Yuk, Kenalan sama Koala! Marsupial Imut dari Australia - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan

Yuk, Kenalan sama Koala! Marsupial Imut dari Australia

ekor9.com. Paras yang bikin gemas, serta caranya yang imut dalam menggendong anak, membuat koala jadi hewan yang populer, ikonis, dan sering kali diabadikan pada beragam merchandise. Kita dapat menjumpai mereka dalam bentuk boneka, logo, hingga kostum. Koala juga menjadi hewan kebanggaan Australia yang kerap berseliweran dalam berbagai iklan pariwisata.

Namun, sayang sekali, kenyataan yang terjadi tidak seindah dunia advertorial. Belum lama, foto seekor koala kesepian sempat viral, seolah meratapi habitat yang hilang. Di tengah perebutan lahan antara hutan dan pemukiman, seperti apa perjuangan makhluk imut tersebut? Bagaimana koala hidup dan bertahan menghadapi kerusakan lingkungan? Mari kita telusuri kehidupan koala berikut ini!

hewan koala lucu, hewan koala adalah, hewan koala khas dari negara, hewan koala no togel, hewan koala animal, koala hewan berkantung, australia hewan koala, deskripsi hewan koala bahasa, ciri hewan koala, hewan koala dan keterangannya

Koala lucu – via : aws.org.au

Informasi Umum Tentang Koala

  • Kingdom: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Mamalia
  • Ordo: Diprotodontia
  • Famili: Phascolarctidae
  • Genus: Phascolarctos
  • Nama ilmiah: Phascolarctos cinereus
  • Sebutan lain: beruang koala
  • Warna: abu-abu, abu kecokelatan, putih, hitam
  • Panjang: 60 – 85 cm
  • Berat: 4 – 15 kg
  • Kecepatan maksimum: 10 km/jam
  • Masa hidup: 15 – 20 tahun

Karakteristik Fisik Koala

Koala termasuk hewan marsupial yang digandrungi karena tampilan yang imut, dengan wajah lebar yang cenderung bulat, telinga berumbai putih laiknya beruang kecil, ekor yang lucu, dan hidung hitam. Kulit koala diselubungi rambut lembut berwarna abu-abu, dengan gradadi yang lebih terang di beberapa bagian, dan bintik-bintik di area punggung. Dengan gaya hidup arboreal, koala memiliki kaki dan tangan yang pendek dan kuat, plus cakar yang tajam.

Baca Juga:  Mengenal 50 Jenis Flora dan Fauna¬†Khas di Australia

Mereka memiliki dua ibu jari dan tiga jari di masing-masing tangan, yang membantu mereka menggengam sempurna kulit kayu yang halus ketika memanjat dan makan di atas pohon. Koala menelusuri pepohonan dengan cara melompat, dengan mencengkram batang pohon menggunakan cakar depan, kemudian menggerakkan kaki belakang ke atas untuk dapat terus naik.

Keterangan : Marsupial adalah mamalia yang anggotanya dilahirkan tidak berkembang sempurna dan biasanya dibawa dan disusui dalam kantong di perut ibu atau induknya.

Pesebaran dan Habitat Koala

Koala tersebar di seantero Australia tenggara dan sejumlah pulau di sekitarnya. Meski sebagian populasi mereka, terutama di wilayah selatan, musnah akibat perburuan, koala sangat tangguh dan mudah beradaptasi. Koala mendiami aneka jenis hutan, mulai dari hutan eukaliptus, area pesisir, bahkan hutan dataran rendah yang terpencil.

Namun, kabar buruknya, pembukaan lahan tidak hanya melenyapkan habitat alami mereka, melainkan juga memisahkan populasi dan membuat mereka semakin terisolasi. Selain itu, kebakaran hutan yang menyebar cepat juga cukup mengganggu populasi koala, bahkan turut mengancam eksistensi mereka di beberapa wilayah.

Perilaku dan Gaya Hidup Koala

Koala bersifat soliter dan nokturnal. Mereka memanfaatkan waktu siang untuk tidur di cabang pohon eukaliptus. Dengan asupan harian berupa makanan rendah kalori, koala juga cenderung pasif dan dapat menghabiskan 18 jam sehari untuk tidur atau sekadar duduk di pepohonan demi menghemat energi.

Menjalankan gaya hidup arboreal, mereka lebih sering beraktivitas di atas pohon dan sering kali turun ke tanah hanya untuk berpindah ke pohon lainnya. Karena tidak banyak bergerak, koala menetap di suatu wilayah dengan luas area yang bervariasi, tergantung pada stok makanan yang tersedia. Meski wilayah penjelajahan koala betina dan jantan saling bersinggungan, para pejantan akan siap bertarung dengan pejantan lain yang mengganggu teritorial mereka.

Baca Juga:  12 Jenis Burung Keren, Khas dari Australia

ciri hewan koala, hewan koala dan keterangannya, foto hewan koala, fakta hewan koala, foto hewan koala lucu, gambar hewan koala lucu, habitat hewan koala, karakter hewan koala

Siklus Hidup dan Reproduksi

Selama musim kawin, koala-koala jantan bersuara keras untuk bersaing merebut perhatian koala betina. Meski organ reproduksi koala telah matang sejak usia dua tahun, proses berkembang biak umumnya baru berlangsung ketika koala jantan berusia antara 4 dan 5 tahun. Setelah melalui masa kehamilan selama 35 hari, satu bayi koala lahir seukuran lebah dan segera merangkak menuju kantong di perut induknya. Bayi koala menyusu dan tetap aman di dalam kantong, hingga disapih pada usia 6 atau 7 bulan. Kemudian, koala muda yang telah tumbuh jauh lebih besar dari ukuran lahir, menempel di punggung induknya selama beberapa bulan, sampai ia siap untuk mandiri.

Makanan Koala

Koala tergolong herbivora, karena hanya memakan daun dan batang pohon eukaliptus untuk bertahan hidup. Meski terdapat sekitar 600 spesies eukaliptus, koala diketahui hanya memakan sekitar 30 spesies, sesuai kondisi habitatnya. Daun eukaliptus yang keras dan berserat, kerap menjadi makanan beracun bagi hewan herbivora lainnya. Namun, sistem detoksfikasi dalam tubuh koala telah beradaptasi dan dapat mengonsumsi eukaliptus dengan aman. Koala juga memiliki saluran pencernaan yang tiga kali lebih panjang dari tubuhnya, sehingga membantu mereka memecahkan batang dan daun yang keras. Selain itu, koala juga kerap memakan tanah, kulit kayu, dan kerikil, untuk mendukung sistem pencernaannya.

Predator dan Ancaman bagi Koala

Meski berukuran relatif kecil dan cenderung pasif, hanya sedikit predator mamalia di Australia yang dapat menjadi ancaman bagi koala. Namun, koala muda lebih rentan terhadap serangan ular dan anjing, yang juga menyebarkan sumber penyakit kepada populasi, terutama bakteri Chlamydia. Selain itu, ancaman yang signifikan bagi populasi koala saat ini, yaitu pergusuran habitat alami mereka akibat permukiman, pariwisata, dan kebakaran hutan. Populasi koala di sejumlah pulau juga cukup berlebih, sehingga terjadi kelangkaan makanan.

Baca Juga:  5 Foto Bayi Hewan yang Lucu Sangat Menggemaskan

Fakta Menarik tentang Koala

  • Koala memenuhi kebutuhan air dari makanan, sehingga tidak memerlukan minum.
  • Diet rendah nutrisi membuat perkembangan otak koala relatif sangat kecil dibandingkan ukuran tubuhnya.
  • Setelah enam bulan pertama hanya mengonsumsi susu induknya, bayi koala mulai berlatih mengonsumsi makanan padat dari kotoran induk mereka. Praktik ini juga membantu koala mengembangkan imunitas dan kesempurnaan saluran cerna.

Hubungan Koala dengan Manusia

Perburuan intensif di awal abad ke-20 sempat berdampak pada penurunan jumlah populasi koala secara drastis, bahkan kepunahan lokal di beberapa wilayah. Maka, ketika industri telah melibatkan dua juta bulu koala sebagai komoditas di tahun 1924, kemarahan publik memuncak, dan perburuan koala mulai dilarang, hingga populasi mereka kembali meningkat. Kendati demikian, sayang sekali umat manusia harus melunasi pembangunan di era modern dengan mengurangi habitat alami koala, dan membuat populasi mereka terisolasi di beberapa wilayah dengan kelangkaan makanan yang menyedihkan.

Status Konservasi

Meski telah kehilangan habitat alami, hewan koala termasuk pandai dalam beradaptasi. Populasi mereka cenderung stabul dan aman dari ancaman kepunahan, bahkan terjadi over populasi di beberapa wilayah Australia. Kendati demikian, manusia tetap perlu mawas diri dan mewaspadai dampak dari pembukaan lahan dan pesebaran penyakit, terhadap kehidupan koala di masa depan.