Makanan Anak Ikan Cupang yang Sehat agar Cepat Tumbuh - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan

Makanan Anak Ikan Cupang yang Sehat agar Cepat Tumbuh

 

 

Dari sekian banyak jenis ikan yang ada, mungkin bisa dikatakan jika ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan hias yang paling mudah dibudidayakan. Selain tidak memerlukan lahan yang luas, pembudidayaan ikan cupang juga minim resiko karena spesies ini terkenal kuat. Untuk sekali masa produksi, ikan cupang bisa menghasilkan anak hingga 30 – 50 yang benar-benar sehat dan tumbuh dengan baik. Sedangkan untuk burayak atau anak ikan cupang yang keluar dari telurnya bisa mencapai ribuan namun tetap saja hasil akhirnya hanya ada puluhan yang bisa benar-benar bertahan. Nah, dalam pemberian makanan anak ikan cupang ini tidak boleh sembarangan lho. Jangan samakan pakan cupang dewasa dengan cupang anakan karena keduanya membutuhkan asupan nutrisi dan cara makan yang berbeda. Untuk itu dalam kesempatan ini akan kami bagikan beberapa menu makanan anak ikan cupang yang berkualitas dan bergizi sehingga burayak bisa tumbuh cepat untuk menjadi cupang yang siap dijual. 

 

Membuat Makanan Anak Ikan Cupang yang Bergizi

Dalam pembudidayaan cupang inilah seringkali kita salah langkah dalam memilih jenis makanan yang tepat sehingga menyebabkan anak cupang atau burayak mati. Burayak atau anakan cupang paling rentan sekali dengan kematian karena memang sifatnya yang masih lemah dan belum bisa benar-benar memenuhi kebutuhan pakannya secara sempurna. Untuk itu kita memerlukan perlakuan khusus pada anak cupang, mulai dari menghindari lokasi panas, area yang terlalu ramai, hingga pemberian pakan yang sesuai. Dan berikut ini beberapa makanan anak ikan cupang yang bisa anda coba buat sendiri di rumah.

 

1. Makanan Anak Ikan Cupang dari Kuning Telur

Kuning telur ialah makanan burayak yang sejauh ini sangat umum digunakan. Setidaknya pemberian kuning telur ini bisa dilakukan selama 3 hari sejak burayak tersebut menetas dari telurnya. Cara membuat makanan ini juga sangat mudah, cukup dengan merebus telur sampai matang. Telur yang dipilih bisa telur ayam kampung ataupun ayam boiler biasa. Setelah direbus, maka ambil bagian kuning telurnya dan pisahkan di mangkuk. Hancurkan kuning telur menggunakan sendok dan tambahkan sedikit air hingga menjadi larutan yang kental seperti bubur. Jika sudah larut maka kuning telur tersebut siap untuk diberikan kepada anakan cupang.

Pastikan anda tidak memberikan makanan ini terlalu banyak karena hal itu hanya akan mengotori akuarium atau wadah cupang. Cara memberi pakan pada burayak ini bisa dilakukan dengan menggunakan sebatang sebatang lidi lalu celupkan ujungnya pada kuning telur yang sudah menjadi bubur tadi kemudian masukkan ke dalam akuarium anakan cupang. Lakukan pemberian pakan ini 2 kali sehari. 

 

2. Makanan Anak Ikan Cupang dari Kutu Air

Selain memakai kuning telur, anda juga dapat menggunakan kutu air, kutu air merupakan fauna yang di dalamnya mengandung lebih dari 60 persen protein sehingga baik untuk kebutuhan gizi ikan, khususnya anakan cupang. Ikan cupang pada dasarnya sangat menyukai kutu air. Selain dikarenakan kandungan protein kutu air tinggi, jumlahnya yang banyak dan terlihat bergerak perlahan itu juga sangat mudah dikenali oleh burayak sehingga mereka cenderung langsung melahapnya. Namun walau demikian kutu air juga cukup sulit didapatkan karena memang banyak yang membutuhkannya dan rata-rata peternak cupang lebih memilih memproduksi kutu air sendiri di rumah.

Kutu air secara umum juga dibedakan menjadi dua jenis, yakni kutu air warna merah dan warna hitam. Dan jika anda ingin membudidayakan kutu air di rumah sebagai pakan cupang, maka kami merekomendasikan anda untuk memilih kutu air berwarna hitam. Bahan utama yang dibutuhkan untuk memproduksi kutu air adalah dengan memanfaatkan kol tau kubis. Waktu pembuatannya selama kurang lebih 7 hari sehingga anda bisa berternak kutu air dulu sebelum mulai mengawinkan cupang.

Untuk membuatnya silahkan siapkan ember yang sudah diisi air bersih sebanyak kurang lebih separuh ukuran ember. Lalu masukkan kol atau kubis dan tutup ember tersebut agar tidak dihinggapi jentik nyamuk. Setelah itu biarkan sekitar satu minggu supaya kubis membusuk di dasar ember. Jika sudah maka anda bisa membukanya dan akan mulai terlihat warna-warna hitam di dalam air tersebut. Silahkan perhatikan area hitam tersebut maka anda akan menemukan kutu air dan jika anda kesulitan mengambilnya maka anda bisa menyaring kutu air dengan kain berwara putih agar kutu air lebih terlihat kontras. Kutu air hitam itulah yang nantinya bisa anda masukkan ke dalam akuarium tempat anak cupang. Pemberian makan kutu air sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas cupang hingga bisa tumbuh lebih cepat dan sehat.

 

Baca Juga:  Bisakah Ikan Cupang Disatukan atau Dicampur? Bisa, Begini Aturannya

3. Makanan Anak Cupang dari Microworm

Selain penggunaan kuning telur dan kutu air, masih ada lho alternatif lain yang bisa anda gunakan sebagai pakan utama anakan cupang. Salah satunya ialah microworm. Seperti namanya, microworm ialah anakan cacing atau cacing kecil yang dapat kita ternakkan sendiri di rumah. Untuk bisa memproduksi anak cacing, maka pertama-tama anda harus menyiapkan karbohidrat sebagai makanan microworm sekaligus sebagai bahan makanannya. Kita dapat menggunakan nasi maupun kentang. Saya lebih merekomendasikan kentang. Pertama belah kentang menjadi dua kemudian rebus kentang sampai setengah matang. Setelah direbus tunggu sampai dingin barulah siap dijadikan media microworm.

Taruh kentang rebusan tadi di bawah tanah dan usahakan berada di pohon yang ada sampahnya agar pertumbuhan cacing bisa lebih cepat karena area yang lembab. Tunggu sampai tiga hari kemudian buka apakah di situ sudah ada telur microwormnya. Jika memang sudah ada tanda-tanda pembusukan maka anda bisa membiarkannya selama dua hari dan coba buka kembali. Dari hasil pembusukan tadi akan terlihat beberapa microworm yang bentuknya menyerupai cacing kecil. Anda bisa memberikan microworm untuk anakan cupang yang usianya di atas 5-6 hari. Dengan begitu pertumbuhan mereka bisa maksimal karena nutrisinya terpenuhi dengan baik oleh microworm yang tinggi protein.

Cara memberikan pakan ini bisa menggunakan lidi atau tusuk gigi kemudian masukkan pada akuarium burayak. Pastikan pula untuk tidak memberi secara berlebihan karena itu hanya akan membuat akuarium semakin kotor dan bisa mengancam kehidupan anakan cupang. 

 

Pemberian Makanan untuk Ikan Cupang Remaja agar Tumbuh Maksimal

Jika burayak atau anak cupang tadi sudah tumbuh sehat dan berkembang dengan baik, maka ini adalah saatnya anda mulai memisahkan mereka. Pada dasarnya ikan cupang memang tidak direkomendasikan untuk diletakkan dalam satu akuarium yang sama karena mereka akan saling memangsa. Setelah cupang dipindahkan, maka anda juga harus menyesuaikan jenis makanan mereka. Cupang remaja yang tumbuh dewasa memiliki kebutuhan nutrisi dan pola makan yang berbeda dengan anakan atau burayak. Untuk itu anda bisa mencoba beberapa jenis makanan di bawah ini yang sudah terbukti ampuh dan digunakan oleh para pembudidaya cupang.

 

Baca Juga:  Ciri Ciri Ikan Guppy Hamil, Persiapan Menyambut Anakan

1. Jentik Nyamuk

makanan anak ikan cupang Jentik Nyamuk

Salah satu makanan ikan Cupang yang sangat umum ialah jentik nyamuk alias cuk. Tidak hanya mudah didapatkan, makanan Cupang yang satu ini juga kaya akan protein dan cocok untuk pakan ikan Cupang remaja yang masih dalam masa pertumbuhan. Untuk mendapatkan jentik nyamuk, anda bisa mengisi suatu ember dengan air bekas cucian beras dan tempatkan di lokasi yang gelap tetapi terbuka lalu tunggu selama beberapa hari sampai muncul jentik-jentik nyamuk. Sepintas cara ini memang mirip dengan produksi kutu air hanya saja kali ini ember dibiarkan terbuka agar nyamuk bisa hinggap dan mengeluarkan jentiknya.

Namun bagi anda yang tidak ingin berlama-lama dengan proses ini, bisa juga membeli jentik nyamuk yang banyak dijual di toko ikan hias. Pemberian pakan berupa jentik nyamuk sudah sangat umum dilakukan dan terbukti mampu memenuhi kebutuhan cupang dengan sangat baik.

 

2. Cacing Darah

Makanan Anak Ikan Cupang Cacing Darah

Bloodworm atau cacing darah yang familiar akan warnanya yang merah menyala ini termasuk salah satu pilihan pakan ikan Cupang yang tidak kalah berkualitas. Selain bergizi tinggi, cacing darah juga bisa memancing hormon pertumbuhan cupang agar lebih berkualitas, terutama dari segi bentuk dan warnanya. Walaupun pada dasarnya kandungan protein di cacing darah tidak setinggi jenis cacing lainnya, namun tetap saja kelebihannya untuk meningkatkan kualitas warna cupang sangat diburu para pembudidaya. Anda bisa memberikan jenis cacing darah ini beberapa hari sekali secara selang-seling dengan jenis pakan lainnya agar nutrisi cupang lebih seimbang.

 

3. Cacing Sutra

Makanan Anak Ikan Cupang Cacing Sutra

Selain cacing darah, adapula jenis cacing sutra atau yang sering disebut cacing rambut yang juga bisa dijadikan makanan utama ikan Cupang remaja. Cacing jenis ini paling sering ditemukan di perairan-perairan kotor seperti misalnya di selokan. Namun anda juga tidak perlu berkotor-kotor untuk menemukan cacing ini karena sekarang sudah banyak dijual di toko ikan hias. Pemberian makan cacing sutra bisa dipilih untuk meningkatkan protein. Nutrisi yang tinggi dari cacing sutra bisa menyehatkan ikan cupang dan membuat mereka tumbuh lebih cepat.

 

4. Burayak Guppy

Burayak Guppy

Ikan Guppy adalahsalah satu jenis ikan yang mudah dan cepat berkembang biak. Anak-anak dari ikan Guppy alias burayak Guppy dapat dijadikan sebagai makanan Ikan Cupang. Burayak Guppy sangat populer dijadikan pakan Cupang dikarenakan kandungan nutrisinya tinggi dan sangat baik untuk mempercepat serta memaksimalkan perkembangan ikan Cupang. Namun yang perlu anda perhatikan adalah jangan memberi pakan ini dalam jumlah terlalu banyak karena hanya akan membuat akuarium kotor dan mempengaruhi kualitas oksigen di dalamnya.

 

5. Lalat

lalat

Tak kalah bernutrisi jika dibanding makanan ikan Cupang lainnya, Lalat juga termasuk pilihan pakan yang tepat untuk diberikan pada cupang remaja. Akan tetapi anda harus memperhatikan unsur kebersihan dari jenis pakan yang satu ini. Pemberian lalat secara asal hanya akan membunuh ikan cupang anda dan mengotori akuarium. Anda harus membersihkan lalat sebelum diberikan pada cupang dengan cara membuang bagian kepalanya. Memang cara ini sedikit ribet dan butuh kesabaran ekstra, namun kami menjamin hasilnya sangat sepadan karena lalat memiliki nutrisi yang sangat baik bagi pertumbuhan ikan cupang.

 

6. Artemia

Artemia

Artemia termasuk jenis udang kecil yang hidup di laut dan dikenal dengan nama brine shrimp. Ukurannya yang kecil serta kandungan nutrisi yang tinggi membuat udang ini kerap dijadikan pakan berbagai jenis ikan, termasuk salah satunya ikan Cupang. Kandungan protein dari makanan Cupang ini paling baik untuk mendukung proses pertumbuhan Cupang yang belum dewasa. Pastikan anda membilas terlebih dulu Artemia supaya kadar garamnya berkurang dan tidak mengganggu ekosistem cupang yang sudah anda letakkan di akuarium dengan air tawar.

 

Baca Juga:  Panduan Lengkap: Cara Merawat Ikan Hias Zebra pleco

7. Vinegar Eel

Vinegar Eel

Vinegar Eel ini memiliki bentuk yang sangat mirip dengan belut. Namun sebenarnya ukuran dari Vinegar Eel sangatlah kecil jika dibandingkan dengan belut pada umumnya. Saking kecilnya Vinegar Eel juga lumayan sulit untuk bisa dilihat dengan mata telanjang. Makanan alami Cupang ini sangat sesuai untuk memenuhi asupan pakan burayak ikan apapun, tergolong burayak Cupang yang mulai remaja. 

 

8. Insuforia

Insuforia

Insuforia termasuk ke dalam makanan ikan Cupang alami yang sekarang tengah populer dijadikan sebagai pakan oleh para pembudidaya cupang. Sejenis invertebrata kecil yang hidup di air dan bisa dijadikan pakan utama untuk burayak cupang maupun yang sudah mulai tumbuh remaja. Untuk bisa mendapatkan Insuforia anda bisa membudidayakannya sendiri di rumah dengan teknik menggunakan kol atau sawi yang telah membusuk. 

Kol atau sawi ini harus direbus dan diperas hingga keluar sarinya. Campurkan sari tersebut ke dalam toples yang berisi air dari aquarium. Setelah itu diamkan selama kurang lebih tiga hari di tempat teduh nantinya akan muncul hewan-hewan kecil berwarna keputihan, itulah insuforia.

 

Tips Merawat Ikan Cupang agar Sehat dan Warnanya Indah

1. Jaga Kebersihan Air

Kualitas air dalam toples atau akuarium sangat memengaruhi kesehatan cupang. Apabila anda menginginkan bentuk ekor dan siripnya tetap cantik, maka sebaiknya ganti air beberapa hari sekali. Pada pembudidaya cupang merekomendasikan untuk mulai mengganti airnya dua hari sekali. Anda juga bisa mengganti semua atau separuh air yang ada. Jika anda memilih untuk mengganti semuanya, maka pastikan air sudah diendapkan minimal 3-4 jam.

 

2. Tambahkan Daun Ketapang

Daun ketapang termasuk dalam antibiotik alami untuk cupang. Ia dapat menyembuhkan berbagai macam luka atau ekor yang sobek. Penambahan daun ketapang akan membuat ph air menjadi lebih optimal. Jadi, berikanlah daun ketapang kering agar mereka sehat. Anda dapat membelinya dengan mudah di toko ikan hias karena daun ketapang ini sangat populer untuk diletakkan di dalam akuarium.

 

3. Pemberian Garam Ikan Hias

Garam khusus ikan hias ini bermanfaat sebagai penyeimbang osmosis dalam tubuh ikan cupang. Ini dapat membantu pengobatan luka dan menstabilkan metabolisme tubuh mereka. Jangan beri garam dalam jumlah berlebihan ya. Dosis normalnya sekitar 0,1% dari air atau 10 gram per 1 liter air. Dengan pemberian garam ikan yang sesuai maka ekor cupang akan terlihat semakin indah dan warnanya menjadi lebih cerah.

 

4. Memberi Makanan yang Bergizi

Seperti yang sebelumnya sudah dibahas bahwa memberi makanan cupang tidak boleh sembarangan. Dalam urusan pakan, anda tidak bisa sepenuhnya mempercayakan pada pelet ikan karena masih jauh lebih berkualitas pakanan yang hidup. Seperti misalnya jentik nyamuk, kutu air, hingga cacing sutra yang masih menjadi opsi terbaik bagi cupang. 

 

5. Selalu Pindahkan Cupang dengan Halus

Jangan biasakan untuk memindahkan cupang dengan tangan secara kasar. Ingat, ekor cupang sangatlah halus dan rapuh. Sentuhan yang halus saja masih dapat merusaknya, apalagi jika anda menyentuhnya dengan kasar. Kalau anda mau memindahkannya dari satu wadah ke wadah lainnya, sebaiknya tuangkan beserta airnya sekaligus. Dengan begitu, anda dapat menghindari bersentuhan langsung dengan ekornya yang cantik. 

Nah, demikianlah beberapa ulasan yang bisa kami berikan khusus untuk anda. Semoga ulasan ini bermanfaat dan anda bisa sukses membudidayakan ikan cupang dalam jumlah besar.