenggara. Wanita paruh baya itu sempat dikabarkan hilang selama 14 jam. Rupanya jasad Muna ditemukan dalam perut ular sanca kembang berukuran 8 meter.

Umumnya, ular tidak bisa membedakan mana mangsa atau sasaran yang tepat. Mereka hanya terpaku pada sensor panas. Oleh karena itu, ada kemungkinan ular juga bisa mengonsumsi manusia. Selain itu, bisa jadi habitat ular sudah berkurang, rusak, bahkan tiada. Sehingga rantai makanan jadi terganggu dengan sendirinya.

Intinya, ular dan manusia sama-sama memiliki hak hidup. Manusia mesti lebih waspada. Apalagi lahan hewan liar sudah banyak berubah dan diambil alih. Lalu apakah hanya sanca kembang yang masuk jajaran ular terbesar?

Berikut inilah Daftar Ular Terbesar di Dunia yang Masih Hidup:

1. Anakonda Hijau

ular yang menggigit warna orange yang piton panjang pemakan pendek penghuni gua penunggu air terjun rawa pening robot kebun raya bogor alas roban sekali sungai mahakam sumatra sedang siluman sanca tapi tts tertangkap disebut kamera 7 singa kerbau binatang buas gajah harimau macan kingkong anjing kuning weling putih www.ular www.poto www.gambar www.foto www.mimpi mengeluarkan api pernah ditemukan lembah masih yt zaman 17 1 10 2d 2017 2018 200 kaki meter m 2 dan kecil bertemu membunuh arti 3gp 3d 3 vidio menangkap 4d buku 4 5 bernasib tragis versi

Binatang melata ini hidup di kawasan tropis Amerika Selatan. Tepatnya di Brasil, Peru, Paraguay, Bolivia, Suriname, dll. Di Benua Amerika, Anakonda menjadi ular terpanjang yang mengesankan. Mereka menyenangi perairan luas dan spot yang basah. Entah itu rawa-rawa, danau tengah hutan, atau juga sungai hilir. Tak ayal ular ini juga disebut sebagai boa air. Sesekali saja mereka memanjat pohon tinggi untuk mencari makanan lain atau berjemur.

Diameter tubuhnya mencapai 1 meter. Panjang tubuhnya sekitar belasan meter. Sedangkan bobotnya menyentuh ukuran 500 kg. Ular ini memiliki warna tubuh hijau lumut dan hijau kecokelatan, lalu di sekujur tubuh atasnya terdapat bercak-bercak hitam. Sedangkan di bagian matanya, ada garis berwarna hitam dan dibawahnya oranye.

Pada 2016, anakonda hijau ditemukan di area pembangunan bendungan di kawasan Altamira, Brasil. Berat badannya sekitar 400 kg dan panjangnya kurang-lebih 10 meter. Menakjubkan!

Baca Juga:  Tanaman yang Tidak disukai Ular, Bisa Jadi Pengusir Ular!

2. Sanca Kembang

foto2 ganas gambar ular gunung makan manusia, galunggung gaib salak gigit gede galak gibug hidup hitam hutan hijau hamil hari ini dalam islam terbesar video penemuan ijo jinak jawa jaman purba jati jalan tol jambi jadi jadian jakarta trans sumatera jali kawin kali wanggudu kongo keluar dari kinabalu kaltim ditangkap lagi lucu lampung lewat liar lawan buaya laut lebih masuk perkampungan memakan sulawesi memangsa no togel ngamuk nyata nyebrang naga ngeri ngagetin on the spot part2, film paling filipina

Sudah disinggung sebelumnya, kalau sanca ini sempat menjadi viral lantaran menelan manusia. Padahal manusia bukanlah menu utama dari ular. Namun karena kerusakan habitat dan terusiknya sumber makanan ular, maka mereka bisa memakan apa pun yang ada. Saking laparnya.

Orang barat menamai ular ini sebagai Recivulated Phyton. Mereka tersebar di berbagai wilayah. Misalnya di Indonesia, Kepulauan Nicobar, Bangladesh, India, Thailand, Burma, Malaysia, Laos, Singapura, dll. Rata-rata ular ini memiliki panjang 7 meter dan berat 150 kg. Ada pun sanca kembang terbesar yang pernah ditemukan yaitu di Kalimantan. Panjangnya sekitar 6,95 meter dan bobotnya berkisar 158 kg.

Hewan ini melumpuhkan mangsa dengan cara membelitnya kuat-kuat. Sanca ini memiliki kepala yang bentuknya mirip seperti gitar. Pupil matanya bertikal dan warnanya kuning. tubuhnya sendiri memiliki warna yang bervariasi dan kompleks. Pola umumnya berbentuk lingkaran dengan motif jala yang tersusun oleh warna kecokelatan, hitam, putih, dan kuning di area punggungnya. sanca ini juga terkenal karena pola V yang berwarna gelap.

3. Sanca Bodo

ular besar makan manusia, ular besar gigit manusia, ular besar vs manusia, manusia vs ular besar

Ular jumbo ini dinamakan juga sebagai Burnamese Python. Keberadaannya bisa dideteksi di berbagai penjuru dunia. Khususnya di Indonesia, Benggala Utara, Bhutan, Nepal, Laos, Myanmar, Bhutan, Kamboja, Vietnam, dan Thailand. Khusus di nusantara, sanca bodo hidup di Jawa, Lombok, Bali, dan Sulawesi Selatan. Ular ini memang berasal dari kawasan Asia Tengara, namun ia mejadi spesies invasif di Taman Nasional Everglades, Florida.

Ular ini biasanya menyukai daerah tropis dan lembab, sehingga tempat tinggalnya tidak jauh dari kawasan perairan. Kadang-kadang mereka juga merayap pada pohon untuk berburu makanan seperti bajing, musang, burung, kera, dll.

Warna dasar ular ini adalah cokelat muda. Lalu terdapat bercak-bercak yang bentuknya tidak beraturan. Bercak tersebut bisa berwarna kuning, cokelat, karamel, krem, atau kuning pekat. Panjang ular ini dari 3-6 meter. Sedangkan bobot tubuhnya sekitar 160 kg.

4. African Rock Python

ular besar makan orang tak berbisa manusia di kalimantan amerika serikat indonesia dunia anaconda amazon angka raksasa mimpi artinya ada rumah melihat ketemu apa bikin kaget berlumut bertelur berantem banget berkelahi bermahkota emas banyak besar.com cobra cari mangsa cantik coklat cabe cabai kobra riau dikejar digigit dililit didatangi dipatuk dimakan erek ekor elang berkaki empat vs foto

Ular berikutnya memiliki panjang mencapai 6 meter dan beratnya sekitar 91 kg. Sesuai namanya, ular ini memang hidup di sub-sahara Afrika, dari Republik Sahara timu ke Afrika Utara dan Somalia. Ciri utamanya berupa kulit yang kuat dan tebal mirip seperti batu. Oleh karena itu, piton ini dinamakan African Rock Phyton. Selain itu, ciri lainnya yaitu bercak-vercak pada kulitnya tampak tidak beraturan. Warnanya juga beragam. Ada yang cokelat, kuning, dan hijau zaitun.

Baca Juga:  10 Jenis Ular Tidak Berbisa di Dunia

Pada tahun 2013 silam, ada kasus di mana dua anak di Kanada dililit sampai mati oleh ular ini. Hal tersebut diduga karena anak-anak tersebut mendekati telur sang ular. Oleh karena itu, meski pun manusia bukanlah makanan utama ular, tetap saja kita mesti waspada. Apalagi kalau mereka memandang kita sebagai ancaman atau bahaya.

5. Sanca India

Foto ular sanca india, ular sanca besar, mimpi dikejar ular sanca besar, ular sanca paling besar, ular sanca yang besar

Ular ini kadang disebut sebagai Phyton Molurus, Indian Rock Phyton, Black-Tailed Phyton, atau Asian Rock Phyton. Asal dari Asia Timur, mayoritasnya terdapat di India. Sanca ini berwarna putih kekuningan.

Tubuhnya memiliki pola bercak beraneka warna. Mulai dari cokelat muda, cokelat tua, hingga kuning cerah. Warna bercak tersebut dipengaruhi oleh habitatnya. Jika spesiesnya hidup di perbukitan, warna coraknya cenderung gelap. Beda lagi dengan ular yang hidup di dataran tinggi.

Bobot ular ini sekitar 50 kg dan panjangnya antara 2,7-3,3 meter. Pergerakan ular ini tampak lambat jika di darat. Sementara ketika di air, ia bisa berenang dan menyelam dengan cepat serta lama.

6. Sanca Permata

apa arti mimpi ular besar maksud melihat dikejar dililit membunuh digigit yang paling apakah buang air benarkah raksasa ditemukan di laut merah kenapa bisa makan memakan hewan sulawesi banyak

Sanca ini disebut juga sebagai Scrub python, Amethystine python atau Sanca patola. Penampilan ular ini sangat unik, sebab memadukan warna sisik yang menarik antara hitam dan kuning cerah. Polanya juga mirip seperti permata atau mutiara.

Awalnya spesies sanca ini ditemukan di Australia dan Papua Nugini. Rupanya mereka tersebar juga di Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Maluku, Kepulauan Banda, dll. Panjangnya di kisaran 5-8,5 meter dan beratnya mencapai 30 kg.

7. Anakonda Kuning

mimpi ular besar warna kuning

Ular berikutnya berasal dari Amerika Selatan, tepatnya Sungai Paraguay. Oleh karena itu, ular ini kerap disebut sebagai Paraguayan Anaconda. Panjang tubuhnya antara 3,3-4,4 meter dan berat badannya antara 25-35 kg. Ukuran betina biasanya lebih besar dari sang pejantan. Ada pun warna dasar dari ular ini yaitu kuning. Ada juga yang emas kecokelatan, kuning keemasan, atau kuning kehijauan. Warna-warna tersebut biasanya dihiasi dengan corak garis-garis motif abstrak yang berwarna hitam.

Baca Juga:  7 Ular Terbesar di Dunia, Ada yang Makan Orang!

8. Boa Pembelit

ular boa terbesar, ular besar di dunia, ular paling besar, ular besar makan orang, boa pembelit

Boa pembeli atau Boa Constrictor berhabitat di Amerika Selatan. Mereka hidup tersebar dari Argentina Utara hingga Timur Laut, lalu ke Kepulauan Karibia, dan Meksiko Selatan. Mereka cenderung menyukai kawasan pedalaman hutan hujan yang ada di dataran rendah dengan suhu lembap. Namun ada juga beberapa spesies yang justeru hidup di gurun pasir.

Ular nokturnal ini memiliki kulit tubuh berpola lingkaran besar. Warnanya cokelat yang berjejer dari bagian kepala sampai pangkal ekor. Pola-pola tersebut dibatasi dengan motif garis berwarna cokelat tua. Lalu bagian perutnya tampak berwarna cokelat pucat. Ekornya sendiri berwarna cokelat tua, namun dengan garis-garis cokelat muda yang berbentuk lingkaran.

Rata-rata boa pembeli berukuran 27 kg. Sementara panjangnya antara 0,91-3,9 meter. Boa pembelit yang hidup di penangkaran biasanya berukuran lebih besar dan lebih panjang. Sedikit berbeda jika dibandingkan dengan boa pembelit yang hidup di alam liar.

9. Cuban Boa

Cuban Tree Boa, ular yang termasuk paling terbesar di dunia masih kecil

Ular yang kadang dipanggil Cuban Tree Boa ini berasal dari Republik Kuba dan kawasan pulau yang mengelilinginya. Misalnya Isla de la Juventud, Colorados, Sabana-Camagüey, Canareos, dsb. Ular ini lebih betah tinggal di hutan belukar atau di hutan tropis yang kering. Panjang ular ini mencapai 4,8 meter dan bobotnya sekitar 27 kg.

Ular terbesar di indonesia yang masih hidup

10. Sanca Air Papua

ular terbesar dunia, ular terbesar di indonesia yang masih hidup, ular air terbesar di dunia, gambar ular terbesar di dunia asli, ular terbesar di dunia ok google, penemuan ular terbesar hari ini

Ular terbesar di indonesia yang masih hidup, Sanca air Papua

Sesuai namanya, ular yang bernama latin Apodora papuana ini memang ditemukan di Papua. Tersebar dari Misool sampai ke Pulau Fergusson di Papua Nugini. Bahkan masyarakat pencinta reptil Papua menjadikannya sebagai binatang peliharaan. Maklum saja, ular ini tergolong jinak. Ada pun berat badannya sekitar 22,5 kg dan panjangnya 5 meter.

Sanca ini bisa mengubah warna kulitnya. Biasanya sanca air Papua berwarna hijau zaitun. Tetapi mereka juga bisa berubah menjadi kuning sesawi atau hitam. Ular ini bersifat nokturnal alias lebih aktif di malam hari. Mereka menyukai tempat yang dekat dengan air atau lembap. Misalnya rawa, tepi sungai, dan danau. Mereka mengonsumsi hewan-hewan kecil seperti ikan, tikus, katak, posum, termasuk ular lain yang berukuran kecil.

Bagaimana? Menakjubkan, bukan? Demikian 10 Ular Terbesar dan Terpanjang di Dunia yang Masih Hidup. #RD

error: