7 Tips Ternak Bebek Hasil Lebih Untung 2 Kali Lipat - ekor9.com - ekor9.com

7 Tips Ternak Bebek Hasil Lebih Untung 2 Kali Lipat

Beternak bebek merupakan salah satu bisnis yang cukup menguntungkan karena permintaan yang sangat banyak. Daging dan telur bebek menjadi salah satu komoditas yang cukup banyak dibeli. Meski ternak bebek terlihat mudah meraup untung, anda tetap membutuhkan ilmu agar bisnis ini bisa menghasilkan keuntungan.

Ternak bebek

Berikut ini 7 tips agar bebek bisa menghasilkan untung hingga 2 kali lipat:

1. Pilih Bibit yang Berkualitas

Bisnis bebek yang menguntungkan harus memiliki penjualan yang tinggi. Penjualan yang tinggi hanya akan terjadi kalau anda memiliki bebek yang berkualitas. Bebek yang berkualitas hanya akan lahir dari bibit yang berkualitas.

Karena itu, anda harus memilih bibit yang berkualitas agar bisa menghasilkan bisnis ternak bebek yang menguntungkan.

Bibit bebek yang berkualitas bisa dilihat dari fisik dan perilakunya. Fisik bibit bebek harus sempurna, meliputi mata yang terbuka, kaki yang normal, dan bulu yang halus serta bersih. Perilaku bibit bebek juga harus ada respon cepat terhadap keadaan sekitar. Contohnya, ketika anda memberikan pakan, bebek akan langsung lari menyambar pakan.

2. Pilih Kandang yang Bagus

Bibit bebek yang berkualitas sekalipun dapat menjadi sakit dan tidak bisa dijual kalau tinggal pada kandang yang tidak bagus.

Ada tiga jenis kandang untuk bebek, yaitu:

  • kandang baterai
  • kandang ranch
  • kandang postal

Kandang ranch dan kandang postal merupakan kandang yang cocok kalau anda memiliki bebek dalam jumlah yang banyak.

Selain itu, perhatikan juga suhu, kelembapan udara, dan kebersihan kandang. Suhu yang tepat untuk kandang bebek adalah sekitar 27oC sampai 30oC. Pastikan sirkulasi udara berjalan dengan baik dan selalu jaga kebersihan kandang.

Baca Juga:  5 Jenis Ayam Ekor Panjang Paling Unik di Dunia

3. Memberikan Pakan yang Tepat

Agar bibit bebek bisa tumbuh menjadi bebek dewasa yang sehat, anda harus memberikan pakan yang tepat. Salah satu cara mengetahui pakan yang tepat untuk bebek adalah dengan mengetahui kebutuhan nutrisi bebek.

Inilah tabel bibit bebek petelur dan pedaging:

Nutrisi Kebutuhan Bebek Petelur Kebutuhan Bebek Pedaging
Protein 17% 22%
Kalsium 0,6-1% 0,65%
Fosfor 0,6% 0,4%
Energi 3.100 2.900 Kalori

Selanjutnya, anda dapat memberikan pakan yang tepat untuk bibit bebek ini. Berikut ini tabel kandungan nutrisi pakan bebek yang umum:

Pakan Protein Kalsium Fosfor Total Energi
Dedak Padi 12% 0,2% 1% 2.400 Kal
Jagung 8,5% 0,02% 0,3% 3.300 Kal
Bungkil Kelapa 18,6% 0,14% 0,67% 1.410 Kal

Dengan mengetahui kebutuhan nutrisi bibit bebek dan kandungan nutrisi dari suatu pakan, anda bisa meracik pakan itu sendiri. Misalnya, anda dapat memberikan pakan dari campuran dedak padi dan jagung dengan perbandingan 1:1.

Campuran dedak padi dan jagung akan memberikan protein sebesar 20,5%, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan protein bibit bebek. Anda juga memahami cara pemberian hingga pembuatan pakan bebek agar menghasilkan bobot yang berkualitas.

Selain kebutuhan nutrisi, anda juga harus memperhatikan kualitas pakan yang akan anda berikan. Pastikan memberikan pakan yang masih layak makan. Memberikan pakan yang sudah basi dapat membuat bebek mudah sekali terserang penyakit.

4. Memeriksa Kesehatan Bebek Secara Berkala

Para pembeli tidak akan pernah membeli bebek yang sedang sakit. Karena itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan bebek. Anda harus memeriksa kesehatan bebek secara berkala agar dapat mengambil tindakan begitu ada gejala penyakit.

  1. Pertama, anda harus mengetahui kalau bebek sedang sakit. Setiap penyakit tentu akan memberikan gejala yang berbeda-beda pada bebek. Namun, umumnya bebek akan lebih kusam, lemas, hidung berlendir, dan mencret ketika sedang sakit.
  2. Ketika melihat ada bebek yang sedang sakit, segera pisahkan dari kandang agar tidak menularkan pada bebek yang lain. Setelah itu, anda bisa memberikan penanganan yang tepat sesuai penyakit yang menyerangnya.
Baca Juga:  Ternak Burung Emu di Australia, Hama yang Dibudidayakan

5. Perhatikan Lingkungan Sekitar

Jangan lupa untuk memperhatikan lingkungan sekitar untuk peternakan bebek. Lingkungan yang tidak tepat tentu akan membuat bebek menjadi lebih mudah stress. Bebek yang stress akan kehilangan nafsu makan dan sulit untuk tumbuh. Bahkan ada kasus bebek yang mati karena stress.

Pastikan lingkungan sekitar kandang bebek tidak terlalu berisik sehingga tidak mengganggu ketenangan bebek. Selain itu, pastikan juga tidak ada predator yang mengintai bebek yang anda pelihara.

Beberapa predator bebek yang paling umum adalah rubah dan kucing liar. Anda harus memastikan kedua hewan tersebut tidak bisa masuk ke kandang kalau memang di sekitar lingkungan berkeliaran predator alami bebek.

Sebisa mungkin membangun peternakan yang jauh dari warga agar tidak mengganggu. Selain untuk menjaga ketenangan bebek yang anda pelihara, membangun peternakan di sekitar pemukiman warga juga sudah diatur dalam undang-undang.

6. Perawatan yang Optimal

Langkah selanjutnya yang harus anda lakukan setiap hari adalah memberikan perawatan yang optimal. Melakukan perawatan untuk bebek meliputi perawatan kandang, memberikan pakan, pemberian suplemen, dan mengobati bebek yang sakit.

Untuk perawatan kandang, anda harus membersihkan kandang setiap hari. Pastikan tidak ada kotoran bebek yang tersisa di kandang ayam karena dapat menyebabkan penyakit. Kotoran bebek mengandung bakteri dan virus yang dapat menular dengan cepat.

Baca Juga:  Cara Budidaya Ikan Nila di Rumah dengan Lahan Sempit

Selain itu, anda harus memberikan pakan dengan waktu yang tepat. Anda juga bisa memberikan suplemen atau probiotik pada pakan bebek. Suplemen dan probiotik yang tepat akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh bebek.

Tentu anda harus memberikan suplemen dan probiotik yang tepat. Anda dapat memilih suplemen yang tepat untuk bebek dengan melihat kandungannya dan bukti kalau suplemen tersebut sudah membuat bebek lebih sehat.

Suplemen yang tepat harus mengandung berbagai bakteri baik agar dapat melancarkan pencernaan bebek.

7. Proses Panen

Bebek petelur akan mulai masuk pada masa panen saat berumur 5 bulan hingga 7 bulan. Jumlah telur yang dihasilkan belum terlalu banyak, tergantung dari perawatan yang akan anda berikan. Namun, jumlah telur yang dihasilkan bebek bisa bertambah banyak sejalan dengan semakin bertambah umur bebek.

Ambil telur yang dihasilkan dan bersihkan dari sisa kotoran terlebih dahulu sebelum menyimpannya.

Anda bisa memanen bebek pedaging pada saat umurnya mencapai 36 hari. Sebelum itu atau pada saat umur bebek sekitar 31 hari sampai 35 hari, pisahkan bebek yang berdasarkan ukuran agar lebih mudah melakukan proses panen.

Tentunya bebek dengan bobot yang berat dengan kondisi yang sehat lebih layak panen dan dijual. Anda dapat memotong langsung bebek pedaging untuk dijual. Bersihkan bulu bebek terlebih dahulu sebelum memotongnya.

Setelah itu, potong daging bebek menjadi beberapa bagian sebelum menjualnya. Anda juga dapat menjual daging bebek secara utuh atau bebek yang masih hidup jika ada yang menginginkannya.

Mengetahui 7 tips di atas sangat penting agar anda bisa menghasilkan untung yang besar. Menjalankan bisnis ternak bebek tanpa strategi yang tepat hanya akan membuat anda rugi, meski bisnis yang satu ini terbilang mudah.

error: