10 Jenis Ular Tidak Berbisa di Dunia

ekor9.com. Sudah bukan hal aneh kalau ada orang yang takut pada ular. Ular yang pendek dan kecil pun sama-sama menimbulkan aura ngeri. Apalagi kalau spesiesnya memiliki racun yang mengancam dan mematikan.

Bagaimana Cara Ular Tidak Berbisa Berburu dan Mendapat Makanan?

Mayoritas ular jenis ini mengerutkan mangsanya. mereka akan menyerang dengan menggigit buruannya, lalu mencekik atau memerasnya. Jadi ketika mangsanya mengembuskan napas, maka cengkeraman ular semakin kuat. Korban akan semakin tercekik, lalu tewas.

Mangsa ular juga bisa tewas karena gagal jantung. Pasalnya organ tersebut mengalami tekanan berat, sehingga hampir tidak ada ruang untuk berdetak. Kematian karena perasan ular pun terbilang cepat, bahkan tak sampai satu menit, korbannya sudah tidak berdaya.

Cara Ular Tidak Berbisa Melindungi Diri dari Musuhnya

Ular berbisa atau tidak memiliki gigi untuk menggigit sebagai upaya pertahanan. Namun, kebanyakan dari mereka melakukan kamuflase agar tidak terlihat sama sekali. Ada juga yang menggumpal seperti bola atau menggosok dengan suara berdesis, seakan menyuruh siapa pun dan apa pun untuk meninggalkannya sendirian. Kalau tidak, ular pun akan memilih melarikan diri saja.

Nah berikut ini 10 Jenis Ular Tidak Berbisa di Dunia :

1. Northern water snake (Nerodia sipedon)

ular apa saja yang tidak berbisa

gambar via : topsimages.com

Ular air tidak berbisa ini berasal dari Amerika Timur Laut. Hidupnya di kolam, sungai, danau dan rawa. Mereka tampil dengan warna abu-abu dan coklat. Sehingga banyak yang mengiranya sebagai ular rattle atau mokasin air yang berbisa. Sehingga orang-orang akan segera membunuh ular ini.

Baca Juga:  12 Gambar Hewan Reptil Paling Menarik dan Penjelasannya

Jika terganggu, ular mana pun bisa langsung menggigit. Apalagi Nerodia sipedon ini cenderung agresif. Namun mereka tidak memiliki racun. Ada pun gigitannya menjadi bentuk pertahanan dan perlawanan. Biasanya mereka juga akan mengeluarkan bau busuk dan memuntahkan makanan. Menu makan sehari-harinya tidak jauh dari tikus, serangga, kura-kura dan ikan.

2. Four-lined Snake (Elaphe quatuorlineata)

foto ular tidak berbisa, gambar ular tidak berbisa, ciri gigitan ular tidak berbisa, nama ular tidak berbisa, 10 ular tidak berbisa

Status konservasi ular ini hampir terancam, sebab populasinya terus mengalami penurunan. Ular ini sendiri merupakan spesies tidak berbisa terbesar di Eropa. Panjangnya mencapai 1,8 meter. Mereka tersebar di Italia, Yunani dan Slovenia. Namanya sendiri diambil dari corak garis yang menghiasi tubuh cokelat dan kekuningannya. Mereka gemar melahap tikus dan kadal.

3. Eastern Garter Snake (Thamnophis sirtalis sirtalis)

cara ular tidak berbisa melindungi diri dari musuhnya

Ular ini berasal dari Amerika Utara, tepatnya di kawasan berumput. Sebenarnya mereka tidak berbahaya bagi manusia. Namun ketika terancam, mereka juga bereaksi dengan menguarkan bau busuk dari kelenjarnya. Kemudian mereka akan melarikan diri dari predator.Jika sudah dewasa, ukurannya bisa mencapai 66 cm. Warna hijau tua hingga hitamnya begitu kentara, lengkap dengan tiga garis kuningnya. Mereka termasuk ular tidak berbisa untuk peliharaan.

4. Boa Hijau Khatulistiwa/ Emerald Tree Boa (Corallus caninus)

ular hijau tidak berbisa, ular tidak berbisa untuk peliharaan, ular tidak berbisa di malaysia, ular tidak berbisa melindungi diri dengan, ular tidak berbisa di jawa, ular tidak berbisa di indonesia, ular tidak berbisa di jawa barat, jenis ular tidak berbisa di malaysia

Ular hijau yang disebut juga boa zamrud ini hidup di hutan hujan Amerika Selatan. Warnanya yang cerah muncul disertai garis-garis berwarna putih yang zig-zag tidak beraturan. Panjangnya antara 1,5-2 meter. Meski tidak berbisa, namun gigi depannya tampak begitu besar. Tubuh dan ekornya kuat, sehingga bisa menunjang mobilitas ular dari cabang ke cabang. Ada pun makanannya terdiri atas amfibi, burung, mamalia kecil dan reptil kecil.

5. Ular Hijau Kasar/ Rough Green Snake (Opheodrys aestivus)

ular tidak berbisa untuk peliharaan, ular tidak berbisa di malaysia, ular tidak berbisa melindungi diri dengan, ular tidak berbisa di jawa, ular tidak berbisa di indonesia, ular air tidak berbisa, ular tidak berbisa di jawa barat, jenis ular tidak berbisa di malaysia, ular yang tidak berbisa di malaysia

Ular berwarna hijau rumput ini menghuni kawasan selatan Amerika Serikat. Mereka mendiami hutan terbuka. Warnanya hijau cerah dengan bagian perut berwarna kekuningan. Ciri khas membuat ular hijau kasar jad mudah berkamuflase.

Baca Juga:  Luar Biasa, Inilah 7 Hewan Pemberani yang Bisa Membuat Ular Takut!

Tubuhnya sangat tipis, namun memang panjang. Rata-rata ukurannya sekitar 1,15 meter. Sebagian besar waktunya dihabiskan di pohon atau semak. Mereka biasanya melahap kriket, katak kecil, belalang dan laba-laba.

6. Bull Snake (Pituophis catenifer sayi)

ular tidak berbisa masuk rumah, ular tidak berbisa untuk peliharaan, ular tidak berbisa di malaysia, ular tidak berbisa melindungi diri dengan, ular tidak berbisa di jawa, jual ular tidak berbisa, ular tidak berbisa di indonesia

Ular besar ini hidup di Kanada Barat Daya, Amerika Serikat Selatan dan Meksiko Barat. Mereka bukan tipikal ular berbahaya sebab tidak memiliki racun, kecuali jika ular ini merasa terganggu. Mereka juga kerap memberi peringatan dengan mendesis keras atau menggetarkan ekor.

Rata-rata berukuran 1-1,8 meter. Warna tubuhnya cokelat kekuningan atau krem, lengkap dengan bercak gelapnya. Mereka berkeliaran di kawasan terbuka dan sekitar hutan pinus. Para petani cukup menyukai ular ini, sebab mereka membantu membasmi hewan-hewan pengerat.

7. Ular Tikus Hitam/ Black Rat Snake (Pantherophis obsoletus)

jenis ular tidak berbisa di dunia, jenis ular tidak berbisa di amerika serikat

Seperti namanya, ular ini memiliki warna hitam yang khas. Mereka merupakan ular yang umum hidup di Amerika Utara. Ukurannya cukup besar dengan panjang sekitar 1,2-1,8 meter. Biasanya mereka mendiami lereng bukit berbatu dan penuh pepohonan, tepian gunung atau ladang terbuka. Jika terkejut, ular ini bisa begitu agresif. Mereka akan menggetarkan ekor dan meniru gaya ular rattle yang berbisa ketika mengancam musuhnya. Mereka juga bisa memasang postur mengancam dan menakut-nakuti.

Petani juga menyukai ular ini, sebab mereka senang melahap hewan-hewan pengerat. Sehingga tanaman jadi tidak mudah rusah. Selain itu, petani juga tidak perlu repot-repot menggunakan racun kimia. Selain tikus, ular ini memang suka mengonsumsi burung kecil, kelinci dan kadal.

8. Ular susu Amerika /Milk Snake (Lampropeltis triangulum)

ular peliharaan tidak berbisa, ular peliharaan tidak mau makan, ular peliharaan untuk dijual, ular peliharaan yang jinak

Sebagai salah-satu ular paling colorful di dunia, banyak yang mengincarnya untuk dijadikan ular peliharaan yang cantik. Mereka memang memiliki bercak di tubuhnya, lalu garis-garis terang yang semakin menghiasi penampilannya. Bercak pada tubuhnya berwarna hitam. Sedangkan garis-garisnya bervariasi. Ada yang putih, kuning oranye dan merah.

Coraknya mirip seperti ular karang yang berbisa. Mereka bahkan hampir sama. Namun ular karang memiliki kepala warna hitam dan pola kuning, merah serta hitam kuning. Sedangkan ular susu memiliki kepala merah dengan corak merah, kuning, dan hitam. Menu makannya yaitu siput, serangga, cacing tanah dan jangkrik.

Baca Juga:  Beberapa Jenis dan Nama Kadal di Dunia

9. Ular Piton/ Ular Sanca

jenis ular sanca bodo, jenis ular sanca di indonesia, jenis ular sanca di jawa, jenis ular sanca kuning, jenis ular sanca merah, jenis ular sanca mata merah

Piton menjadi salah-satu ular besar yang sangat kuat. Di dunia ini ada 26 spesies sanca yang tersebar di hutan hujan dan gurun yang ada di Asia dan Afrika. Namun semuanya tidak berbisa. Banyak yang merawatnya sebagai peliharaan eksotis.

Meski demikian, ular-ular ini masih dipandang sangat berbahaya, sebab ukuran dan tenaganya begitu besar. Bahkan mereka tidak segan-segan menyerang dan membahayakan manusia. Beberapa spesies piton yang paling ditakuti yaitu piton Afrika, piton Burma, piton India dan piton Amethystine. Baca : Ular Terbesar di Dunia Asli

Mayoritas piton memiliki warna kulit yang menyerupai habitatnya, sehingga mereka begitu lihai melakukan kamuflase atau serangan mendadak. Mereka juga punya organ khusus untuk mendeteksi panas mangsanya. Kemudian mereka akan membelit untuk membunuh. Cengkeramannya begitu kuat, sehingga korbannya bisa mati lemas. Kemudian ular ini akan menelan utuh. Mereka bisa melahap tikus, babi hutan, rusa dan mamalia kecil.

10. Ular Anakonda/ Ular Anaconda

ular yang menggigit warna orange yang piton panjang pemakan pendek penghuni gua penunggu air terjun rawa pening robot kebun raya bogor alas roban sekali sungai mahakam sumatra sedang siluman sanca tapi tts tertangkap disebut kamera 7 singa kerbau binatang buas gajah harimau macan kingkong anjing kuning weling putih www.ular www.poto www.gambar www.foto www.mimpi mengeluarkan api pernah ditemukan lembah masih yt zaman 17 1 10 2d 2017 2018 200 kaki meter m 2 dan kecil bertemu membunuh arti 3gp 3d 3 vidio menangkap 4d buku 4 5 bernasib tragis versi

Anaconda menjadi spesies ular terbesar dan terberat yang pernah ada. Beratnya bisa mencapai 230 kg, dengan panjang antara 7,6-9 meter. Keberadaannya bisa terdeteksi di hutan hujan Amerika Selatan.

Ada anaconda kuning, anaconda hijau, anaconda Bolivia dan anaconda tutul gelap. Semuanya tidak berbisa. Namun mereka cukup kuat untuk menyerang dan membunuh manusia. Hanya saja, serangan anaconda biasanya terjadi ketika mereka merasa terancam dan dalam bahaya.

Mirip seperti piton, anaconda juga kerap membelit mangsanya. Tulang-tulang bisa remuk. Lalu, ular ini akan menelannya bulat-bulat. Mereka menerapkannya ketika berburu babi hutan, ikan, kura-kura dan kaiman.

Apa anda tertarik untuk memelihara salah-satu ular di atas? Demikian, 10 Jenis Ular Tidak Berbisa di Dunia. #RD

error: