5 Hal Penting Tentang Ular Piton

ekor9.com. Python snake atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama ular piton atau ular sanca. Ular yang bernama latin Pythonidae ini dapat ditemukan di Benua Afrika, Asia dan Australia, mereka adalah keluarga ular tidak berbisa yang merupakan golongan ular Terbesar di Dunia. Terdiri dari 8 genus dan 31 spesies yang telah dikenali.

1. Habitat dan Persebaran Ular Piton

Dilansir dari wikipedia, Ular piton ditemukan di Afrika Sub-Sahara, Nepal, India, Sri Lanka, Cina (Tiongkok) bagian selatan, Asia Tenggara, Burma dan Filipina tenggara melalui Indonesia ke Papua dan Australia. Baca : Ular Terbesar di Dunia, Ada yang Makan Orang!

Di Amerika serikat, populasi introduksi ular Burmese pythons (Ular sanca bodo) yang bernama latin Python bivittatus telah lama ada sebagai spesies invasif di taman Nasional Everglades sejak akhir tahun 1990-an.

Baca Juga:  12 Manfaat Minyak Ikan yang Harus Anda Ketahui

apa saja makanan ular piton, apa saja makanan ular sanca python, berapa lama ular piton mencerna makanan, kenapa ular piton tidak mau makan, kenapa ular piton memangsa manusia, kenapa ular piton bisa makan manusia, kenapa ular piton makan manusia, mengapa ular piton memakan manusia

Telah banyak spesies ular piton yang diburu secara agresif untuk dimanfaatkan kulit dan organ tubuh lainnya sehingga mengurangi populasi seperti diantaranya Indian python (Sanca India) yang bernama latin Python molurus.

Sebagian besar anggota keluarga ini adalah predator penyergap, di mana mereka biasanya tetap tidak bergerak dalam posisi berkamuflase, dan kemudian menyerang tiba-tiba saat mangsa melewat dan membelitnya dengan kuat.

2. Ular Piton Menyerang dan Memakan Manusia

Mereka umumnya menyerang hewan atau manusia ketika merasa lapar atau terprovokasi. Ular yang memiliki panjang lebih dari 2,1 m dapat membunuh manusia dewasa bahkan jika berat ular tersebut hanya 20 kg.

Laporan serangan terhadap manusia dulunya umum di Asia Selatan dan Tenggara tetapi sekarang cukup langka, meskipun perempuan yang melindungi telur mereka bisa agresif.

Dilaporkan pada bulan Maret 2017 seorang pria berusia 25 tahun ditemukan tewas berada dalam perut ular piton yang mempunyai panjang 7 meter di pulau Sulawesi, Indonesia. Dan pada bulan Juni 2018 seorang wanita berusia 54 tahun ditemukan tewas dalam python berukuran sama.

Baca Juga:  5 Ikan yang Bisa Hidup di Darat, Ada dalam Surat Al-Kahfi?

3. Makanan Ular Piton

ular piton makan manusia terbesar sapi di dunia orang berkembang biak dengan cara membunuh mangsanya musuhnya kalimantan raksasa adalah anakan afrika amazon apakah berbisa albino air anak kecil dijual besar bertelur berasal dari burma batik mana berambut biru cantik cileungsi piton.com cari mangsa condro coklat curug sewu kobra vs cobra dan sulawesi diburu untuk diambil indonesia sanca sungai

Ular piton menggunakan gigi mereka yang tajam, melengkung ke belakang, empat baris di rahang atas, dua di bawah, untuk menangkap mangsa yang kemudian dibunuh oleh lilitan yang kuat dan mematikan, setelah seekor hewan tertangkap, python dengan cepat membungkus mangsanya dengan sejumlah lilitan. Kematian mangsa terjadi terutama disebabkan oleh serangan jantung. Baca : Jenis Ular Piton untuk Pemula

Spesies kecil biasa mengkonsumsi tikus, sedangkan spesies yang lebih besar memakan hewan seukuran kucing rumah, tetapi tidak jarang pula mereka memakan rusa dewasa. Afrikan Rock Python (Ular Batu Afrika) dikenal memakan antelope.

Pada tahun 2017, di Sulawesi – Indonesia, tercatat kasus ular piton memakan orang yang ditelan secara utuh. Kemungkinan memerlukan beberapa hari atau bahkan minggu untuk sepenuhnya dicerna.

Kecepatan serangan dan lilitan yang luar biasa menyebabkan mangsa sama sekali tidak terlihat hancur dari luar, meskipun akhirnya mangsa mati karena serangan jantung sebelum ditelan secara utuh.

Baca Juga:  7 Ular Terbesar di Dunia, Ada yang Makan Orang!

4. Reproduksi, Perkembangbiakan Ular Piton

Ular piton adalah ovivar yang artinya mereka bereproduksi dengan bertelur. Ini yang membedakan dengan keluarga Boa. Setelah ular piton betina bertelur, biasanya mereka mengeraminya hingga menetas. Selama masa pengeraman atau inkubasi, ular piton betina sama sekali tidak makan, mereka hanya berjemur untuk menaikan suhu tubuh mereka. Baca : Ular Peliharaan Terbaik

5. Memelihara Ular Piton

Sebagian besar spesies dari keluarga piton telah ramai diperdagangkan dan dipelihara sebagai hewan eksotis. Tetapi memerlukan keahlian dan kehati-hatian bila memelihara ular dengan ukuran besar karena bisa berbahaya. Meskipun jarang ular jenis besar yang dipelihara menyerang pemiliknya.

Dalam pemeliharaan, mereka biasa diberi makan tikus dan anak ayam. Jadwal pemberian makanan untuk ular piton ukuran kecil adalah memberikan satu ekor anak ayam atau tikus saja, karena cukup untuk mengganjal perut ular selama satu minggu.

error: