16 Jenis Tanaman Aquascape yang Mudah Perawatannya

ekor9.com. Memilih dan memelihara tanaman aquascape kedengarannya mudah. Anda tinggal pergi ke toko ikan terdekat, melihat-lihat yang sesuai selera, lalu mencomot tanaman pilihan. Namun jika anda ingin tumbuhan tersebut berkembang, tentu saja proses pemilihannya tidak semudah itu. Bahkan anda mesti mempertimbangkan jenis ikan dan dekorasi akuarium lain.

Tanaman akuarium sangat banyak. Masing-masing memiliki karakter dan kebutuhan perawatan tersendiri. Sehingga, anda mesti meluangkan waktu untuk memilih dan memilah tanaman aquascape mana yang paling tepat. Tanaman tersebut harus menyesuaikan dengan keadaan akuarium, sekaligus dengan kemampuan anda untuk merawatnya.

Apa alasan anda memelihara tanaman akuarium?

Sebelum mendaratkan pilihan, mungkin anda mesti bertanya pada diri sendiri mengenai motivasi untuk memelihara tanaman aquascape. Nah beberapa manfaat yang bisa anda dapat dari tanaman hidup dalam akuarium, yaitu:

  • mengubah karbondioksida menjadi oksigen yang bermanfaat untuk ikan.
  • membantu membasmi nitrat dan produk limbah kimia lain yang bisa membahayakan ikan.
  • membantu aerasi akuarium.
  • akuarium tampak natural dan segar dipandang.
  • menjadi tempat berlindung para ikan.
  • meningkatkan nilai estetika pada akuarium ikan anda.
  • kualitas air akuarium jadi meningkat dan terjaga

Kualitas air yang bagus sangat penting agar ikan anda tetap sehat dan sejahtera. Kalau kualitas airnya buruk, ikan jadi stres dan rentan penyakit. Agar kualitas air tetap stabil, anda perlu mengubah atau mengganti air secara rutin. Lakukan seminggu atau dua minggu sekali sebanyak 10%-15% dari total volume akuarium. Pastikan juga sistem filternya agar tidak tersumbat.

Setelah mengetahui manfaat dari tanaman hidup dalam akuarium, anda mesti menggali detailnya. Bagaimana pun, tanaman memiliki ragam ukuran, bentuk, dan warna. Ada yang bisa dijadikan ‘karpet’ atau alas akuarium, ada juga yang cocok dijadikan latar belakang.

Jenis tanaman akuarium

Jika dikategorikan sesuai penempatannya, tanaman akuarium terbagi menjadi 3:

  • Foreground plants/ tanaman latar depan

Sesuai namanya, tanaman ini ditampilkan di bagian depan. Umumnya tanaman ini pendek. Pertumbuhannya cenderung lambat. Beberapa tanaman ini disebut juga sebagai tanaman dasar atau ‘karpet hijau’, sebab pertumbuhannya bisa menutup area bawah akuarium.

  • Mid-ground plants/ tanaman pertengahan
Baca Juga:  Cara Merawat dan Memelihara Ikan Acipenser Sturgeon

Tanaman ini tumbuh lebih tinggi dari tanaman latar depan. Anda dapat menempatkannya di sisi atau bagian tengah akuarium. Eksistensinya bisa menambah nilai estetika tersendiri, tanpa harus memakan tempat atau ruang renang para ikan.

  • Background plant/ tanaman latar belakang

Selanjutnya merupakan tanaman yang lebih besar. Tanaman ini bisa menjadi spot bersembunyi dan bersantai bagi ikan.

Apa saja yang ada dalam akuarium anda?

Selain mempertimbangkan jenis tanaman, anda juga mesti memerhatikan substrat dalam akuarium. Substrat merupakan materi yang mengisi lini bawah akuarium. Substrat kerikil dan pasir direkomendasikan untuk akuarium berisi ikan saja. Jika terdapat tanaman, maka substrat tersebut mesti bernutrisi.

Nutrisi yang diperlukan misalnya fosfor, nitrogen, kalium, zat gizi mikro seperti mangan, besi, dan boron. Jika substratnya berupa kerikil dan pasir, anda masih bisa menanam tanaman hidup, tetapi anda juga harus membuahinya agar tanaman tetap memeroleh nutrisi.

Syukur-syukur kalau anda menambahkan media khusus seperti ADA aqua soil atau CaribSea Eco-Complete dan Seachem Flourite. Tetapi mereka memang memiliki kelebihan sekaligus kelemahan. Ada substrat yang kaya zat besi, tetapi justru miskin nutrisi lainnya. Beberapa substrat juga tampak padat dan keropos, sehingga tidak cocok bagi tanaman yang akarnya lembut.

Kalau pun memakai substrat tanah, anda mesti ingat kalau aliran air pasti mengganggu. Tetapi ada beberapa tanaman yang termasuk ‘column feeder’, sehingga mereka mendapatkan nutrisi dari air akuarium. Tidak masalah jika substratnya tidak menyumbangkan nilai gizi atau nutrisi.

Tanaman dan pencahayaan akuarium

Sumber energi utama bagi tanaman akuatik yaitu cahaya. Sehingga mereka bisa menuntaskan proses fotosintensis dengan mengubah karbondioksida menjadi energi. Rata-rata tanaman memerlukan kurang-lebih 8 jam spektrum cahaya penuh setiap harinya. Cahaya tersebut meniru kualitas sinar matahari alami sebagai bahan terbaik untuk fotosintesis.

Tetapi hati-hati memanfaatkan cahaya alami, misalnya dengan meletakkan akuarium di sisi jendela. Sebab, terlalu banyak cahaya bisa mengundang produktivitas alga. Anda bisa mensiasatinya dengan menggunakan LED. Pencahayaan ini tahan lama, murah, dan efisien dalam hal konsumsi energi. LED juga tidak menimbulkan panas seperti pada logam halida dan VHO.

Tanaman akuarium yang perawatannya mudah

Daftar tanaman ini akan dibagi sesuai dengan lokasi atau tempatnya, yakni tanaman latar depan (foreground plant) dan tanaman latar tengah/belakang (background plant).

Tanaman dasar aquascape dan Gambarnya

Ini dia tanaman karpet yang tingginya terbatas. Mereka juga cenderung menyebar ke luar ketimbang ke atas, sehingga bisa membentuk karpet hijau yang subur di bagian bawah akuarium. Ada pun tanaman ‘karpet’ terbaik yaitu:

1. Java Moss (Taxiphyllum barbieri)

 Java Moss carpet, tanaman hias akuarium untuk pemula, tanaman aquascape pemula, tanaman mos aquascape

Tumbuhan ini berkembang baik dalam air bersih dengan sirkulasi yang bagus. Apalagi kalau ada akses cahaya yang mencukupi. Pertumbuhannya cukup cepat, namun juga mudah dipangkas. Perawatannya terbilang mudah. Anda hanya memerlukan pH 6,5-7,5 dan suhu 23-28 derajat Celcius.

Baca Juga:  Cara Merawat Ikan Tetra hitam "Black Tetra"

2. Lilaeopsis

tanaman aquascape berakar, jenis tanaman foreground aquascape, gambar tanaman aquascape, tanaman aquascape karpet

Tanaman ini sering juga disebut sebagai Brazilian Micro Sword alias pedang mikro Brasil. Tanaman ini memiliki tangkai pendek yang bisa menjadi ‘karpet akuarium’ bagus. Apalagi kalau ada kombinasi nutrisi, cahaya, dan CO2 yang tepat. Perawatannya juga tidak begitu sulit. Idealnya, suhu akuarium mesti berada di angka 21-23 derajat Celcius dengan pH antara 6,8-7,5.

3. Dwarf Baby Tears (Hemianthus callitrichoides)

tanaman aquascape, tanaman air aquascape, tanaman aquascape tanpa pupuk dasar, tanaman aquascape untuk pemula, tanaman aquascape busuk

Tumbuhan ini memproduksi daun-daun kecil yang sangat ideal untuk digunakan ketika ikan berkembangbiak. Pencahayaan yang baik juga bisa menghasilkan tumbuhan yang tebal. Parameter air idealnya berukuran 20-28 derajat Celcius.

4. Dwarf Hairgrass

jenis tanaman aquascape beserta gambar

Tanaman ini kontras dengan tanah atau pasir yang gelap, sehingga penampilannya begitu indah. Tingkat pertumbuhannya juga mudah, apalagi kalau pasokan cahaya terang. Sehingga tanaman ini bisa menjadi ‘karpet’ ideal bagi akuarium anda. Dwarf hairgrass tumbuh baik pada suhu 22-26 derajat celcius.

5. Marsilea Minuta

jenis tanaman buat aquascape, jenis tumbuhan buat aquascape, jenis tanaman karpet aquascape

Marsilea Minuta – via : imgur.com

Tanaman karpet ini memang pas untuk akuarium air tawar anda. Marsilea minuta mudah ditandai karena memiliki daun ‘clover’ yang khas. Warnanya kontras dan berpadu dengan baik bagi tanah atau pasir gelap. Tanaman ini juga menambah keindahan dekorasi akuarium. Sehingga mampu menonjolkan fitur hardscape seperti kayu, batu, atau aksesoris lain. Agar tumbuh maksimal, anda bisa mengatur temperatur menjadi sekitar 23-26 derajat Celcius.

6. Pogostemon helferi

tanaman foreground aquascape

Pogostemon helferi – via : acquariofiliaconsapevole.info

Ini dia salah-satu tanaman foreground paling menarik di mata para aquascapers. Betapa tidak, bentuknya zig-zag dan daunnya begitu mencolok. Pola pertumbuhannya juga tampak mekar, sehingga tanaman ini semakin menarik dari segi visual. Suhu terbaiknya di kisaran 22-26 derajat Celcius.

7. Dwarf Sagittaria

jenis tanaman carpet seed aquascape, jenis tanaman dasar aquascape, jenis tanaman depan aquascape, jenis tumbuhan di aquascape

Tanaman berukuran 10-15 cm ini mudah dipelihara dan menjadi ‘karpet’ ideal bagi akuarium. Anda bisa menempatkannya di area sekitar kayu apung atau batu. Daunnya melengkung dan warnanya hijau cerah. Tanaman ini tumbuh baik dalam pencahayaan sedang. Untuk ukuran suhunya, anda bisa mengatur antara 22-26 derajat Celcius.

Tanaman bagian tengah/ belakang Aquascape terbaik untuk pemula

Tanaman di latar tengah biasanya berukuran rendah hingga sedang. Tanaman ini kerap digunakan sebagai titik fokus dari akuarium. Sementara tanaman latar belakang biasanya berukuran lebih tinggi. Tanaman ini bisa terletak di area samping dan belakang, serta berfungsi untuk memberi perlindungan pada ikan.

Berikut ini tanaman latar tengah/belakang terbaik untuk pemula:

8. Water Wisteria (Hygrophila difformis)

jenis tanaman tengah aquascape, jenis tanaman untuk aquascape, jenis tanaman low light untuk aquascape

Tanaman akuatik selanjutnya memproduksi daun mirip renda. Ukurannya beda-beda, tergantung suhu airnya. Pertumbuhannya cukup cepat. Perawatannya mudah. Sedangkan kebutuhan cahayanya terbilang sedang. Parameter air idealnya ada di angka 23-28 derajat Celcius.

Baca Juga:  100+ Jenis Ikan Hias Akuarium yang Bertahan Hidup Lama

9. Amazon Sword (Echinodorus grisebachii)

harga tanaman hias untuk akuarium, tanaman hias yang hidup di akuarium, harga grosir tanaman hias aquarium air tawar, harga tanaman hias aquarium air tawar, berapa harga tanaman hias aquarium, gambar tanaman hias aquarium, gambar tanaman hias aquarium air tawar, jenis tanaman hias akuarium

Ini dia salah-satu tanaman akuarium paling populer. Tanaman ini memang ideal, sebab daunnya lebar dan besar. Selain itu, tanaman ini juga cenderung mudah dirawat. Cahaya yang diperlukan juga sedang-sedang saja. Temperatur idealnya antara 22-28 derajat Celcius.

10. African Water Fern (Bolbitis heudelotii)

jenis tanaman aquascape highlight, jenis tanaman aquascape beserta gambar, aneka jenis tanaman aquascape, jenis tanaman aquascape background, jenis tanaman buat aquascape

African Water Fern – via : pinterest.com

Tanaman ini lebih senang berlabuh pada kayu apung ketimbang menancapkan akarnya pada substrat. Namun pertumbuhannya cukup lambat, sekali pun berada dalam kondisi ideal. Tetapi setelah mantap, perawatannya cukup mudah. Anda memerlukan banyak pasokan cahaya, suhu sekitar 23-28 derajat Celcius, dan pH antara 6,0-8,5.

11. Java Fern/ Pakis lidah kolam (Microsorum pteropus)

macam tanaman hias akuarium, jual tanaman hias akuarium air tawar, nama tanaman hias aquarium, tanaman hias aquarium plastik, tanaman hias pada aquarium

Namanya diambil dari Pulau Jawa Indonesia, namun tanaman ini juga bisa ditemukan di Thailand, Malaysia, dan beberapa daerah di Tiongkok. Bentuk dan ukuran daunnya bervariasi, tetapi semuanya mudah tumbuh dan berkembang. Cahayanya tidak perlu terlalu kuat, nanti daunnya bisa jadi coklat. Untuk temperaturnya sendiri, anda bisa mengaturnya di angka 22-28 derajat Celcius.

12. Anubias

penjual tanaman hias aquarium, pupuk tanaman hias aquarium, jenis pupuk tanaman hias aquarium, tanaman hias sintetis aquarium, jual tanaman hias aquarium surabaya, tanaman hias aquarium air tawar surabaya, tanaman hias untuk akuarium, tanaman hias untuk aquarium

Banyak pemula yang memilih tanaman ini. Selain kuat, anubias memang dikenal mudah tumbuh. Seperti halnya African Water Fern, tanaman ini juga lebih suka tumbuh pada kayu apung atau batu. Kebutuhan cahayanya juga cukup rendah. Ada pun suhunya antara 22-28 derajat Celcius, dengan pH 6,5-7,5.

13. Cryptocoryne beckettii

jenis tanaman aquascape di alam, aneka jenis tanaman aquascape, jenis tanaman buce aquascape, jenis tanaman buat aquascape, nama dan jenis tanaman aquascape

Tanaman ini sering juga disebut sebagai terompet air. Performanya sangat bagus. Tanaman ini toleran terhadap parameter air. Dalam keadaan cahaya rendah sampai sedang pun, Cryptocoryne beckettii bisa tumbuh dengan baik. Ukuran pH-nya antara 5,5-8,0. Sedangkan suhunya dari 22-28 derajat Celcius.

14. Aponogeton Ulvaceus Bulb

nama tanaman aquascape tanpa co2

Tumbuhan indah ini memproduksi daun beriak. Pertumbuhannya bagus, sehingga bisa menjadi tanaman background yang indah. Spesies tanaman ini juga cenderung toleran terhadap komposisi air. Pencahayaannya cukup sedang. Suhunya antara 20-23 derajat Celcius. Sedangkan pH-nya di kisaran 6,5-7,5.

15. Dwarf Aquarium Lily/ lili akuarium kerdil

cara merawat tanaman hias akuarium air tawar, tanaman hias aquarium yang mudah didapat, cara merawat tanaman hias aquarium air tawar, tanaman hias air aquarium, tanaman hias asli aquarium, jenis tanaman hias akuarium air tawar

Tumbuhan yang menarik ini menghasilkan daun yang bentuknya unik. Lili ini juga mudah dirawat, asalkan cahayanya tidak terlalu kuat. Tingkat pertumbuhannya cukup cepat. Temperatur idealnya antara 22-28 derajat celcius dengan ukuran pH sekitar 5,0-8,0.

16. Pygmy Chain Sword

jenis tanaman aquascape yang mudah perawatannya

Tanaman midground ini jarang terlihat dalam aquascaping lantaran tampilannya memang mirip rumput biasa. Padahal jika dipangkas dengan benar, rumput ini bisa memperindah hardscape yang ada. Rumput ini tumbuh optimal dalam lighting atau pencahayaan sedang sampai cerah. Temperatur idealnya 22-26 derajat Celcius.

Dekorasi akuarium tentu sesuai dengan selera dan kreativitas anda. Yang jelas, penempatan tanaman hidup dalam akuarium menghadirkan banyak manfaat. Tanaman aquascape menjadi filter alami bagi air, menjadi camilan sehat bagi ikan, serta membuat penampilan akuarium jadi istimewa.

Yang jelas, pemilihan tanaman pun harus mempertimbangkan banyak hal, termasuk kesanggupan anda untuk memelihara dan merawatnya. Demikian, Tanaman aquascape dan Gambarnya. (DBS) #RD

error: