Karakteristik Hewan dan Tumbuhan yang Hidup di Bioma Gurun - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan

Karakteristik Hewan dan Tumbuhan yang Hidup di Bioma Gurun

ekor9.com. Familier dengan istilah ‘bioma’?

Secara iklim dan geografis, bioma adalah wilayah yang memiliki iklim dan sifat geografis yang sama. Seperti halnya ekosistem, yang merupakan komunitas hewan, tumbuhan, organisme tanah, virus, dan bakteri. Bioma tidak dibedakan menurut taksonomi atau klasifikasi makhluk hidup, genetik, dan kesamaan sejarah.

karakteristik hewan di bioma gurun, karakteristik hewan dan tumbuhan bioma gurun, karakteristik hewan yang hidup di bioma gurun,karakteristik hewan yg hidup di bioma gurun, karakteristik hewan dan tumbuhan di bioma gurun, karakteristik hewan dan tumbuhan yang hidup di bioma gurun, bagaimana karakteristik hewan yang hidup di bioma gurun, karakteristik hewan dan tumbuhan yang hidup di bioma tundra

Biasanya bioma ditentukan oleh struktur tumbuhan (misalnya semak, pohon, dan rerumputan), jarak antar tumbuhan, jenis daun, dan iklim. Ada pun pembagian bioma yaitu sebagai berikut:

  • Bioma tundra (wilayah tanpa pohon karena suhu lingkungannya rendah)
  • Bioma taiga (hanya ada satu spesies seperti pinus, konifer, cemara, dll)
  • Bioma padang gurun (wilayah yang panas, kering, dan curah hujannya sedikit)
  • Bioma padang rumput (lapangan atau ladang yang penuh dengan tanaman tak berkayu dan rumput)
  • Bioma hutan gugur (wilayah yang pepohonannya kerap menggugurkan daun pada musim tertentu)
  • Bioma hutan hujan tropis (hutan yang lembap dan basah)

Sekarang, mari kita fokus pada bioma gurun dan karakteristik hewan serta tumbuhan yang hidup di sana.

Bisa kita tebak sendiri, bioma gurun itu sangat kering dan panas. Angin lembut yang bertiup pun bisa menguapkan semua kelembapan yang ada. Tidak heran banyak spesies hewan dan tumbuhan yang sulit bertahan di medan ini. Namun 20% penghuni bumi ada di bioma ini.

Siapa sangka, bioma gurun itu sangat besar. Contohnya di Gurun Sahara (Afrika), yang ukurannya mencapai 3,5 juta mil persegi. Kawasan gurun juga sangat kering kerontang. Contohnya Gurun Atacama (Chili), yang setiap tahunnya hanya kebagian “curah hujan” sekitar setengah inci. Bahkan bisa dikatakan hujan enggan datang ke sana. Sebab presipitasi yang ada pun berasal dari kabut.

Baca Juga:  12 Hewan yang Bisa Mengubah Jenis Kelaminnya Sendiri, Hermaprodit dan Contohnya

Jika dipetakan, bioma gurun bisa disimpulkan sebagai berikut:

  • Iklimnya 0 derajat Celcius di malam hari dan 45 derajat Celcius di siang hari.
  • Tanaman khas gurun yaitu kaktus, cardón, Camel Thorn Tree, semak, saguaro, dan pir berduri.
  • Hewan khas gurun yaitu Ular, Tarantula, Coyote, Kadal, Landak, Kalajengking, Oryx dan Dingo.
  • Lokasi bioma gurun ada di Afrika, Amerika Utara dan Selatan, Asia, dan Australia.

Dua karakter ekstrem yang dimiliki gurun yaitu panas dan kering. Namun banyak yang tidak sadar, kalau gurun juga bisa sangat dingin ketika matahari mulai tenggelam. Hal ini disebabkan karena minimnya pohon atau elemen lain yang bertugas menahan panas. Bagi manusia, perubahan suhu ini bisa sangat keras. Oleh karena itu, bioma gurun tidak akan cocok untuk manusia dan kebanyakan makhluk hidup lainnya.

Satu dari bioma gurun yang populer yaitu Death Valley. Ukurannya sekitar 25 irbu mil persegi. Letaknya ada Gurun Mojave, Amerika Serikat. Gurun ini mencakup tiga negara bagian – yakni Nevada, Arizona, dan California.

Karakteristik Bioma Gurun

Sebagai wilayah yang menerima curah hujan sedikit, bioma ini menjadi spot yang sangat kering kerontang. Perubahan suhunya juga ekstrem, sehingga menyulitkan siapa pun untuk bertahan dan berkembang.

Baca Juga:  Menyedihkan, 10 Hewan Endemik Pulau Jawa, Sudah Ada Dua yang Punah!

Di kawasan gunung banyak terbentuk bioma gurun. Para ilmuwan memprediksi kalau fenomena itu terjadi karena bayangan hujan. Udara bergerak naik, lalu melintasi pegunungan. Hujan atau salju pun akan turun. Namun jika udara bergerak ke sisi lain gunung, maka udara yang dihasilkan akan lebih hangat. Kelembapan pun cenderung terjaga.

Karakteristik Fauna di Bioma Gurun

Tidak sembarangan hewan bisa bertahan di bioma gurun pasir. Namun beberapa yang sudah berhasil akan sukses beradaptasi dengan suhunya yang garang. Mereka sudah terbiasa dengan keadaan makanan yang terbatas, hawa panas, dan air yang sangat sedikit. Mayoritas dari hewan ini bersifat nokturnal. Jadi mereka akan tidur ketika panas menyengat dan baru beraktivitas pada malam harinya.

Hewan di bioma gurun tidak memerlukan makanan secara rutin. Mereka juga tidak perlu mendapatkan air secara mandiri. Biasanya air yang didapat itu berasal dari makanannya sendiri. Tidak heran kalau rata-rata dari mereka berukuran mungil. Spesies semut pun cukup banyak di sini. Mereka rajin membuat terowongan agar panas tidak mencengkeram.

Demikian juga dengan para hewan pengerat seperti aneka tikus, unta, tarantula, ular derik, kelinci, rusa, landak, dll. Selain itu, ada hewan-hewan lain yang lebih besar dan kerap memburu hewan yang lebih kecil. Misalnya dingo, kucing hutan, dan puma.

Salah-satu hewan yang betah di kondisi keras bioma gurun yaitu Gila Monster. Reptil besar ini sangat agresif. Mereka juga aktif bergerak mencari mamalia kecil dan telur. Mereka memang memerlukan panas agar keadaan tubuhnya tetap teratur. Hebatnya, hewan ini aktif pada siang dan malam hari. Keberadaan mereka sangat berbahaya bagi manusia. Gigitan mereka beracun dan berakibat fatal.

Baca Juga:  Beberapa Hewan Liar Khas Negara Kamboja

Karakteristik Flora di Bioma Gurun

Syarat tumbuhan bisa hidup di bioma gurun, yaitu mereka harus bisa menyimpan dan mengumpulkan air yang ada. Mereka juga mesti bisa menekan penguapan air dari tubuh. Maka, tumbuhan gurun populer yang langsung cocok dengan kemampuan ini yaitu kaktus. Mereka mampu menjaga kelembapan sendiri.

Bioma Gurun dan Ancaman Pemanasan Global

Kita tidak bisa berpura-pura menganggap bumi ini baik-baik saja. Masa depan bioma ini juga kerap dikhawatirkan. Bagaimana pun, global warming atau pemanasan global sudah memengaruhi pola alami iklim.

Sejatinya keadaan gurun sudah panas dan kering. Kalau keadaannya terus meningkat, taruhannya adalah hewan dan tumbuhan yang tinggal di sana. Lebih lagi jika jumlah curah hujan semakin rendah. Tentu fenomena ini menjadi bencana besar.

Bukan hal mengejutkan kalau ada proyeksi yang mengklaim, kalau sekitar 15% keanekaragaman hewan dan tanaman di bioma gurun akan menurun selama 50 tahun mendatang. Demikian, Karakteristik Hewan dan Tumbuhan Bioma Gurun. #RD