Mengapa Harus Ada Gelembung di Akuarium? - Ekor9.com

Mengapa Harus Ada Gelembung di Akuarium?

ekor9.com. Ikan-ikan hias yang berenang memainkan ekor dan siripnya di antara tanaman air hijau segar, menjadi perpaduan manis pada panorama di sebuah akuarium. Namun, tidak lengkap rasanya apabila tidak ada gelembung-gelembung udara yang mengeluarkan suara khas gemercik air.

Terlebih, gelembung akuarium yang berasal dari aerator tersebut, juga memiliki peran penting dalam sirkulasi air dan menjaga kandungan oksigen terlarut di dalam tangki.

gelembung akuarium kecil, gelembung aquarium sederhana, gelembung aquarium mini, gelembung aquarium kecil, gelembung aquarium unik, alat gelembung aquarium, gelembung buat aquarium, gelembung di aquarium

Gelembung akuarium kecil yang unik

Fungsi gelembung di aquarium

Bagi pegiat ikan hias, pastilah mengetahui tujuan aerasi dan fungsi oksigen bagi kehidupan akuarium. Seperti manusia, ikan dan organisme air juga membutuhkan oksigen untuk bernapas. Melalui aerasi, pasokan oksigen tetap terjaga, sehingga dapat memenuhi kebutuhan ikan, serta bakteri yang bertugas memfilter air akuarium.

Baca Juga:  Panduan Lengkap Perawatan Ikan Molly

Selain fungsi teknis dan biologis, gelembung-gelembung udara juga menjadi elemen dekoratif yang menarik. Semburan udara dari aerator dapat memberi efek perairan yang hidup dan semarak. Untuk menambah estetika, aerator biasanya diletakkan pada hiasan berupa kerang atau koral. Suara gemercik air yang konstan pun akan menyuguhkan atmosfer alam yang menyenangkan, sekaligus menenangkan di dalam rumah.

Namun, meski memiliki fungsi yang cukup vital, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum memilih jenis aerator. Yang utama, pertimbangkan ukuran akuarium. Apabila akuarium cukup besar, pilih pompa yang cukup kuat untuk menahan tekanan air di akuarium dan mampu menjamin kelancaran sirkulasi air.

Sementara di akuarium yang kecil, pilihlah aerator kecil bertekanan rendah dengan semburan lembut, agar tidak berlebihan atau membingungkan ikan-ikan. Untuk memudahkan, kamu juga dapat memilih aerator yang dilengkapi pengatur tekanan dengan diameter pipa sesuai kebutuhan.

Baca Juga:  Cara Merawat Blood Parrot Fish, Ikan Kakatua Merah

Gelembung aquarium tidak keluar? Mungkin Kotor

alat gelembung di aquarium, diy gelembung aquarium, filter gelembung aquarium, gambar gelembung aquarium, kreasi gelembung aquarium, kegunaan gelembung aquarium, model gelembung aquarium, memperbaiki gelembung aquarium, fungsi gelembung pada akuarium, gelembung aquarium rusak, aksesoris burukbuk aquarium

Kreasi gelembung akuarium, Kapal Titanic

Nah, apabila kamu telah menentukan aerator yang paling tepat, berikut ini langkah-langkah pemasangan aerator di aquarium:

Hubungkan salah satu ujung selang dengan aerator, lalu tempatkan ujung lainnya di tempat kamu menginginkan kemunculan gelembung-gelembung udara pada akuarium. Tempatkan selang di dasar hingga ke belakang akuarium, untuk menghubungkannya dengan pompa. Apabila pompa, aerator, dan lokasi keluar gelembung udara telah tersambung, segera nyalakan pompa. Jika gelembung berhasil keluar, maka selang telah terhubung dengan sempurna.

Selanjutnya, kamu harus rutin melakukan perawatan agar sirkulasi air tetap berjalan dengan baik. Karena, seiring waktu, lubang pada aerator dapat tersumbat oleh residu mineral, sisa makanan ikan, dan beragam serpihan lainnya. Maka, jika gelembung udara tampak berkurang atau berhenti, lepaskan aerator dan bersihkan dengan air mengalir, sembari digosok menggunakan sikat nilon.

Baca Juga:  Panduan Lengkap: Cara Merawat Swordtail Fish si Ikan Pedang

Rendam pula aerator dengan peroksida semalaman, untuk kemudian digosok dan dikeringkan sebelum dipasang kembali ke dalam tangki. Sebaiknya kamu tidak menggunakan cuka atau bahan korosif lainnya agar tidak merusak elemen-elemen akuarium.

Dan, untuk hasil yang maksimal, ikuti instruksi penggunaan yang sesuai dengan model aerator. Demikian, tentang Fungsi Gelembung Akuarium. Selamat mencoba dan bereksplorasi!

error: