Apa yang Mendasari Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup? - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan

Apa yang Mendasari Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup?

ekor9.com. Kenapa sih mesti ada klasifikasi makhluk hidup?

Apa yang menjadi dasar klasifikasi makhluk hidup?

Klasifikasi makhluk hidup bisa mempermudah kita untuk mengenali, mempelajari, dan membandingkannya. Semua organisme hidup pun dikelompokkan berdasarkan karakteristik mendasar yang sama. Kelompok-kelompok itu pun dipecah jadi agar lebih kecil dan rinci.

Beberapa kriteria untuk mengklasifikasikan makhluk hidup memang sangat banyak. Misalnya dari segi reproduksi, fungsionalitas, mobilitas, habitat, makanan, dll. Secara kolektif, spesies-spesies yang dikelompokkan ini disebut sebagai klasifikasi makhluk hidup.

Klasifikasi ini sendiri meliputi 7 tingkatan. Ada kingdom/ kerajaan, filum, kelas, ordo, famili, genus, dan spesies.

apa itu klasifikasi makhluk hidup, apa dasar klasifikasi makhluk hidup, apakah manfaat klasifikasi makhluk hidup, apakah tujuan klasifikasi makhluk hidup, apakah dasar klasifikasi makhluk hidup, apakah klasifikasi makhluk hidup itu, nama klasifikasi makhluk hidup, klasifikasi makhluk hidup dan pengertiannya, klasifikasi makhluk hidup.com

7 Tingkatan Klasifikasi Makhluk Hidup ;

1. Kingdom

Klasifikasi paling dasar ini memiliki 5 bagian. Makhluk hidup dibagi menjadi Empire Prokaryota, yakni kerajaan monera. Lalu ada Empire Eukaryota, yang beranggotakan kerajaan hewan, kerajaan tumbuhan, kerajaan jamur, dan kerajaan protista. Pengelompokkan ini dilihat dari jenis sel yang membentuk tubuh, bagaimana cara memeroleh makanan, dan berapa jumlah yang terkandung di dalamnya.

Baca Juga:  Apa Saja Peranan Serangga Bagi Kehidupan?

2. Filum

Setelah kingdom/kerajaan, ada tingkatan filum. Tingkatan ini mengumpulkan makhluk hidup berdasarkan kesamaan fisik yang terdapat dalam sebuah kingdom/kerajaan. Kesamaan ini biasanya menjadi petunjuk tentang nenek moyang dari beberapa organisme yang terhimpun dalam suatu filum.

3. Kelas

Seakan belum cukup, filum pun dibagi lagi menjadi kelas . Jumlah organismenya akan semakin banyak. Manusia juga bisa satu kelas dengan kangguru, tapir, monyet, dll. Sebab manusia masuk ke dalam kelas mamalia, di mana kita bisa menghasilkan kelenjar susu dan menyusui. Selain kelas, biasanya ada pecahan lagi yang diberi nama sub-kelas.

4. Ordo

Selanjutnya, kelas akan mengerucut lagi menjadi ordo. Kunci dari taksonomi biasanya untuk menentukan ordo dari suatu organisme. Jika daftar karakteristiknya sama, maka organisme pun akan dikelompokkan bersama.

Baca Juga:  Negara Penghasil Berlian Terbesar di Dunia

5. Famili

Level ini menjadi hasil dari pecahan ordo. Organisme dalam satu famili biasanya memiliki kesamaan yang lebih banyak lagi bila dibandingkan dengan tingkatan di atasnya. Bagaimana pun, organisme yang masih satu keluarga itu memiliki keterkaitan yang dekat dan erat. Ada pun manusia ada dalam famili Hominidae.

6. Genus

Bisa dibilang, genus adalah cara untuk menentukan nama generic dari suatu organisme. Klasifikasi ini lebih spesifik dari yang sebelum-sebelumnya. Oleh karena itu, banyak genera yang muncul diantara hewan dan tumbuhan.

7. Spesies

Inilah level terakhir yang sudah spesifik dan ketat. Kriteria utamanya yaitu berupa kemampuan untuk berkembang biak dalam spesies yang sama dengan organisme yang berbeda.

Baca Juga:  Mengenal Manfaat Kelezatan dan Resep Ikan Roa

Kita ambil contoh anoa dataran rendah. Mereka masuk ke dalam Kingdom Animalia, Filum Chordata, Kelas Mamalia, Ordo Artiodactyla, Famili Bovidae (bersama bison, kerbau, domba, rusa, dll), Genus Bubalus (bersama kerbau, kerbau liar, anoa pegunungan), dan Spesies Bubalus depressicornis (ano dataran rendah).

Apa anda ingin menyertakan contoh lain? Demikian, Klasifikasi Makhluk Hidup. #RD