Tanaman Bunga Cantik untuk Menghias Halaman Rumah - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan

6 Tanaman Bunga Cantik untuk Menghias Halaman Rumah

Melihat halaman rumah yang masih kosong dan langsung tersorot panasnya matahari pasti akan merasa mengganggu. Setidaknya anda akan merasa suhu di sekitar rumah menjadi lebih tinggi dan menimbulkan ketidaknyamanan. Ya, setidaknya halaman rumah yang ideal memang harus memiliki tanaman bunga hijau untuk menjaga suhu dan kelembaban serta aliran oksigen yang baik.

Dan salah satu jenis tanaman yang bisa anda pilih untuk membuat halaman rumah lebih asri adalah tanaman bunga. Jenis dari tanaman bunga sangatlah beragam dan bisa anda pilih sesuai kebutuhan dan selera. Dari sekian banyak jenis bunga yang ada, masing-masingnya juga memiliki nilai estetikanya tersendiri. 

Untuk itu, agar anda tidak bingung dalam memilih tanaman bunga yang sesuai, maka pada ulasan kali ini kami akan membagikan beberapa informasi seputar 6 macam tanaman bunga tercantik yang cocok menghiasi halaman rumah anda. Berikut ulasan selengkapnya.

Inilah Pilihan Tanaman Bunga untuk Menghiasi Halaman Rumah

  1.   Tanaman Bunga Melati

Tanaman Bunga Melati

Melati merupakan satu dari sekian banyak jenis bunga hias yang bisa tumbuh subur di negara beriklim tropis. Bunga melati memiliki kemampuan hidup menahun dan tidak mudah layu asalkan mendapat air dan sinar matahari yang baik.

Dan seperti yang kita semua sudah ketahui bahwa Indonesia menjadikan bunga melati sebagai salah satu simbol nasional sebagai bunga yang melambangkan kesucian. Sehingga jangan heran apabila bunga melati menjadi yang paling banyak dicari untuk menghiasi rumah-rumah.

Selain itu, bunga melati juga dikaitkan dengan beragam tradisi dari berbagai suku di negara ini.Adat dan budaya di Tanah Air kerap menyelipkan bunga melati sebagai hiasan untuk rambut pengantin pada upacara perkawinan, khususnya untuk suku Jawa dan Sunda. 

Jenis bunga melati yang umum ditanam di rumah adalah melati Jasminum Sambac. Perlu anda ketahui juga bahwa bunga melati adalah tanaman yang membutuhkan banyak sinar matahari. Jadi, anda harus memperhatikan bagaimana matahari menyinari halaman rumah dengan baik.

Sedangkan untuk cara memperbanyak bunga melatih agar tumbuh lebih lebat dalam jumlah besar adalah dengan memotong batang bunganua lalu menanam secara langsung pada bidang tanah di sekitarnya yang juga sudah anda beri taburan pupuk kompos.

  1. Tanaman Bunga Petunia

Tanaman Bunga Petunia

Jenis bunga Petunia berasal dari wilayah Amerika Selatan yang memiliki ciri fisik dengan kisaran tinggi 16 – 30 cm, memiliki bunga bermahkota tunggal dan ada juga yang bermahkota ganda. Warnanya sangat bervariasi mulai dari petunia merah, putih, biru, kuning, hingga ada pula yang berwarna ungu tua. Cabang bunga petunia juga terbilang agak banyak namun sifatnya sangat lemah dan tidak dapat tumbuh dengan tegak. Disekitarnya ditumbuhi bulu-bulu yang sangat halus. 

Petunia dapat tumbuh dengan baik jika ditanam di area yang tanahnya subur dan mengandung cukup banyak air serta mendapat cahaya sinar matahari yang langsung. Namun sayangnya jika dibanding beberapa jenis bunga yang lainnya, tanaman petunia ini tergolong tanaman dengan umur yang pendek.

Masa berbunga dari tanaman ini hanya sekali saja sepanjang hidupnya. Setelah itu, jika sudah layu maka kita harus segera menggantinya dengan tanaman yang baru. Namun walau begitu jangan dulu mengurungkan niat anda untuk memelihara petunia karena untuk menggantinya pun tidaklah sulit. Hanya dengan menyemai biji-bijinya di tanah sekitar tanaman maka bunga ini akan kembali tumbuh dengan mudahnya.

Sebagai tanaman bunga hias, petunia juga bisa anda tanam di dalam pot dengan media tanam yang sesuai. Dan jika mengingat batangnya yang lemah maka orang-orang umumnya lebih suka menanam petunia ke dalam pot bunga yang tidak terlalu besar. Jika anda menanamnya di dalam pot maka batang dan daun bunga tidak akan terlalu merambat ke atas tanah. Dengan demikian anda tetap bisa menikmati keindahan bunga ini tanpa khawatir layu.

  1. Tanaman bunga Kembang Sepatu

Tanaman bunga Kembang Sepatu

Kembang sepatu merupakan salah satu dari berbagai jenis bunga yang berasal dari wilayah Asia Timur. Sejak dahulu hingga sekarang, bunga kembang sepatu selalu populer untuk dijadikan sebagai tanaman hias di daerah sub tropis dan tropis.

Ciri khas dari kembang sepatu ialah bentuk bunganya besar, memiliki warna merah yang cerah dan tidak berbau. Sebagian besar penduduk di daerah Sumatera dan Malaysia juga menyebut kembang sepatu sebagai jenis bunga raya.

Sementara itu, beberapa suku di Jawa mengenalnya dengan sebutan berbeda yakni kembang worawari. Secara umum tinggi dari tanaman kembang sepatu ini bisa mencapai 2 hingga 5 meter dengan bentuk daun berbentuk bulat-bulat telur yang ujung daunnya berbentuk meruncing.

Kembang sepatu bisa tumbuh sepanjang tahun asalkan tidak ada salju. Mulai dari musim panas hingga musim gugur anda akan dengan mudah menemukan tanaman yang satu ini. Berdasarkan fungsinya, tanaman ini banyak dijadikan sebagai tanaman hias karena memang memiliki bentuk bunga yang cantik.

Terlepas dari keindahannya sebagai tanaman hias, ternyata kembang sepatu juga banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan lainnya lho. Sebut saja masyarakat India, mereka menggunakan kembang sepatu sebagai alat untuk menyemir sepatu dan juga sebagai bunga persembahan kepada dewa.

Di masyarakat Tiongkok, kembang yang memilki warna paling jelas diantara kembang lainnya ini sering digunakan sebagai bahan pewarna makanan alami. Sedangkan di Indonesia, selain khas menjadi bunga untuk tanaman hias, daun kembang sepatu rupanya sudah sejak lama digunakan dalam berbagai pengobatan herbal untuk dikeringkan dan kemudian diminum seperti teh..

Baca Juga:  7 Jenis Tanaman Anggrek Terbaik dan Cara Merawatnya

Wah, tentu sangat unik sekali ya! Selain bunga ini memang sedap dipandang, rupanya tanaman bunga sepatu juga multifungsi.

  1. Bugenvil

Bunga kertas - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Jenis tanaman bunga bugenvil juga pastinya sudah sangat familiar bagi anda semua ya. Tanaman yang sulit untuk tumbuh dengan tegak ini menjadi salah satu yang paling subur untuk tumbuh di negara tropis seperti Indonesia.

Jika dilihat dari bentuk tumbuhannya yang berwarna-warni, maka bugenvil menjadi tanaman hias yang populer karena keindahan warnanya dan tentu saja karena cara merawatnya yang juga mudah. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan sering di tanam di wilayah perumahan.

Pada masa berbunganya bugenvil memiliki kebiasaan untuk merontokkan beberapa daunnya. Bunga Bugenvil sendiri mampu untuk bisa tumbuh hingga 10 meter dengan batang yang keras. Meskipun cantik, akan tetapi bunga bugenvil juga mempunyai duri yang tajam dan bercabang sehingga anda harus berhati-hati jika ingin memegangnya.

Tanaman bunga yang satu ini juga dikenal dengan sebutan bunga kertas karena bentuk bunganya yang tergolong sangat tipis. Selain menjadi tanaman hias, bunga dengan daun yang tipis ini juga memiliki beberapa fungsi lain. 

Salah satu fungsinya dibanding bunga yang lain adalah untuk hiasan rambut, upacara siraman, dan upacara pemakaman bagi beberapa daerah seperti warga China dan India misalnya. Warna bunga bugenvil sangat variatif mulai dari jingga, merah jambu, merah cerah menyala, merah pucat, kuning, ungu, dan berbagai campuran warna lainnya.

Sedangkan untuk segi perawatannya, merawat bunga bugenvil memang tidak memerlukan waktu lama karena jenis tumbuhan ini sangat sesuai ditanam di kawasan tropis dan khatulistiwa seperti di wilayah Indonesia ini.

Jika sudah tumbuh, bunga bugenvil mampu membentuk dedaunan yang rimbun di kawasan halaman rumah anda sehingga terlihat lebih asri dan pastinya menampung banyak oksigen. Dengan sedikit upaya perawatan yang ringkas seperti penyiraman air dan pemupukan tentu sudah  mampu mengembalikan kesegaran dari tanaman bunga kertas ini untuk jangka waktu kurang lebih dua minggu. Namun jika anda ingin tanaman bunga bugenvil ini berbunga seterusnya, maka anda hanya perlu menanamnya di tempat yang terjangkau oleh sinar matahari.

  1. Bunga Pentas

Tanaman yang memiliki daun hijau berbulu dan memiliki bunga dalam nuansa warna merah, putih, merah muda, dan ungu ini memang sangat sedap dipandang mata. Bunga Pentas memiliki kelebihan untuk menarik kupu-kupu dan kolibri. Beberapa dari spesies ini umumnya dibudidayakan dan dapat ditanam langsung di dalam pot.

Salah satu spesies bunga pentas seperti Pentas lanceolata, mampu menahan sinar matahari penuh dan tak perlu perawatan ekstra. Bahkan bunga ini juga mampu untuk tumbuh di lokasi yang kering dan lebih panas.

Bunga pentas memiliki karakter tampilan yang menawan dan kerap dipanggil egyptian star karena memang jika dilihat sepintas lebih mirip seperti soka. Dan berbeda dengan berbagai jenis bunga lain yang hanya tumbuh di waktu tertentu, bunga pentas bisa bebunga sepanjang waktu tanpa harus repot mengenal musim.

Setiap dombol dari bunga yang mekar, mampu bertahan hingga lebih dari dua minggu.

Bunga pentas telah menjadi salah satu pilihan bagi para pecinta tanaman bunga karena perawatannya yang tergoling sangat mudah dengan memiliki bunga yang sangat rimbun.

Bentuk bunga-bunga yang tumbuh memang tampak mungil, bergerombol dan memiliki warna terang serta membentuk seperti bulan setengah lingkaran. Dengan perawatan yang mudah dan keindahannya yang menakjubkan maka membuat bunga pentas cukup eksklusif di hati para penggemarnya di Indonesia.

 

  1. Anggrek

Nah, untuk jenis bunga yang satu ini pasti kita semua sudah mengenalnya ya. Inilah bunga anggrek, tanaman bunga sejuta umat. Tanaman hias yang satu ini memiliki anggota spesies yang berbagai jenis dan hampir semuanya memiliki karakter bentuk tersendiri.

Jenis-jenisnya tersebar sangat luas dari berbagai daerah tropika basah hingga daerah sirkumpolar. Hal inilah yang kemudian membuat bunga anggrek memiliki bentuk dan warna yang berbeda-beda, tergantung pada habitat aslinya. Anggrek yang hidup di daerah dengan iklim sedang biasanya akan membentuk umbi sebagai cara dia beradaptasi. Organ-organnya juga cenderung lebih tebal dan berdaging sehingga membuatnya tahan menghadapi minimnya ketersediaan air.

Namun walaupun berbeda-beda bentuk, setidaknya bunga anggrek memiliki ciri khas dan menjadi pembeda dari berbagai suku bunga lainnya. Tanaman bunga anggrek umumnya tersusun majemuk dan muncul dari tangkai bunga yang memanjang. Anggrek umumnya dijual sebagai tanaman pot ataupun tanaman potong yang bisa langsung ditempelkan di pohon atau ditanam di tanah.

Indonesia sendiri memiliki jenis anggrek yang berbeda-beda dengan cara penanaman yang berbeda pula. Seperti misalnya anggrek bulan yang menjadi salah satu unggulan pesona bangsa Indonesia yang cenderung mudah perawatannya sehingga cocok dijadikan pilihan.

 

Baca Juga:  11 Tanaman Gantung Paling Nyentrik Bikin Rumah Unik