Kucing Siam, Asal Usul, Sejarah dan Karakteristik - Ekor9.com

Kucing Siam, Asal Usul, Sejarah dan Karakteristik

ekor9.com. Kucing Siam yang anggun ini adalah kucing favorit banyak orang di dunia. Penuh kasih sayang dengan keluarganya, kucing ini ternyata suka berbicara juga lho.

Jika Anda punya kucing Siam di rumah, bersiaplah untuk mengobrol panjang lebar dengannya.

Waktu bermain juga merupakan keharusan bagi kucing yang disebut juga Kucing Siamese ini, jadi sediakan mainan interaktif yang akan membantu Anda melatih kucing Siam.

Jika Anda berencana membawa pulang kucing ini ke rumah Anda. Hal tersebut akan menjaga kucing Anda tetap sehat dan membantu Anda menikmati waktu bersama sekaligus memperkuat ikatan batin Anda.

Yuk intip semua karakteristik jenis kucing Siam berikut ini.

kucing siamese, kucing siam asli, kucing siam thailand, kucing siamese adalah, kucing siamese asli, kucing siamese bagus, kucing siamese besar, kucing siam comel, kucing siam dijual murah, foto kucing siam, foto2 kucing siam, kucing siam image

Kucing siamese bagus – via : wikipedia.org

Sejarah Kucing Siam

Kucing berbulu terang dengan topeng muka, telinga, cakar, dan ekor berwarna hitam ini telah dikenal di Thailand (sebelumya Siam) selama berabad-abad. Manuskrip kuno sudah menggambarkan kucing ini, tetapi mereka baru muncul di dunia Barat pada akhir abad ke-19 ketika mereka dipamerkan di ajang Crystal Palace Cat Show di London. Tidak semua orang menyukai penampilan kucing Siam yang tidak biasa ini, tetapi mereka dengan cepat menjadi hewan peliharaan yang modis.

Mereka juga menjadi populer di Amerika Serikat. Presiden AS kala itu, Rutherford B. Hayes (1877-1881), dan istrinya Lucy,mendapatkan seekor kucing Siam yang dikirim kepada mereka oleh David B. Sickels, seorang diplomat AS yang ditempatkan di konsulat di Thailand,pada tahun 1878. Sepucuk surat kiriman Sickels yang merinci pemberian tersebut kini disimpan di Rutherford B. Hayes Presidential Center di Fremont, Ohio.

Pada awalnya, hanya kucing Siam yang memiliki motif seal point (hitam kecokelatan gelap) yang dipamerkan, tetapi warna biru, cokelat, dan lilac-point juga segera berkembang dan diterima luas di arena pameran.

Saat ini, kucing Siam memiliki banyak warna dan pola yang berbeda, termasuk pola tabby dan smoke. Kucing Siam sendiri adalah trah alami, yang artinya pola pointed aslinya adalah hasil dari mutasi genetik. Ras kucing ini telah berkontribusi besar pada penciptaan banyak trah lainnya, termasuk ras kucing Bali, oriental, Himalaya Persia, Tonkinese,serta Havana Brown.

Baca Juga:  Penting! Tips Memilih Kandang Kucing Terbaik Sesuai Jenisnya

Kucing Siam sudah diakui oleh semua asosiasi kucing. The International Cat Association juga mengakui kucing Thai, yang digambarkan sebagai bentuk asli kucing pointed asli Thailand. Di Thailand kucing ini disebut Wichienmaat. Beberapa orang menyebutnya sebagai kucing Siam tipe lama. Mereka juga memiliki pola bulu pointed dan kepribadian dominan khas kucing Siam, tetapi memiliki tipe tubuh yang lebih moderat.

Kepribadian, Karakteristik Kucing Siam

Salah satu hal penting yang perlu diketahui dari kucing Siam adalah betapa vokalnya mereka. Kucing ini akan memberi tahu Anda apa yang mereka pikirkan dengan suara keras dan parau. Mereka juga mengharapkan Anda memperhatikan dan menimpali ocehan mereka.

Kucing Siam sangat menyukai empunya. Mereka suka “membantu” dan senantiasa akan mengekor di belakang Anda dan mengawasi setiap gerakan Anda. Ketika Anda duduk, kucing Siam akan melompat ke pangkuan Anda, lalu pada malam hari mereka akan meringkuk di ranjang bersama Anda

Jangan memelihara kucing Siam jika Anda enggan hidup dengan kucing yang berisik. Sebaliknya, jika Anda menyukai hewan peliharaan yang bisa diajak omong di sepanjang hari, Siam bisa menjadi sahabat terbaik Anda. Pastikan Anda memiliki cukup waktu untuk diluangkan bersama kucing yang supel ini. Kucing Siam tidak suka ditinggal sendirian untuk waktu yang lama. Jika Anda bekerja di siang hari, sebaiknya peliharalah dua ekor kucing Siam agar mereka bisa saling menemani.

Kucing Siam termasuk cerdas, lincah, atletis, dan suka bermain. Aktifkan otaknya yang sibuk dengan mainan puzzle dan buat mereka berolahraga dengan mainan interaktif yang bisa dia kejar. Anda juga bisa membeli pohon kucing besar untuk dipanjatnya. Jangan pernah meninggalkannya tanpa hiburan apapun atau mereka bisa merusak barang-barang kesayangan Anda di rumah.

Peliharalah kucing Siam jika Anda mau menghabiskan banyak waktu berinteraksi dengannya. Siam adalah kucing yang setia dan penuh kasih sayang yang akan cemberut jika hanya diberi sedikit perhatian. Namun, jika dipelihara di rumah yang tepat mereka akan hidup bahagia dan sehat selama bertahun-tahun.

Baca Juga:  10 Jenis Kucing Paling Cantik dan Comel di Dunia

Cara Merawat Kucing Siam

kucing siam free, foto kucing siam, foto2 kucing siam, kucing siam image, imej kucing siam, kucing jenis siam, kucing jenis siamese, gambar kucing siamese lucu, kucing ras siam, review kucing siam, sejarah kucing siam, tentang kucing siam,

Kucing siam – via : newcastlebeach.org

Kesehatan Kucing Siam

Baik kucing pedigree maupun kucing mix memiliki masalah kesehatan yang mungkin bersifat genetik. Masalah yang bisa mempengaruhi kucing Siam meliputi:

Amiloidosis, penyakit yang terjadi ketika suatu jenis protein yang disebut amiloid disimpan dalam organ tubuh, terutama hati di kucing Siam.

Asma / penyakit bronkial

Cacat jantung kongenital seperti stenosis aorta

Perawatan

Bulu kucing Siam yang pendek mudah dirawat dengan cara disisir mingguan untuk menghilangkan rambut mati dan menyebarkan minyak kulit. Sikatlah giginya untuk mencegah penyakit periodontal. Merawat gigi harian adalah yang terbaik, tetapi setidaknya menyikat gigi seminggu sekali lebih baik daripada tidak sama sekali.

Sebaiknya pelihara kucing Siam sebagai kucing indoor saja untuk melindunginya dari penyakit yang ditularkan kucing lain, serangan anjing, dan bahaya lain seperti ditabrak kendaraan. Kucing Siam yang sering keluar rumah juga beresiko dicuri oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Warna bulu dan grooming

Penampilan kucing Siam tergantung pada standar ras masing-masing organisasi. Kebanyakan asosiasi kucing mensyaratkan agar kucing Siam memiliki tubuh langsing tetapi berotot dengan garis panjang. Kepalanya berbentuk baji panjang dan runcing dari titik sempit hidung sampai ke ujung telinga, membentuk segitiga. Telinganya besar lebar di pangkal, meruncing ke ujung, sehingga membentuk segitiga yang sama dengan kepala.

Mata kucing Siam berbentuk almond, berukuran sedang, dan selalu berwarna biru tua. Tubuhnya sering digambarkan berbentuk tubular dan ditopang kaki-kaki yang panjang dan ramping, di mana kaki belakangnya sedikit lebih tinggi dari kaki depan. Kucing Siam memiliki cakar yang kecil, mungil, lonjong, dan suka mengibaskan ekornya yang panjang dan tipis, yang mengecil ke ujung.

kucing siam asli, kucing siam klasik, kucing siamese adalah, kucing siamese asli, kucing siamese bagus, kucing siam free, foto kucing siam, foto2 kucing siam, kucing siam tradisional, tipe kucing siam

Kucing siam snowshoe seal point – via : cats.lovetoknow.com

Ciri-Ciri Kucing Siam Asli

Lapisan bulu pendek kucing Siam memiliki tekstur halus. Menurut Cat Fanciers Association, ada empat warna kucing Siam:

  1. Seal point: Tubuhnya berwarna cokelat kekuningan pucat dengan titik cokelat dalam serta kulit hidung dan bantalan kakiberwarna cokelat tua.
  2. Chocolate point: Tubuhnya berwarnaputih gading dengan titik berwarna cokelat susu serta kulit hidung dan bantalan kaki berwarna cinnamon-pink.
  3. Blue point: Tubuhnya berwarna putih kebiruan dengan titik biru tua sertakulit hidung dan bantalan kaki berwarna biru.
  4. Lilac point: Tubuhnya berwarna putih glasial dengan titik abu-abu-merah muda frosty serta kulit hidung dan bantalan kakiberwarna lavender-merah muda.
Baca Juga:  Kucing British Shorthair, Karakteristis dan Fakta Menarik

International Cat Association juga mengizinkan berbagai variasi warna lain di luar empat pola warna point di atas, meliputi tabby point, red point, cream point, silver tabby point, smoke point, dan particolor point.

Traditional Cat Association mengakui dua jenis kucing Siam, yaitu tradisional dan klasik, keduanya memilliki tampilan yang sangat berbeda dari kucing Siam modern yang diakui CFA, TICA, dan asosiasi kucing lainnya.

Kucing Siam tradisional versi TCA memiliki kepala bulat dan tubuh bulat besar. Kucing Siam klasik versi TCA juga berperawakan besar tetapi memiliki tubuh yang sedikit lebih panjang dari Siam tradisional dan kepala berbentuk baji lebar. Mereka hadir dalam empat warna yang sama yang diakui oleh CFA, ditambah albino.

Bagaimana dengan kucing Thai? Standar pembiakan TICA mengharuskannya untuk memiliki kepala berbentuk baji dengan lebar sedang dan pipi bundar serta moncong yang meruncing dan membulat di ujung. Kepalanya lebih panjang dibanding lebar, tetapi tidak pada tingkatan yang ekstrem.

Matanya memiliki bentuk almond penuh dan telinga berukuran sedang hingga agak besar, denganujung mengarah keluar sedikit miring. Tubuhnya yang lentur dan anggun harus cukup panjang tetapi tidak berbentuk tubular. Kaki panjang sedangnya anggun dan didukung oleh cakar berbentuk oval berukuran sedang. Ekornya sepanjang batang tubuhnya, meruncing di ujung. Mantel bulunya pendek dan selembut sutra dengan warna tubuh pucat, putih pudar, dan padat, bahkan warna point.

Anak-anak dan hewan peliharaan lainnya

Kucing Siam yang aktif dan supel adalah pilihan yang sempurna untuk keluarga yang memiliki anak-anak dan anjing yang ramah kucing. Mereka akan siap bermain lempar tangkap dan sejenisnya, bisa mempelajari trik-trik dengan mudah, dan menyukai perhatian yang mereka terima dari anak-anak yang memperlakukannya dengan sopan dan penuh hormat.

error: