Terungkap! Beginilah Nasib Laron Setelah Sayapnya Lepas

ekor9.com. Pada ekosistem yang alami dan masih bersahabat dengan beragam jenis serangga, sering kali kita menyaksikan gerombolan laron beterbangan sehabis hujan. Mereka berhamburan, mengerumuni sumber cahaya, seperti lampu, lentera, dan pantulannya. Semarak parade laron menghidupkan suasana dan menyuguhkan nuansa yang berbeda.

Hanya saja, rupanya kehadiran mereka juga menimbulkan sejumlah pertanyaan di benak manusia.

Dari mana datangnya laron? Dan, ke mana mereka pergi setelah sayapnya lepas?

cara membunuh makan berapa lama hidup bertahan jumlah sayap bisakah dimakan dari mana muncul berasal kenapa suka cahaya lampu datang di tempat terang melepas sayapnya mati bergandengan kerumah mengapa keluar melepaskan akan mengerumuni bila ada mendekati pada musim hujan siapa

Untuk menuntaskan rasa penasaran, yuk kita telusuri!

Laron, yang juga populer dengan nama anai-anai, ternyata sejenis rayap. Mereka hidup dan berkembang biak di dalam tanah atau rongga-rongga kayu. Namun, lambat laun, tubuh mereka mengalami perubahan. Mereka memiliki sayap, dan jika telah sempurna, laron-laron itu akan keluar secara bersamaan.

Baca Juga:  Ada Semut Terbang, Pertanda apa?

Kendati mampu terbang hingga bertengger di lampu-lampu jalan, sayap laron begitu rapuh dan mudah lepas. Lantas, fenomena ini menjadi cukup unik dan menarik.

Ketika sayap mereka lepas, tubuh-tubuh tanpa sayap itu menghilang entah ke mana. Benarkah bahwa kehidupan laron-laron hanya berakhir menjadi santapan cicak, katak, atau semut?

Ternyata, tidak sesederhana itu.

Ketika laron-laron siap terbang dan meninggalkan sarang, mereka akan segera mencari pasangan, untuk memulai daur hidup baru.

Awalnya, laron betina akan mengeluarkan feromon untuk menarik perhatian laron jantan. Sementara itu, jika berhasil “menemukan jodoh”, laron jantan dan betina akan menanggalkan sayap mereka, lalu berjalan beriringan.

apa laron itu haram artinya makanan pertanda masuk rumah hubungan dan rayap manfaat beda fungsi arti apakah menggigit bagus untuk burung sama dengan termasuk serangga bisa mengalami metamorfosis sempurna najis bagaimana mengusir hukum

Bersama-sama, mereka mencari lokasi untuk membuat sarang dan koloni baru. Lalu, setelah melalui proses pembuahan, perut laron betina membesar dan berubah menjadi ratu yang siap bertelur.

Baca Juga:  Obat Alami dari Undur-Undur. Si Kecil yang Besar Khasiatnya

Sesuai hukum dalam dunia rayap dan laron, tugas seekor ratu hanya bertelur dan bertelur sepanjang hidupnya. Bahkan, seekor ratu rayap dapat menghasilkan hingga ribuan butir telur per hari. Dan, untuk mendukung tugas tersebut, tentu saja raja rayap juga harus terus membuahi sang ratu.

Dedikasi ratu rayap ini, tercermin pada perubahan bentuk tubuhnya. Seiring waktu, tubuh ratu rayap semakin besar, hingga ia sulit bergerak. Padahal, raja rayap tetap prima dan tidak mengalami perubahan bentuk yang signifikan.

Tapi, tenang saja. Pengorbanan ratu rayap akan terbayar oleh kelahiran rayap-rayap baru. Telur-telur mulai menetas menjadi bayi rayap, yang kita sebut nimfa. Di antara mereka, ada yang tumbuh dan berkembang menjadi laron, namun ada pula yang bertugas sebagai rayap pekerja atau rayap prajurit.

Baca Juga:  Cara Mengusir Semut dari Beras

Nah, pembagian peran ini terjadi secara alamiah. Nimfa yang menjadi laron atau calon raja, mengalami perubahan wujud, berupa tonjolan sayap yang terus berkembang dan warna tubuhnya menjadi hitam. Sedangkan, rayap pekerja dan rayap prajurit tidak memiliki sayap.

Berdasarkan referensi, raja dan ratu rayap dapat hidup hingga puluhan tahun. Namun, akhir kisah bagi laron yang tidak mendapat jodoh. Mereka akan segera mati terlindas, tergerus kondisi lingkungan, atau menjadi santapan burung, katak, atau cicak.

Kamu pun setuju, bahwa laron goreng atau botok laron cukup enak, kan? Nah, di sanalah mereka bermuara dan mengakhiri kehidupannya.

error: