Lady Amherst’s Pheasant Burung yang Anggun

Sejarahnya selama abad XVI-XVII kelompok pheasant sangat terkenal di kalangan kaum bangsawan Jerman sebagai burung “buruan” (game birds). Lady Amhert’s pheasant, Chrysolophus amherstiae ini berasal dari daratan Asia dan dimasukkan ke Inggris pada tahun 1828 oleh Lady Amherst. Burung ini sudah ada di Indonesia dan disebut Ayam pegar lady amherst.

Lady Amherst’s pheasant masih bersaudara dekat dengan golden pheasant dan yellow pheasant. Ketiganya tergabung dalam famili Phasianidae.

Dalam kelompok pheasant ini terdapat perbedaan penampilan yang mencolok antara burung jantan dan betina. Si jantan berbulu cemerlang, sedang betinanya tampak sangat bersahaja. Sifat Lady Amherst’s pheasant di alam tidak berbeda dengan pheasant yang lain. Si jantan ‘tidak setia’ pada betinanya. Dia tidak ikut membantu membuat sarang. Kalau burung itu dipelihara di kandang, yang betina tidak mau mengerami telurnya, sehingg penetasan harus dibantu oleh ayam.

Lady Amherst’s pheasant jantan memang terkesan seperti pesolek, mempunyai bulu-bulu di kepala bagian belakang yang tersusun memanjang ke bawah sampai leher bagian belakang. Dari jauh, susunan bulu tampak bagai rambut wanita yang menjurai sampai ke dekat punggung.

ayam pegar emas perak, ayam hias silver pheasant, ayam golden pisen, ayam tibet, jual telur golden pheasant, lady amherst pheasant for sale, lady amherst pheasant feathers, lady amherst pheasant care, lady amherst pheasant facts, lady amherst pheasant uk, lady amherst pheasant for sale in pakistan, lady amherst pheasant eggs for sale, lady amherst pheasant for sale uk, lady amherst pheasant call

‘Rambut’ ini lebih panjang daripada susunan bulu yang sama pada golden pheasant dan yellow pheasant, berwarna putih keperakan dengan garis hitam di ujungnya. Sementara, bulu leher bagian depan dan punggung tampak seperti sisik naga berwarna hijau kebiruan bertepi hitam. Selain putih dan biru kehijauan, tubuhnya juga dibalut bulu putih di bagian perut.

Seperti umumnya pheasant, burung Lady Amherst’s jantan mempunyai ekor yang panjangnya 70-80 cm. Warna bulu ekornya seperti kain batik, terdiri dari garis-garis putih berselang hitam. Pada ekor bagian bawah, bulu berwarna cokelat bergaris hitam dan putih.

Baca Juga:  10 Jenis Ayam Hias Terpopuler yang Ada di Indonesia, Pelepas Stres dan Pengisi Waktu Luang

Penampilan si jantan yang begitu semarak tidak diimbangi dengan betinanya. Yang betina sama sekali tidak menarik, karena tubuhnya hanya dihiasi bulu berwarna cokelat bergaris-garis cokelat tua.

Bisa disilangkan

Lady Amherst’s pheasant mudah disilangkan dengan golden pheasant, karena keduanya masih satu famili. Sosok dan warna tubuh betinanya hampir sama. Karena populasi betina Lady Amherst’s pheasant lebih sedikit, maka kadang-kadang si jantan dipasangkan dengan golden pheasant betina. Akibatnya terjadi persilangan. Karena itu, di Eropa sulit ditemukan Lady Amhersts’s pheasant galur murni. Hasil persilangan antara Lady Amherst’s pheasant dan golden pheasant membuahkan burung yang sosoknya lebih mirip golden pheasant, tapi bulu-bulu leher belakangnya seperti Lady Amherst’s pheasant.

Perawatan

Perawatan burung ini sama dengan pheasant yang lain. Pakannya berupa campuran voer, jagung giling, kancang hijau, gabah beras merah, dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Extra voeding diberikan seminggu sekali berupa jangkrik hidup dengan jatah 3-4 per ekor. Selain itu ulat hongkong dan belalang juga bisa diberikan.

Untuk kesehatan burung yang kini telah berkembang dengan baik di Thailand itu, perlu diberikan antibiotik sebulan sekali, vaksinasi tiap 3 bulan melalui tetes mata dan vitamin. Lady Amherst’s Pheasant Ayam pegar lady amherst yang Anggun.

error: