Lengkap! Panduan Merawat Akuarium Ikan Hias Supaya Tetap Bersih

ekor9.com. Selain kucing dan anjing, ikan hias menjadi salah satu hewan yang digandrungi sebagai peliharaan. Warna-warni yang cerah, bentuk yang unik, dan gerakan lincah, menghadirkan rasa segar yang tumpah ruah. Keanekaragaman hayati dari perairan itu juga memberi kita banyak pilihan. Mulai dari ikan yang biasa kita jumpai di air tawar seperti mas koki dan koi, hingga ikan air laut seperti clown fish dan botana blue.

cara merawat ikan hias di akuarium kecil, perawatan aquarium air laut, cara merawat ikan hias perawatan aquascape, cara merawat aquarium, cara merawat aquarium air tawar, cara merawat aquarium agar tetap bersih, merawat aquascape

Hanya saja, yang perlu kamu perhatikan, ikan-ikan tersebut punya persamaan. Mereka membutuhkan satu sarana krusial untuk hidup dan berkembang. Ya, akuarium yang dilengkapi dengan peralatan penunjang dan hiasan-hiasan indah ala panorama di dasar sungai atau lautan. Stabilitas tangki akuarium sebagai tempat mereka tinggal, wajib menjadi fokus utama ketika kamu memelihara ikan hias.

Karena itulah, sebelum memelihara ikan hias, pahami langkah-langkah penting dalam merawat akuarium air laut supaya tetap bersih, berikut ini:

1. Penggantian Air Akuarium

Penggantian air secara rutin menjadi kunci utama dalam merawat akuarium. Gantilah air setiap dua minggu sekali, setidaknya 10-15% dari volume tangki. Ada baiknya, kamu mengganti air sembari membersihkan kerikil dan ornamen akuarium lain dari sisa makanan, kotoran, dan lumut.

Selain itu, lakukan pengujian klorin dan kloramin (klorin + amonia) pada air tangki dan air pengganti. Terutama, jika kamu menggunakan air PDAM. Kendati klorin dapat dengan mudah dinetralisir, namun kandungan amonia akan mengendap dalam akuarium dan berbahaya bagi ikan.

Apalagi, air PDAM sering kali masih mengandung fosfat, ferum, dan logam berat lainnya. Maka, pemeriksaan filter secara berkala penting untuk menjaga kualitas air dalam akuarium.

2. Pemeriksaan Kandungan Air Akuarium

Parameter penting yang harus kamu periksa secara rutin, yaitu pH air, kandungan nitrat dan nitrit, serta alkalinitas pada air tawar dan salinitas pada akuarium air laut.

Baca Juga:  10 Ikan Hias Paling Mudah dan Cepat Berkembang Biak

Air akuarium harus memiliki pH netral, yaitu sekitar  6.5 – 7.5. Karena itulah, alkalinitas air akuarium tidak boleh kurang dari 4,5 dH atau 80 ppm. Untuk mengatasinya, kamu bisa gunakan baking soda. Setengah sendok teh baking soda akan meningkatkan alkalinitas sebesar 1 dH atau 17,8 ppm pada sekitar 95 liter air.

Sementara itu, kandungan nitrit menjadi indikator adanya amonia. Sedangkan untuk nitrat, tidak boleh lebih dari 10 ppm pada air tawar, dan di bawah 5 ppm pada air laut.

3. Perawatan Filter Akuarium

Pastikan filter akuarium berfungsi dengan baik. Komposisi filter biologis (bakteri pengurai), mekanis (serat penyaring), dan kimia (karbon aktif) minimal diganti setiap empat minggu dan dibersihkan sebulan sekali. Semakin banyak ikan, tentu filter harus semakin sering diganti..

Baca Juga:  Terapkan, 6 Tips Merawat Ikan Cupang agar Tidak Mudah Mati

Untuk memudahkan kamu dalam merawat akuarium, berikut ini daftar kegiatan rutin yang harus dilakukan:

Harian

  • Memastikan semua kelengkapan akuarium berfungsi dengan baik.
  • Mengecek kesehatan ikan dengan melihat sikap mereka ketika diberi makan.

Mingguan

  • Memastikan jumlah setiap spesies ikan dalam akuarium.
  • Memeriksa kondisi air, dengan parameter pH, alkalinitas/salinitas, kandungan nitrat, dan kandungan nitrit.
  • Mengganti 10-15% air.
  • Membersihkan kerikil/koral dalam akuarium.
  • Membersihkan dinding akuarium, dari bawah ke atas menggunakan busa.
  • Membersihkan filter dengan air akuarium yang hendak diganti.

Bulanan

  • Mengganti setiap komposisi filter.
  • Memeriksa fungsi dari setiap perlengkapan.
  • Membersihkan akuarium untuk mengoptimalkan pencahayaan.
  • Memeriksa tanggal kadaluarsa setiap produk yang kamu gunakan untuk merawat akuarium dan memelihara ikan.

Nah, apabila kamu sudah pahami setiap poinnya, tinggal eksekusi, deh! Ikan apa yang kamu pilih?

error: