Perbedaan Minyak Ikan, Minyak Ikan Salmon dan Minyak Ikan Kod

ekor9.com. Di zaman kiwari, omega 3 sudah tidak identik dengan minyak ikan saja. Di rak tokonya saja, ada beberapa jenis minyak lain yang mengklaim mengandung omega 3. Lalu, anda mesti memilih yang mana? Apa saja perbedaannya?

Minyak Ikan Biasa

Pada dasarnya, minyak ikan berasal dari ikan varietas tertentu. Entah itu ikan teri, sarden, herring/ haring, atau mackerel. Biasanya ikan-ikan tersebut berasal dari pantai Afrika Utara dan Amerika Selatan.

Asal Usul Minyak Ikan

Mayoritas produk minyak ikan dunia adalah usaha sampingan dari industri utamanya, yakni pakan ternak ataupun hewan peliharaan seperti kucing dan anjing. Produsen akan menggiling daging dan mengolahnya menjadi pakan pelet, lalu minyaknya juga dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan. Ada yang digunakan untuk pakan ikan, pakan hewan lain, ataupun dikemas khusus untuk konsumsi manusia.

Aftenposten, surat kabar populer di Norwegia, pernah melaporkan kalau perusahaan minyak ikan biasanya tidak melakukan kendali kualitas sebelum proses pemurnian, untuk membedakan mana minyak untuk manusia dan mana untuk hewan. Berita ini menjelaskan mengapa rasa dan bau minyak ikan itu tidak enak.

Fokus utama industri ini adalah pakan ikan, sehingga produksi sampingan berupa minyak ikan jadi kurang diperhatikan. Waktu ekstraksinya kerap kebagian di bagian akhir dan dalam waktu singkat. Meski teknik terbaru bisa mengurangi bau dan rasanya yang kurang sedap, namun konsumen tetap saja tidak bisa mengembalikan kesegaran ikan.

Baca Juga:  Keren! Selain Berenang, 3 Hewan Air Ini Juga Jago Terbang

Dari segi nutrisi, minyak ikan ini mengandung omega 3, gabungan dari EPA dan DHA, sampai 30%. Di sisi lain, setengah atau dua kali lipatnya merupakan minyak jenuh, seperti yang ditemukan dalam minyak ikan kod dan salmon.

perbedaan minyak ikan dan kecap ikan, perbedaan minyak ikan hiu dan salmon, perbedaan minyak ikan untuk manusia dan hewan, perbedaan minyak ikan dan dha, perbedaan minyak ikan dan omega 3, perbedaan minyak ikan dengan cod liver oil, perbedaan minyak ikan manusia dan kucing, perbedaan minyak ikan asli dan palsu, perbedaan minyak ikan dan cod liver oil, beda minyak ikan dan dha, perbedaan minyak ikan untuk hewan dan manusia

Berapa Dosis Aman Minyak Ikan Per Harinya?

Dosis minyak ikan tergantung pada merek, produk, atau keperluan konsumen. Untuk keperluan anti inflamasi, tubuh memerlukan 300 mg omega 3 EPA/ DHA, yang didapat dari 8-10 kapsul.

Pro Kontra Minyak Ikan Biasa

Minyak ikan mengandung omega 3 EPA/ DHA tinggi, sehingga eksistensinya selalu diburu. Namun minyak ikan juga dianggap jelek karena tengik, hanya jadi produksi sampingan, dan setengah lemaknya bersifat jenuh.

Minyak Ikan Biasa Vs Minyak Ikan Salmon

Dari namanya, minyak ikan salmon tampak menggiurkan. Anda mungkin memvisualisasikannya sebagai fillet salmon liar yang segar dan lezat. Namun faktanya tidaklah demikian. Bahan utama untuk ikan salmon justru didapat dari sisa-sisa produksi seperti sirip, kepala, dan usus.

Mayoritas ikan salmon yang digunakan untuk minyak ikan berasal dari budidaya di laut, bukan salmon liar. Sebenarnya mereka sama-sama bernutrisi, hanya saja kandungan omega 3 salmon yang dibudidayakan itu berasal dari pakan pelet.

Salmon Budidaya vs Salmon Liar, Lebih Baik Mana?

Salmon hasil budidaya biasanya mengandung omega-6 dan lemak jenuh lebih banyak. Sedangkan kandungan EPA/ DHA-nya sekitar 8-16%, relatif lebih rendah. Namun ukuran tersebut tergantung dari spesies salmonnya.

Untuk memenuhi kebutuhan EPA/ DHA, anda memerlukan 2 kapsul atau lebih. Jumlah tersebut tentu dobel dibanding kapsul minyak ikan biasa. Untuk kebutuhan dosis klinis, misalnya 3000 mg EPA/ DHA, itu artinya anda mesti menelan 20-an kapsul setiap harinya. Ukuran rendah itu ditambah dengan harganya yang mahal.

Baca Juga:  7 Hewan yang Bisa Terbang selain Burung, Serangga dan Kelelawar

Namun di sisi baiknya, minyak ikan dari salmon budidaya dinilai lebih segar dari yang liar. Hal itu dikarenakan waktu panen dengan waktu memproses minyak ikannya lebih singkat. Hasilnya juga jadi lebih segar.

Sementara itu, salmon liar memiliki keseimbangan asam lemak yang menyerupai minyak ikan kod. Namun omega 3 yang terkandung di dalamnya hanya sedikit. Selain itu, minyak ikan dari salmon liar juga dinilai lebih tengik. Sebab, proses transportasinya cukup lama. Belum lagi dengan noda darah pada ikan yang bisa mengoksidasi minyak.

Pro-Kontra Minyak Ikan Salmon

Kebaikan dari minyak ikan salmon yaitu kesegarannya, sebab jarak waktu antara proses memanen dan memprosesnya cenderung singkat. Lemak jenuhnya juga lebih sedikit dibanding ikan berlemak lain.

Sementara sisi negatifnya, minyak ikan ini biasanya berasal dari salmon budidaya yang nilai nutrisinya sudah berkurang. Omega 3 dalam minyak ikan ini juga terbilang kecil. Kemudian harganya lebih mahal per dosis EPA/ DHA.

Minyak Ikan Biasa VS Minyak Hati Ikan Kod

perbedaan minyak ikan salmon dengan minyak ikan hiu, perbedaan minyak ikan untuk kucing dan manusia, perbedaan minyak ikan salmon dan hiu, perbedaan minyak ikan dan squalene

Sejarahnya, sudah sejak tahun 1700-an, para dokter merekomendasikan minyak hati ikan kod (cod liver oil), khususnya para pasien nyeri sendi. Minyak ikan ini memang menjadi sumber omega 3 asli. Sehingga minyak ini dinilai sebagai produk makanan paling aman, bahkan sangat dianjurkan untuk wanita hamil dan anak-anak.

Kenapa Minyak Hati Ikan Kod Jadi Rekomendasi?

Minyak ikan ini mudah diekstrak. Hati ikannya juga mengandung omega 3 yang melimpah dalam vakuola kecil. Namun rasanya kurang enak dan popularitasnya juga tidak begitu meroket.

Hanya saja, kini teknologi modern terus meningkatkan kualitas dan inovasi minyak hati ikan kod. Misalnya minyak ikan yang tak mengandung rasa, bahkan bisa digunakan untuk membuat kue dan cokelat.Namun tentu saja, tidak semua minyak hati ikan kod memberikan kandungan yang sama. Ada juga yang cenderung tengik.

Baca Juga:  Sejuta Manfaat Minyak Ikan Omega 3

Kandungan Nutrisi Minyak Hati Ikan Kod

Sudah dijelaskan sebelumnya, kalau minyak ikan ini menjadi sumber omega 3 asli. Jumlah kandungannya juga banyak. Bahkan minyak ini dilengkapi juga oleh vitamin A dan D.

Terdapat sekitar 20% EPA/ DHA dalam omega 3-nya. Lemak jenuhnya hanya setengah dibanding minyak ikan biasa. Adapun untuk memenuhi kebutuhan dosis klinis sebesar 3000 mg EPA/ DHA, anda hanya memerlukan 15 kapsul atau 15 ml (1 sendok makan saja).

Pro-Kontra Minyak Hati Ikan Kod

Minyak ikan ini sudah dipakai sejak lama, sehingga manfaat dan keamanannya sudah terjamin. Minyak ikan ini juga jadi sumber omega 3, vitamin A, dan vitamin B yang baik. Lemak jenuhnya lebih sedikit. Lalu bentuknya kebanyakan berupa likuid/ cairan, sehingga konsumen lebih mudah mendapatkan dosis yang pas.

Untuk kekurangannya tergantung dari pengolahan minyak ikan itu sendiri. Jika kelebihan vitamin A tentu bisa mengundang efek samping.

Kesimpulan

Minyak ikan apapun selalu diberi imej sebagai bahan makanan dengan sejuta manfaat. Beberapa penelitian memang sudah membuktikannya, termasuk dengan menurunkan kadar trigliserida dan aneka faedah lain bagi kesehatan tubuh. Namun anda perlu mencermati faktor lain yang bisa memengaruhi ‘kesaktian minyak ikan’. Termasuk faktor pembuatan, kandungan nutrisi, kesegaran, asal ikan, pakan ikan, kesegaran ikan, dll.

Ketika memutuskan untuk mengkonsumsi suplemen, anda pun mesti jeli memilih terbaik. Pastikan anda juga bijak menentukan dosis harian sesuai kebutuhan. Demikian, Perbedaan Minyak Ikan, Minyak Ikan salmon dan Minyak Hati Ikan Kod. #RD

error: