31 Jenis Tanaman Bonsai Terbaik dengan Bentuk Unik dan Cantik - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan

31 Jenis Tanaman Bonsai Terbaik dengan Bentuk Unik dan Cantik

Bonsai merupakan jenis tanaman hias berukuran mini yang umumnya menyerupai bentuk pohon-pohon besar nan rindang. Namun karena tanaman bonsai adalah versi mini, maka anda bisa menanamnya di pot yang berukuran kecil. 

Kegiatan menanam bonsai ini bukan sekedar hobi tanam-menanam biasa, melainkan juga sebagai kreatifitas dan karya seni. Hal ini yang membuat bonsai menjadi populer di Indonesia dan bahkan sekarang ada banyak komunitas pecinta bonsai yang umumnya saling berbagi info dan pengalaman merawat. 

Untuk itu bagi anda yang ingin memulai kegiatan penanaman bonsai, sebaiknya anda ketahui dulu jenis-jenis bonsai di bawah ini. Akan kami bagikan beberapa jenis bonsai tercantik yang cocok untuk pemula. Berikut info selengkapnya.

 

31 Jenis Tanaman Bonsai Paling Cantik Cocok untuk Pemula

  1. Asam Belanda

Bagi anda para penggemar bonsai, pastinya sudah tidak asing lagi dengan bonsai asam belanda. Tanaman bonsai asam belanda atau yang juga sering disebut asem londo ini merupakan pohon yang menyerupai pepohonan rindang di jalanan Indonesia. Pohon bonsai asam belanda umumnya tumbuh tinggi menjulang dengan cabang yang tak beraturan sehingga membuatnya terlihat lebat serta menambah nilai seni tersendiri bagi para penikmatnya.

Pohon bonsai asam belanda juga terkenal sebagai salah satu yang terfavorit karena termasuk mudah perawatannya. Bahkan karena pohon ini mudah perawatannya, beberapa orang menganggap bonsai asam belanda sebagai tanaman yang tidak rewel dan tidak manja. Asam belanda yang dirawat sebagai tumbuhan bonsai juga memiliki tampilan batang yang terlihat lebih tua sehingga membuatnya semakin banyak dicari. 

 

  1. Asam Jawa

Selain ada bonsai asam belanda, ada juga tanaman bonsai asam jawa yang masih termasuk ke dalam salah satu jenis tanaman hias terbaik di Indonesia. Alasannya sederhana, asam jawa menjadi pilihan tanaman hias bonsai terbaik karena memiliki struktur batang yang sangat kuat sehingga tidak gampang patah ketika akan dibentuk ke pola-pola tertentu sesuai keinginan anda.

Selain itu, hal yang membuat tanaman bonsai asam jawa ini semakin populer adalah cara perawatannya yang tidak sulit. Bahkan anda pun yang masih pemula bisa membuatnya sendiri. Sehingga tanaman asam jawa ini dapat anda jadikan media belajar yang baik untuk mengawali kreatifitas di dunia bonsai.

 

  1. Beringin

Seiring dengan perkembangan popularitas bonsai, tanaman bonsai beringin rupanya telah berhasil mengalahkan pamor bonsai asam belanda dan asam jawa. Untuk jenis bonsai beringin kini lebih banyak disukai karena memiliki struktur badan yang lebih besar. Bonsai beringin juga tidak mudah mati dan cenderung lebih mudah perawatannya. Selain itu, jenis tanaman bonsai beringin dianggap mempunyai karakter dengan bentuk batang dan akar yang lebih atraktif sehingga memiliki daya tarik tersendiri bagi para pecinta bonsai.

Bonsai jenis beringin mampu memiliki batang yang kuat dan tidak mudah mati karena kemampuan adaptasinya yang baik. Di Indonesia, bonsai beringin sangat cocok dengan berbagai kondisi suhu dan kelembaban yang ada. Tanaman bonsai beringin juga mampu hidup lebih lama dari bonsai lainnya. Dengan tampilan yang menarik dan ketahanan yang baik, tak heran jika tanaman yang satu ini sangat digemari. 

Namun walau demikian bagi anda yang masih pemula sebaiknya lebih sabar dan telaten apabila ingin merawat bonsai beringin. Jenis bonsai yang satu ini lebih sulit dibentuk dari bata bonsai asam jawa atau belanda. Akan tetapi jika anda berhasil membentuknya dengan indah maka harganya pun akan melambung tinggi.

 

  1. Kimeng

Jenis tanaman selanjutnya yang cocok untuk dibuat sebagai bonsai adalah tanaman kimeng. Kimeng merupakan tanaman yang termasuk ke dalam jenis pohon beringin. Tampilan dari bonsai kimeng juga sebenarnya tidak jauh beda dari jenis bonsai beringin lainnya karena memiliki struktur batang dan daun yang serupa. Sedangkan perbedaannya bisa anda lihat pada bagian ranting bonsai kimeng yang memiliki warna putih dan lebih terang jika dibanding dengan bonsai beringin pada umumnya.

Hal inilah yang membuat bonsai kimeng memiliki karakter tersendiri. Sehingga bagi orang-orang yang sudah bosan dengan bonsai beringin dan ingin beralih ke bentuk yang lebih bervariasi, maka jenis kimeng ini bisa dijadikan pilihan. 

Bonsai kimeng juga sangat mendukung apabila ingin anda rawat hingga memiliki ukuran yang cukup besar. Batang dan akarnya kuat untuk menampung ranting-ranting yang lebat dan menjalar. Jika anda telaten merawatnya, maka harga bonsai kimeng ini juga bisa menjadi lebih mahal.

 

  1. Cemara Udang

Tanaman bonsai cemara udang juga masuk ke dalam jenis tanaman yang dapat dibonsai dengan mudah. Tumbuhan dengan bentuk daun yang lancip dan memiliki bagian ujung seperti jarum ini juga sering disebut sebagai cemara jarum. Tanaman bonsai dengan bentuk daun yang unik ini semakin banyak digemari karena sangat cocok dijadikan hiasan yang estetis. Bahkan bagi para pemula tanaman bonsai cemara udang menjadi salah satu pilihan utama lho. 

Bonsai cemara udang juga memiliki bentuk batang yang besar sehingga tidak heran bila banyak orang yang menyulap cemara udang dengan bentuk yang beraneka ragam. Bonsai cemara udang bisa dengan mudah tumbuh tinggi dan berukuran cukup besar. Sedangkan untuk harganya sendiri juga tidak terlalu mahal namun bisa dikategorikan lebih mahal dari bonsai asam jawa karena memang bentuk dari cemara udang ini dianggap lebih indah.

 

  1. Jeruk Kingkit

Jenis bonsai jeruk kingkit juga sangat mudah untuk dijadikan tanaman bonsai mini. Banyak sekali pecinta bonsai di Indonesia yang saling sharing informasi seputar jenis ini karena memang bentuknya yang unik dan menarik. Kebanyakan dari mereka memilih bonsai jeruk kingkit karena karakter pohon ini yang ideal untuk dibentuk menjadi tanaman bonsai berkualitas tinggi.

Jeruk kingkit juga termasuk tipe tanaman yang dapat dengan mudah tumbuh dan tahan terhadap pemangkasan cabang. Sehingga bagi anda yang ingin mencoba merawat bonsai ini bisa mengubah bentuknya menjadi berbagai variasi. Tanaman bonsai jeruk kingkit ini juga masih termasuk ke dalam kerabat jeruk-jerukan. Dengan ukuran daun yang relatif kecil dan memiliki hasil buah berwarna merah pekat tentu menjadi kombinasi karya bonsai yang sempurna.

 

  1. Kelapa

Bagi para penghobi tanaman bonsai, tentu saja sudah sangat familiar dengan jenis bonsai kelapa. Bahkan sekarang telah tersebar banyak sekali informasi terkait cara membuat bonsai kelapa sendiri di rumah. Pohon kelapa memang telah diketahui sebagai jenis tanaman yang memerlukan waktu lama untuk tumbuh. Tetapi karena suhu di Indonesia masih mendukung untuk tumbuhnya tanaman ini, maka tak ada salahnya menunggu sedikit lebih lama agar dapat menikmati keindahannya.

Ada beberapa jenis bonsai kelapa yang dapat anda tanam sendiri dan membentuknya sesuka hati. Beberapa diantaranya seperti tanaman kelapa gading susu, kelapa gading merah, dan tanaman kepala albino. Untuk jenis tanaman kelapa gading susu umumnya berwarna putih dan bisa ditanam di taman sebagai ganti dari pohon palem. Sedangkan kelapa gading merah memiliki warna merah yang kekuning-kuningan sehingga lebih terlihat unik dan bervariasi. Lalu untuk jenis kelapa albino warna putihnya lebih terang sehingga sesuai dengan namanya.

 

  1. Santigi

Jenis tanaman bonsai selanjutnya yang bisa anda pilih adalah santigi. Bagi yang masih asing dengan namanya, maka santigi ini bisa anda temui di sekitar tepi pantai. Biasanya tanaman santigi tumbuh subur di atas bebatuan atau daratan pantai yang menjorok langsung ke arah laut. Karakter dari pohon bonsai santigi yang menjadi daya tarik utama adalah bentuknya yang unik dan menjorok ke arah samping.

Bagi para pecinta bonsai banyak yang rela merogoh kocek dalam jumlah besar untuk memiliki bonsai santigi ini. Memang jika diukur secara harga jenis santigi jauh lebih mahal dibanding jenis tanaman bonsai lainnya.

Ini dakarenakan bentuk bonsai santigi yang unik dengan bentuk batang dan akar yang menawan. Keeksotisan dari tanaman bonsai santigi didukung dengan adanya guratan-guratan yang dihadirkan oleh kulit batangnya. Untuk dapat membuat bonsai santigi, maka diperlukan kesabaran dan keahlian khusus yang ekstra. Selain itu, tanaman ini juga tidak sekuat jenis bonsai yang lain sehingga anda harus siap menerima resiko kalau ternyata tanaman ini mati. 

 

  1. Adenium

Adenium merupakan pohon kamboja yang berasal dari Jepang. Tanaman ini sangat mudah tumbuh di media tanam seperti pasir, kompos, ataupun tanah. Adenium sering dijadikan tanaman bonsai mini karena memiliki bentuk yang sangat unik dan pembuatan bonsai adenium yang juga terbilang mudah. Ada banyak sekali jenis adenium, mulai dari warna bunga yang merah, kuning, pink, dan berbagai warna lainnya. Tanaman Bonsai adenium juga memukau karena bentuk batangnya yang berkelak-kelok indah. Semua itu sangat kontras dengan perpaduan warna cerah yang beraneka ragam sehingga tak heran jika banyak yang langsung jatuh cinta pada tanaman adenium ini.

 

  1. Bunga Kertas

Tanaman hias bugenvil atau bunga kertas memang sudah sejak lama dinikmati keindahannya sebagai salah satu yang terbaik. Tanaman yang memiliki karakter sangat cantik ketika mekar ini juga didukung dengan batang dan akar yang kekar. Dengan demikian, bunga kertas juga sering dijadikan bonsai karena memang sangat memadai untuk itu.

Untuk menjadikan tanaman ini sebagai bonsai, anda bisa membentuknya dengan variasi yang sesuai kreatifitas. Setidaknya tanaman ini tidak mudah patah ketika anda bentuk dan yang terpenting proses tumbuhnya pun cenderung lebih cepat. 

 

  1. Loa

Pohon Loa merupakan jenis tumbuhan asli yang tumbuh di kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri ada beberapa wilayah hujan tropis yang terdapat banyak spesies pohon Loa. Pohon Loa memiliki karakter rimbun yang banyak dimanfaatkan sebagai tanaman rindang. Sedangkan untuk penggemar tanaman bonsai, pohon Loa juga banyak dijadikan sebagai bakalan bonsai yang memiliki ranting rindang daun lebat. 

Dalam dunia seni mengerdilkan tanaman ini, diketahui pula bahwa ternuata bonsai loa yang memiliki kriteria baik dapat laku dengan harga mencapai puluhan juta rupiah. Tentu sangat fantastis apabila anda mampu menghasilkan karya dari bonsai loa ini.

 

  1. Sawo

Tanaman bonsai sawo bisa dengan mudah tumbuh liar dan dapat juga dibudidayakan. Tanaman jenis ini sudah masuk ke Indonesia sejak lama dan bisa hidup di dataran yang memiliki ketinggian 1200 meter dari permukaan laut. 

Tanaman bonsai Sawo juga termasuk jenis tanaman tahunan yang dapat berbuah tanpa mengenal musim. Pohon sawo memang terkesan biasa, namun juga tetap memiliki karakteristik tersendiri sehingga menjadikannya sangat cocok untuk dimasukkan sebagai jenis-jenis tanaman hias bonsai terbaik di Indonesia.

Baca Juga:  5 Fungsi Daun Ketapang untuk Ikan Hias Cupang

 

  1. Kemuning Jepang

Kemuning jepang memiliki desain bentuk akar yang cukup proporsional dan disertai pertumbuhan cabang merata. Struktur cabang dan batang pada kemuning jepang membuatnya sangat cocok dan ideal untuk dijadikan bakalan tanaman bonsai dengan batang tegak lurus ke tengah menyerupai bentuk dasar bonsai Hokidachi. Bonsai kemuning jepang ini memiliki gaya yang indah apabila bagian cabang dahannya rapi dan titik persebaran dari dahan ke rantingnya bercabang ke berbagai arah. Semakin rumit tanaman bonsai ini maka harganya pun akan semakin mahal.

 

  1. Pinus

Tanaman pinus atau dalam istilah lain disebut tusam juga termasuk sebagai tumbuhan yang bisa dijadikan tanaman mini bonsai. Pohon tusam rata-rata berumah satu yang maksudnya adalah dalam satu tumbuhan terdapat organ jantan dan organ betina yang keadaannya terpisah. Lalu pada beberapa tempat di Indonesia, pohon pinus juga umumnya dipanggil dengan sebutan tanaman damar bunga.

 

  1. Sianto

Tanaman yang berasal dari spesies keluarga Myrtaceae dan berasal dari Amerika Selatan ini sangat mudah tumbuh di semak-semak. Dengan bentuknya yang menyerupai kerucut, tanaman ini bias tumbuh hingga mencapai 8 meter.

Daging buahnya memiliki rasa manis dan asam, tergantung pada derajat kematangannya itu sendiri. Pohon sianto juga termasuk sebagai jenis tanaman yang bisa digunakan sebagai bonsai karena memiliki daun dan batang yang keras dan berwarna sangat unik sehingga menambah keindahannya. Untuk akar dari tanaman ini juga sangat mudah ditanam sehingga cocok untuk siapapun yang ingin memulai merawat bonsai.

 

  1. Kupa Landak

Kupa landak menjadi tanaman yang sangat ideal untuk dijadikan tanaman bonsai. Pohon kupa landak memiliki kulit dan batang yang terlihat sangat eksotis. Bagian pada rantingnya yang tumbuh merapat membuat tanaman ini bisa tumbuh di berbagai kawasan tropis, seperti misalnya pegunungan. Bagian daun berukuran kecil dengan pupus berwarna kemerahan membuat kombinasi bentuknya sangat unik.

Untuk dijadikan bonsai tanaman ini juga termasuk yang cepat tumbuh sehingga tidak memerlukan waktu yang terlalu lama. Dan yang terpenting, harganya juga tergolong terjangkau untuk ukuran normalnya.

 

  1. Rukem

Bagi anda yang masih awam tentu sangat jarang mendengar nama dari tanaman ini. Rukem merupakan pohon dengan buah-buahan yang awal mulanya berada di Kepulauan Nusantara. Rukem sendiri banyak dijadikan sebagai bakalan bonsai karena sifatnya yang kuat. 

Terlebih tanaman rukem juga memiliki ciri khas yang unik, seperti misalnya yang terletak pada bagian daun dan batangnya. Buah dari tanaman rukem juga bisa dimakan dengan cara memijatnya terlebih dahulu agar rasanya tidak terlalu sepat. Di Indonesia tanaman rukem sebenarnya cukup sulit ditemukan. Jadi jika anda tertarik dengan jenis tanaman ini maka anda bisa mencarinya di beberapa daerah yang memang sangat subur untuk ditumbuhi bonsai rukem.

 

  1. Murbei

Murbei telah menjadi tanaman penghasil buah yang dapat dengan mudah dijumpai di dataran Indonesia. Tanaman murbei atau murbai ini memang menghasilkan buah menyerupai bentuk anggur, tetapi dengan ukuran lebih kecil dan rapat. Murbai juga banyak dijadikan tanaman bonsai oleh para penggemar karena memiliki nilai seni dan daya jual yang tinggi.

 

  1. Boxus

Memiliki nama lengkap buxus sempervirens, tanaman jenis perdu yang masuk ke dalam spesies tanaman bergunga ini juga cocok dijadikan bonsai. Buxus atau tanaman boxus tersebar di berbagai negara di dunia, mulai dari Inggris, Moroko, hingga Turki. Boxus merupakan tanaman yang bisa Anda jadikan koleksi sebagai hiasan bonsai. 

Untuk mendapatkan tanaman ini memang cenderung agak sulit karena tergoling masih langka di Indonesia. Sedangkan keunikan yang dimiliki dari tanaman boxus terdapat pada bagian daunnya yang kecil-kecil dan tebal serta bagian akar dan batang yang terlihat sangat alam.

 

  1. Mirten

Mirten telah menjadi spesies tanaman berbunga dari keluarga Malpighiaceae yang berasal dari Karibia. Umumnya tanaman mirten dibuat sebagai bonsai untuk menjadi hiasan rumah. Mirten yang sudah dibentuk menjadi bonsai akan menambah keindahan beberapa sudut rumah karena bentuk daunnya yang unik dan campuran warna bunga putih diikuti bunga merah yang sangat sempurna.

 

  1. Walikukun

Pohon dengan jenis walikukun bisa ditemukan di area hutan Jawa dan Indonesia bagian Timur. Tanaman Walikukun merupakan pohon kecil dari anggota suku Tiliaceae yang menyerupai bentuk semak bercabang di tanah dengan pertumbuhan mencapai tinggi 25 meter. Daun-daun yang terletak dengan bentuk selang-seling, lonjong dan berambut halus membuatnya terlihat sangat unik. Warnanya juga cerah dan mudah untuk divariasikan menjadi berbagai bentuk yang menarik.

 

  1. Kawista

Kawista termasuk jenis tumbuhan yang sering dimanfaatkan buahnya karena menyerupai jeruk. Sekarang memang sudah jarang ditemui meski sebenarnya tanaman kawista ini bisa tumbuh pada lahan yang buruk sekalipun. 

Tumbuhan ini juga memiliki daya tahan yang baik bahkan tahan terhadap jamur dan penyakit. Kawista bisa dengan mudah dijadikan bakalan bonsai dengan menambahkan sedikit kreatifitas dan beberapa sentuhan alami untuk menghasilkan tanaman bonsai yang bernilai ekonomi tinggi.

 

  1. Lohansung

Lohansung merupakan jenis pohon semak yang mirip dengan pohon cemara. Tingginya bisa mencapai 25 meter bahkan lebih. Dengan bentuk seperti kerucut dengan daun-daun yang memiliki ukuran beragam akan membautnya terlihat lebat dan sangat indah sebagai tanaman bonsai. 

Lohansung juga termasuk ke dalam jenis salah satu tanaman hias bonsai terbaik yang dapat ditemukan dengan mudah di Indonesia. Para penggemar sering menjadikannya sebagai bonsai karena bentuk daunnya yang kecil dan tebal serta ranting dan batang yang cenderung sangat kuat. Umur dari tanaman bonsai lohansung ini bisa mencapai ratusan tahun sehingga membuat anda tidak perlu khawatir jika mati dan layu. Hal ini pula yang membuat lohansung memiliki haga jual cukup tinggi di pasaran.

 

  1. Melati

Untuk yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi ya. Tanaman melati umumnya ditanam dengan menggunakan pot dan media tanam tanah sebagaimana mestinya. Hanya saja sekarang melati juga sudah bisa dijadikan tanaman bonsai yang tidak kalah menarik. Dengan keunikannya yang dapat mengeluarkan aroma harum dan wangi maka bonsai melati akan sangat cocok untuk diletakkan di dalam ruangan. Kesan segar dan tenang akan membuat siapa saja yang berada di ruangan itu mampu menikmati keindahan tanaman yang satu ini.

 

  1. Sancang

Jenis tanaman sancang mempunyai daun berukuran kecil yang berbentuk bulat dengan warna hijau mengkilap. Ukurannya yang tebal juga menjadikan tanaman ini ideal untuk dibentuk sebagai bonsai hias. Tanaman sancang sangat mudah untuk ditemui di berbagai daerah di Indonesia. Tampilannya yang sangat menarik menjadikan tanaman sancang cocok dibentuk menjadi tanaman bonsai, terlebih bagi sebagian orang tanaman ini memiliki daya tarik tersendiri karena variasi bentuknya yang menarik.

 

  1. Jambu Biji

Tanaman jambu biji awalnya dihasilkan di kawasan tropis dan berasal dari negara Brasil. Hingga akhirnya tanaman ini resmi masuk ke Indonesia dan ternyata mampu tumbuh dengan subur. Buah jambu juga diketahui mengandung banyak nutrisi, termasuk kaya akan vitamin C.

Tanaman yang sering tumbuh di depan rumah warga ini juga rupanya tak kalah menarik apabila dijadikan sebagai bonsai hias. Dengan batang yang keras dan tidak mudah rusak, setidaknya jambu biji sudah memenuhi kriteria untuk menjadi tanaman bonsai. Lalu ditambah dengan bentuk akar yang bercabang dan unik membuatnya semakin ideal untuk dibentuk sesuai kreatifitas pemiliknya.

 

  1. Delima Batu

Tanaman delima batu masih termasuk ke dalam jenis tanaman perdu atau rerumputan yang memiliki bagian duri-duri tajam. Delima batu bisa hidup dengan mudah di dataran rendah ataupun dataran tinggi. Bentuk Batang dan ranting yang unik serta daunnya yang kecil membuat banyak pecinta bonsai terkagum-kagum dengan pesonanya. Terlebih perawatan delima batu juga tidak terlalu sulit sehingga lebih mudah untuk dibudidayakan.

 

  1. Anting Putri

Jenis tanaman selanjutnya yang bisa dengan baik digunakan untuk membuat bonsai hias adalah anting putri. Memiliki nama latin Wrightia religiosa, tanaman ini termasuk dalam jenis tanaman berbunga dengan daun hijau kecil dan didominasi warna putih sehingga terlihat seperti bunga melati kecil. 

Tanaman anting putri bisa hidup dan tumbuh mekar pada beberapa habitat asli di kawasan tropis Asia, Australia, dan Afrika. Sedangkan untuk tanaman bonsai anting putri juga banyak dijadikan pilihan untuk menambah kesan estetika di dalam rumah. Keberadaannya yang sedikit langka membuat bonsai anting putri memiliki harga juga cukup tinggi.

 

  1. Bonsai Baobab

Untuk tanaman yang satu ini pasti sangat unik dan jarang anda temui. Ya, bonsai bobab adalah jenis tanaman yang berasal dari Afrika dan memiliki warna batang hitam. Warna batang yang hitam dan kuat ini dikombinasikan dengan bentuk daun yang kecil dan lucu sehingga membuatnya sangat unik.

Bagian daunnya hanya terdapat di bagian ujung tangkai pohon sehingga tidak memberi kesan yang lebat. Namun keunikan itu yang justru membuat bonsai baobab ini dijual dengan harga yang sangat tinggi. Bentuknya yang berbeda mampu memberi kesan unik dan berkarakter bagi siapa saja yang memilikinya.

 

  1. Bonsai Wisteria

Bonsai wisteria menjadi salah satu opsi yang tidak kalah mantap untuk dijadikan hiasan dalam rumah. Bunganya memiliki warna keunguan yang sangat bagus dengan kombinasi putih sembur. Namun pastikan anda juga mengganti media tanam bonsai ini secara berkala karena jenis wisteria tidak terlalu kuat terhadap kuman. Alih-alih menumbuhkan bonsai, apabila anda tidak mengganti media tanamnya maka cenderung menimbulkan penyakit.

 

  1. Bonsai Sakura

Nah, untuk jenis bonsai terakhir yang bisa anda jadikan pilihan untuk belajar membentuk tanaman adalah bonsai sakura. Dari namanya saja pasti anda sudah menyadari bahwa tanaman ini berasal dari Jepang. Ya, bonsai sakura memang sangat terkenal di Jepang dan mampu meningkatkan aura cantik dari ruangan rumah anda.

Bahkan yang membuatnya semakin menarik adalah, bunga sakura dari tanaman ini bisa diseduh selayaknya teh. Bahkan hal ini sudah menjadi sangat wajar di negara aslinya karena memang aman dan menyehatkan. Jadi jangan heran apabila bonsai sakura sangat digemari dan memiliki bentuk yang sangat indah serta harga yang tinggi pula.

 

Baca Juga:  7 Tanaman Herbal Pilihan Keluarga untuk Tingkatkan Imun Tubuh

Nah, demikianlah beberapa ulasan seputar jenis-jenis bonsai yang cocok untuk pemula. Anda bisa memilih jenis tanaman bonsai sesuai kebutuhan. Masing-masing tanaman tentu memiliki kelebihannya sendiri sehingga tidak ada salahnya untuk bereksperimen dengan beberapa jenis tersebut. Yang terpenting dalam menanam bonsai adalah sabar dan telaten sehingga anda bisa menikmati keindahannya di masa mendatang.