Khasiat Ikan Gabus yang Lebih Bergizi dari Ikan Salmon - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan

Khasiat Ikan Gabus yang Lebih Bergizi dari Ikan Salmon

 

 

Dari sekian banyak jenis ikan, pastinya anda sepakat bahwa salah satu spesies ikan paling bergizi di dunia adalah ikan salmon. Setidaknya, itulah yang dikatakan oleh media, baik lewat tayangan televisi hingga berbagai produk makanan. Namun faktanya, ada lho ikan yang harganya jauh lebih murah dan mudah didapatkan di Indonesia tetapi kualitasnya tak kalah hebat dari ikan salmon. Itulah ikan gabus, khasiat ikan gabus  dengan kandungan omega-3 yang lebih tinggi dibanding salmon. Jenis ikan gabus sendiri bisa dengan mudah anda temukan di rawa-rawa karena ia termasuk ikan air tawar yang kuat dan gesit, serta mampu beradaptasi terhadap berbagai lingkungan.

Namun walau begitu jenis ikan ini juga menyukai perairan yang tenang seperti sungai, danau, ataupun waduk. Ikan gabus sendiri termasuk jenis ikan predator yang memangsa ikan-ikan kecil, udang kecil, cacing, hingga katak dan kepiting. Kemampuan berenangnya yang gesit sangat membantu pergerakan ikan gabus untuk bisa memangsa buruannya. Bentuknya sendiri sepintas agak mirip dengan ikan lele, hanya saja ikan gabus cenderung lebih lebar dan tidak memiliki patil seperti lele. Warnanya pun sangat menunjukkan karakter predatornya, yaitu coklat gelap dengan corak hitam di sekujur tubuhnya.  

 

Mengenal Ikan Gabus sang Predator Bergizi Tinggi

Ikan gabus tergolong sebagai jenis ikan air tawar ganas yang hidup dengan baik di wilayah beriklim tropis. Ikan ini memiliki tubuh yang terbilang cukup besar, bisa tumbuh sampai panjang 1 meter. Berkepala besar agak gepeng serupa dengan gigi-giginya yang besar dan tajam. Di bagian kepalanya terdapat-sisik besar dan bentuk sirip punggungnya memanjang. Sisi atas tubuh ikan ini mulai dari kepala sampai ekor cenderung berwarna gelap, hitam kecoklatan atau kehijauan. Sisi bawah tubuh biasanya berwarna putih, mulai area dagu ke belakang. Warna ini seringkali dipengaruhi dengan lingkungan sekitarnya sehingga beberapa ikan gabus akan memiliki corak yang berbeda tergantung habitatnya. Sebagai ikan predator ganas, tak lupa juga ikan ini memiliki mulut berukuran besar dengan gigi-gigi yang tajam.

Ikan gabus biasa didapati di danau, sungai, rawa, dan saluran-saluran air sampai ke area persawahan. Ikan gabus akan dengan mudah memangsa ikan kecil-kecil, serangga, dan hewan air lain seperti berudu atau kodok. Seringkali ikan gabus terbawa banjir ke parit di dekat rumah warga atau kolam pemeliharaan ikan dan ia akan menjadi hama yang memangsa ikan-ikan peliharaan tersebut. Tidak heran jika keberadaannya seringkali dianggap mengganggu bagi para peternak yang membudidayakan jenis ikan lain. 

Jika sawah, parit atau kolam mengering, ikan ini bakal berupaya pindah ke lokasi lain, atau bila terpaksa, ia akan mengubur diri di dalam lumpur sampai tempat tersebut kembali berair. Oleh karena itu jenis ikan ini cukup sering dijumpai di daratan, terutama di malam hari di musim kemarau karena ia akan menggali tempat yang masih berair. Fenomena ini terjadi karena ikan gabus memiliki keterampilan bernapas langsung dari udara, dengan memakai semacam organ labirin (seperti pada ikan lele atau betok) tetapi lebih primitif.

Pada musim kawin, ikan jantan dan betina berkolaborasi menyiapkan sarang yang terbuat dari tumbuhan dekat tepi air. Anak-anak ikan gabus umumnya berwarna jingga merah bergaris hitam dan akan berenang dalam kelompok yang bergerak bersama-sama agar bisa mencari makanan. Sedangkan untuk gizi dari ikan gabus, bisa dikatakan sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi manusia. Omega-3 yang tinggi, protein, zat besi, kalium, dan serat semuanya bisa ditemukan dalam ikan ini. Belum lagi adanya kandungan albumin yang terdapat di ikan gabus sangat ampuh untuk mempercepat proses penyembuhan bagi pasien pasca operasi. Sehingga tak jarang ikan gabus menjadi salah satu makanan wajib bagi wanita setelah melahirkan. Per 100 gram daging ikan gabus, setidaknya anda bisa mendapatkan kandungan mineral zinc yang berkaitan dengan penyembuhan luka sebanyak 1.7412mg. Dengan begitu angkanya terbilang cukup tinggi jika kita bandingkan dengan beberapa jenis ikan lainnya yang cenderung lebih populer.

 

Baca Juga:  Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui: Pengertian hingga Prospek Masa Depan

Ketahui Jenis Ikan Gabus yang Masih Termasuk Hewan Purba

khasiat ikan gabus yang begitu banyak

Ikan gabus menyebar luas mulai dari Pakistan di barat, Nepal di wilayah selatan, hingga banyak juga dijumpai di wilayah India, Bangladesh, Sri Lanka, bahkan Tiongkok, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Ikan Gabus dan kerabatnya masih termasuk dalam kategori hewan purba lho, yaitu dari Asia genus Channa dan Afrika genus Parachanna. Secara keseluruhan kurang lebih ada 30 spesies dari kedua genus tersebut. Di Indonesia sendiri terdapat sejumlah spesies Channa yang secara alami menyebar di sebelah barat Garis Wallace. Dan masih ada juga berbagai jenis

spesies dari ikan ini, yaitu sebagai berikut:

  1. Spesies Ophiocephalus Striatus yang bisa ditemukan di Kalimantan dengan nama ikan Aruwan, di Sulawesi dengan nama ikan Tola, dan di Bali dengan nama ikan Kayu. Ciri dari spesies ini punggungnya berwarna coklat dengan panjang maksimal 90 cm. Secara pergerakan spesies yang satu ini juga terbilang sangat gesit sehingga tak heran jika ia mampu melahap banyak mangsanya dan tumbuh besar dengan cepat.

 

  1. Spesies Ophiocephalus Melanoptus yang bisa ditemukan di Palembang dan disebut dengan istilah ikan Bujuk atau di Kalimantan yang dinamakan ikan Kehung. Warna tubuhnya agak coklat kehitaman dengan berat maksmial hingga 800 gram dan panjang maksimum 65 cm.

 

  1. Spesies Ophiocephalus pleurophthamus yang bisa ditemukan di Palembang dengan nama ikan Serancang dan di Kalimantan dinamakan ikan Mikau. Warna tubuhnya agak kuning dan coklat agak kehitaman dengan perut warnanya agak putih. Spesies ini memiliki berat maksimal 0,5 kg panjang tubuh maksimal 40 cm.

 

  1. Spesies Ophicephalus bankanensis atau yang sering disebut dengan ikan Unggui yang memiliki punggung berwarna coklat gelap dan perutnya berwarna lebih terang. Bobot maksimumnya bisa mencapai satu kilogram per ekor dengan panjang hanya 24cm saja sehingga jenis ikan ini terbilang lebih melebar dan gemuk.

 

  1. Spesies Ophicepalus micropeltes yang cukup banyak ditemukan di Sumatera Utara dan Palembang. Di pulau Jawa ikan ini dinamakan dengan ikan Buhung atau Tobang. Saat muda ikan ini berwarna merah namun setelah dewasa berganti warna hijau kebiruan dan bercampur ungu. Beratnya sendiri dapat mencapai tiga kilogram per ekornya dengan panjang 64 cm.

 

Karna Khasiat yang luar biasa keunggulan Ikan Gabus Kian Populer dan Diminati

Sebetulnya ikan gabus memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi apabila mampu dibudidayakan dengan baik, mengingat permintaan yang terus meningkat dan ketersediaannya yang terbatas. Sejauh ini kebanyakan ikan gabus liar didapat dengan cara menangkapnya langsung dari sungai dan rawa-rawa ataupun habitat aslinya di Sumatra dan Kalimantan sebelum akhirnya diperdagangkan secara meluas ke berbagai daerah. Untuk menjaga kesegaran ikan gabus, tak jarang jenis ikan ini diasinkan terlebih dulu. Ikan Gabus asin adalahsalah satu ikan kering yang terbilang cukup mahal harganya. Untuk ikan gabus segar, kebanyakan dipasarkan ke daerah lokal karena memang tidak tahan terlalu lama apbila harus melalui pendistribusian yang panjang.

Ikan gabus juga bisa menjadi ajang melampiaskan hobi bagi para mancing mania karena menangkap ikan ini terbilang sangat menyenangkan. Dengan umpan hidup yang terdiri dari serangga atau anak kodok, gabus relatif gampang dipancing. Namun giginya yang tajam dan sambaran serta tarikannya yang kuat bisa dengan mudah mengoyak tali pancing anda sehingga harus lebih cekatan dan berhati-hati.

Baca Juga:  7 Jenis Ikan Konsumsi yang Paling Laris di Indonesia, Kamu Juga Suka?

Hasil tangkapan ikan gabus bisa dijual ataupun dikonsumsi sendiri. Seperti yang sebelumnya kita sudah singgung bahwa ikan ini memiliki banyak khasiat sehingga mengkonsumsinya secara rutin akan sangat menyehatkan bagi tubuh.

 

Berbagai Manfaat dan Khasiat Ikan Gabus

Ikan Gabus mempunyai protein yang paling tinggi. Ikan ini adalahsumber albumin untuk penderita hipoalbumin (rendah albumin) dan luka. Baik luka pasca operasi maupun jenis luka bakar. Bahkan, di wilayah pedesaan, anak laki-laki setelah dikhitan selalu disarankan untuk mengonsumsi ikan gabus supaya penyembuhan lebih cepat. 

Caranya, daging ikan itu dikukus atau di-steam sehingga mendapat  filtrate yang dijadikan menu ekstra untuk mereka yang sedang menjalani proses penyembuhan pasca operasi. Pemberian menu ekstrak filtrat ikan gabus berkorelasi positif dengan penambahan kadar albumin plasma dan pengobatan luka pascaoperasi sehinggag membuat luka lebih cepat kering dan sembuh. Beberapa riset yang pernah dipublikasikan telah melakukan verifikasi antara Human Serum Albumin dengan Fish Albumin Ikan Gabus dan terbukti bisa mempercepat pengobatan luka sampai 30 persen lebih cepat dari rerata 10 hari menjadi 7 hari saja. 

Dari segi olahan, memang tidak semua orang suka dengan bau amis ikan gabus. Namun untuk pengobatan hal ini bisa disiasati dengan cara sederhana yaitu ikan gabus dijadikan ekstrak dalam bubuk kemudian dimasukkan ke dalam kapsul sehingga siapapun bisa mengkonsumsinya selayaknya suplemen atau obat. Penelitian dengan cara ini pun sudah pernah dilaksanakan dan setelah beberapa kali mengonsumsi ikan gabus, kadar albumin pasien mulai meningkat sehingga kesehatannya juga membaik lebih cepat. 

Dalam tubuh manusia, albumin disintesis oleh hati kira-kira 100-200 mikrogram/gram jaringan hati setiap harinya. Albumin didistribusikan secara vaskuler di dalam plasma dan secara ekstravaskuler di dalam kulit, otot, serta jaringan lainnya. Selain itu, daging ikan gabus tidak melulu menjadi sumber protein, tapi juga menjadi sumber mineral lain yang lengkap untuk memenuhi nutrisi harian tubuh. Di antaranya seperti zinc (seng) dan trace element yang dibutuhkan oleh tubuh. 

Selain itu, secara spesifik juga masih ada beberapa khasiat dari ikan gabus lainnya seperti:

 

1. Membangung Massa Otot

Bagi anda yang hendak membangun massa otot badan menjadi lebih berisi maka dapat meningkatkan konsumsi ikan gabus harian. Ikan gabus mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi dan bisa diandalkan untuk membantu proses pembentukan otot dengan baik.

 

2. Menyembuhkan Pembengkakan

Selain ampuh untuk mempercepat proses penyembuhan luka pasca operasi, ikan gabus juga dapat menanggulangi pembengkakan dalam tubuh. Misalnya bengkak di kaki sesudah berkendara jauh, duduk terlalu lama di kendaraan umum, atau pembengkakan kaki pada ibu hamil.

 

3. Mengontrol Kadar Gula Darah

Penderita diabetes kabanyakan bingung saat ingin memenuhi kalori harian mereka karena ada beberapa pantangan yang harus ditaati. Namun tidak butuh cemas karena ikan gabus bisa memenuhi keperluan kalori sekaligus mengontrol kadar gula darah agar lebih seimbang sehingga sangat sehat bagi para penderita diabetes.

 

4. Merangsang Pertumbuhan Tulang dan Gigi Anak

Ikan gabus juga mengandung kalsium yang tinggi dan diperlukan oleh tubuh. Setidaknya ikan gabus memiliki kandungan kalsium sebesar 60 mg/100 gram dan 70 mg/100 gram fosfor. Jadi ikan gabus paling baik dikonsumsi untuk perkembangan tulang dan gigi anak, terutama bagi mereka yang masih dalam masa pertumbuhan.

 

Baca Juga:  8 Tanaman Air Sebagai Filter Penjernih Kolam Ikan

5. Sangat Baik untuk Wanita Hamil

Bagi para wanita hamil, jenis ikan air tawar seperti ikan gabus diketahui memiliki khasiat yang berlimpah. Kandungan proteinnya cukup tinggi dan dipercayai sangat baik untuk perkembangan rahim ibu hamil dan janin.

 

Umpan Ikan Gabus untuk para Mancing Mania!

Setelah anda mengetahui berbagai jenis dan khasiat dari ikan gabus, maka sekarang adalah saat yang tepat untuk memancing ikan air tawar yang satu ini. Jika sebelumnya kebanyakan pemancing hanya fokus pada ikan patin, mujair, atau gurame, maka mulai sekarang mari kita menambah daftar buruan kepada ikan gabus. Dengan berbagai kandungan nutrisi di dalamnya, ikan gabus bukan hanya nikmat untuk disantap namun juga sangat menyehatkan. Dan berikut ini sudah kami siapkan beberapa umpan yang bisa anda gunakan untuk menangkap ikan gabus.

 

1. Cacing Tanah

Cacing tanah mempunyai karakteristik bau amis yang menyengat sehingga akan dengan mudah menarik perhatian ikan predator, termasuk diantaranya jenis ikan gabus in. Selain itu cacing juga mudah didapatkan sehingga lebih hemat dibanding beberapa umpan yang lainnya.

 

2. Katak 

Katak juga menjadi salah satu jenis umpan ikan gabus yang populer digunakan oleh para mancing mania. Anda bisa menggunakan katak kecil yang langsung dikaitkan dengan mata pancing dan ikan gabus akan segera menyambar umpan tersebut karena ia termasuk jenis predator ganas. Namun usahakan katak masih  hidup supaya dapat bergerak di air yang nantinya akan menarik perhatian ikan gabus. 

 

3. Ikan-Ikan Kecil

Sama halnya seperti menggunakan umpan katak, anda juga bisa memanfaatkan ikan kecil sebagai mangsa empuk ikan gabus. Ikan segar yang masih hidup akan dengan mudah menarik perhatian ikan gabus. Anda bisa menggunakan ikan wader sebagai umpan karena jauh lebih murah dan mudah didapat.

 

4. Belalang dan Jangkrik

Pastinya diantara anda sudah banyak yang tahu bahwa belalang dan jangkrik bisa dijadikan umpan untuk memancing berbagai jenis ikan, termasuk ikan gabus. Caranya juga sederhana, yaitu cukup dengan mengaitkan mata kail pada ekor belalang atau jangkrik dan umpan siap digunakan

 

5. Ulat daun Pisang

Sudah menjadi rahasia umum di kalangan mancing mania bahwa ulat daun pisang bisa menjadi umpan ampuh untuk sekian jenis predator air tawar seperti misalnya ikan gabus ini. Anda bisa mendapatkan ikan daun pisang dengan mencarinya sendiri atau dengan membelinya di toko-toko ikan. 

 

6. Umpan Khusus dari Bahan Olahan

Selain menggunakan umpan-umpan alami seperti yang sudah kami sebutkan di atas, anda juga bisa lho membuat umpan olahan yang terbilang lebih efektif untuk memancing ikan gabus. Berikut langkah yang perlu dilakukan.

Bahan yang dibutuhkan:

  • Tepung udang.
  • Tepung ikan.
  • Pelet jenis PF 100.
  • Kunin telur rebus.
  • Bawang putih.
  • Daging ikan wader.
  • Madu.
  • Air secukupnya.

Cara membuat:

  • Hancurkan seluruh bahan di atas dan aduk hingga semua merata.
  • Tambahkan air sedikit hingga bahan membentuk seperti adonan.
  • Aduk-aduk sampai mendapat adonan kalis dan kenyal.
  • Setelah adonan siap, diamkan selama beberapa jam dan umpan pun siap digunakan. 

Nah, itulah beberapa ulasan yang bisa kami bagikan. Semoga bermanfaat dan anda pun dapat segera menikmati berbagai khasiat dari ikan gabus yang bergizi dan tidak kalah khasiatnya dari berbagai ikan populer lainnya.