17 Jenis Tanaman Air Populer untuk Akuarium dan Kolam - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan

17 Jenis Tanaman Air Populer untuk Akuarium dan Kolam

Bagi anda yang sudah pernah memiliki akuarium air tawar pasti mengerti betul betapa cantiknya akuarium yang diisi dengan berbagai jenis tanaman air. Pada dasarnya tanaman air ini memang sering tergantikan posisinya dengan tanaman plastik karena dianggap lebih efisien dan tidak perlu perawatan khusus.

Namun dibalik semua itu, keindahan dari tanaman air tentu tidak bisa tergantikan begitu saja. Untuk itu dalam kesempatan ini kami akan menginformasikan untuk anda beberapa jenis tanaman yang populer dan cantik sehingga mampu meningkatkan kesan mewah dan memenuhi kebutuhan estetika anda.

 

Inilah Jenis Tanaman Air Populer yang Wajib Dimiliki

 

  • Moneywort

 

 

Tanaman yang satu ini juga dikenal sebagai Brahmi dalam kalangan hebarlis. Tanaman moneywort juga sangat sempurna untuk akuarium rumah anda yang memiliki air tawar. Warna hijau terang seperti limau membuatnya terlihat jelas walau dalam kondisi pencahayaan yang redup. Terlebih jika anda kombinasikan dengan pemberian lampu LED yang menawan, tentunya warna dari tanaman air moneywort bisa lebih terlihat.

 

Rata-rata tanaman ini bisa tumbuh sampai 30cm dan dalam kondisi tertentu moneywort juga bisa tumbuh lebih cepat. Tanaman ini juga cenderung tumbuh horizontal sehingga bisa mencapai permukaan air akuarium. Bahkan jika anda tidak memotongnya, bagian cabang tanaman bisa memanjang hingga memenuhi permukaan air.

 

Namun walaupun tanaman ini sangat kuat dan mudah tumbuh, moneywort juga memiliki kelemahan terhadap fluktuasi suhu air sehingga rentang memburuk apabila suhu tidak stabil.

 

 

  • Rotala Rotundifolia

 

 

Bagi anda yang ingin menambahkan sensasi warna cerah jingga ke dalam akuarium, maka tanaman air yang satu ini sangat cocok untuk anda. Rotala Rotundifolia berasal dari Asia Tenggara dan sangat terkenal sebagai jenis tanaman akuarium. Panjangnya yang mencapai 30cm terhitung sangat sempurna untuk memenuhi ruang di akuarium sehingga lebih estetik.

 

Namun dengan bentuk yang tumbuh menyamping dan membentuk padat bersemak maka bisa mengurangi intensitas cahaya di dalam akuarium. Sehingga anda wajib memotongnya secara rutin untuk mempertahankan bentuk yang tetap indah. 

 

Selain itu yang menjadi masalah adalah, beberapa ikan cenderung menyukai tanaman ini sehingga dijadikan bahan konsumsi. Tak jarang beberapa bagian tanaman rusak akibat dimakan ikan. 

 

Untuk mengatasi permasalahan itu anda bisa memilih ikan hias kecil yang damai sehingga tanaman bisa tetap tumbuh sempurna. 

 

 

  • Hornwort

 

 

tanaman air yang satu ini juga masih menjadi salah satu yang mudah tumbuh dengan baik di dalam akuarium. Bentuknya yang mengambang dan berakar akan memenuhi akuarium dan menimbilkan kesan alami.

 

Di alam liar tanaman ini diketahui mampu mendominasi vegetasi sungai sehingga apabila anda memeliharnya tanaman ini cenderung sangat kuat dan tidak mudah mati. Hornwort juga bisa tumbuh dengan sangat lebat sehingga menjadi tempat ikan untuk melarikan diri ataupun bersembunyi. 

 

Jenis tanaman ini juga termasuk yang cukup sering menggugurkan daunnya sehingga bisa menjadi makanan pengganti untuk ikan. Namun apabila sudah terlalu berlebihan anda sebaiknya membuang sisah-sisah daun agar tidak mengotori akuarium.

 

 

  • Pigmy Chain Sword

 

 

Jenis tanaman air yang juga dikenal dengan istilah daun sempit ini memiliki karakter yang cenderung tumbuh menyebar dengan cepat dan berwarna hijau muda. Tanaman ini dapat menahan suhu air mulai dari 18 hingga 26 derajat sehingga sangat cocok di akuarium. 

 

Proses pertumbuhannya juga cenderung lebih cepat apabila air mengandung banyak nutrisi yang mendukung perkembangannya. Dan untuk mempercepat proses pertumbuhan, anda bisa membagi akarnya dengan cara memotongnya. Hal ini terbukti efektif untuk membuatnya tumbuh dalam jumlah yang lebih banyak dan bercabang.

 

Baca Juga:  Informasi, Jenis, Cara Menanam dan Merawat Bunga Aster

Pigmy chain sword juga bisa menghasilkan benih-benih yang menumbuhkan tanaman baru. Dengan demikian anda tidak perlu repot-repot dengan proses perawatan karena akan selalu tumbuh tanaman baru yang mendukung di sekitar area akuarium.

 

 

  • Hygrophila Polysperma

 

 

Kalau yang satu ini termasuk salah satu jenis tanaman akuarium favorit bagi aquascaper. tanaman air ini terlihat sangat lembut dan halus walaupun sebenarnya dia sangatlah kuat dan memiliki pertumbuhan yang cepat. Tanaman ini juga sangat mudah ditemui sehingga anda bisa membelinya di berbagai toko akuarium.

 

Bahkan ia juga cocok untuk pemula karena proses perawatannya tidaklah sulit. Anda hanya perlu memangkas area yang dirasa menghalangi dengan cara mencubit daun dan batangnya hingga putus.

 

Pada bagian warna dan bentuk daunnya sebenarnya sangatlah bervariasi dan bisa dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari tingkat suhu, kandungan nutrisi, dan lain sebagainya. Namun secara keseluruhan tanaman ini menjadi salah satu yang paling sempurna untuk menambah keindahan akuarium, terlebih jika pencahayaannya cukup.

 

  1. Anubia Nana

 

Apabila anda mencari jenis tanaman air tanaman air yang mampu menempel di batu atau kayu apung, maka nubia nana adalah pilihan yang tepat. Tanaman yang berwarna hijau tua dan cenderung gelap ini akan menempel dengan mudah pada batu dan kayu.

 

Tanaman ini bisa tumbuh dengan baik di suhu 22 – 28 derajat celcius dan tidak memerlukan perawatan ekstra. Namun pastikan anda selalu mengkontrol akuarium dengan cermat karena daun tanaman ini terkadang mudah lepas. Sebaiknya segera angkat dan buang daun yang terlepas itu sebelum masuk tersedot oleh filter udara dan membuat saringan menjadi kotor.

 

 

  • Java Fern

 

 

Java fern juga menjadi salah satu jenis tanaman yang paling tepat untuk menempel pada batu ataupun kayu. Tanaman ini memiliki proses pertumbuhan yang relatif lambat sehingga anda tidak perlu sering-sering memotongnya karena menutupi area akuarium.

 

Tanaman yang umumnya tumbuh di sepanjang aliran sungai ini memiliki struktur ranting yang tebal dan berada di atas subtrat. Sehingga apabila anda ingin menghias akuarium, tanaman ini akan sangat cocok untuk menciptakan setting lokasi seperti sungai amazon yang terdiri dari bebatuan dan tanaman.

 

Kabar baiknya, sangat jarang ikan yang gemar memakan tanaman ini sehingga anda bisa tenang dengan kondisinya. Bahkan dalam kondisi pencahayaan rendah sekalipun tanaman air ini akan tetap tumbuh dengan baik.

 

 

  • Amazon Sword

 

 

Bagi siapapun yang pernah merawat akuarium untuk ikan tropis pasti sudah tidak asing lagi dengan jenis tanaman air amazon sword. Tanaman ini menjadi salah satu jenis akuatik yang paling umum kita temui saat ini. Bentuk daunnya yang unik seperti pisau juga membuatnya mudah dikenali. Walaupun berasal dari perairan amazon, namun sudah banyak yang membudidayakannya di Indonesia.

 

Amazon sword bisa mencapai ukuran yang sangat besar, yaitu 45cm. Sebagian fungsinya akan digunakan sebagai latar belakang akuarium agar menutupi dengan sempurna. Tanaman ini juga memiliki ketahanan yang baik terhadap suhu air dalam akuarium sehingga tak bermasalah dengan intensitas cahaya dan sebagainya.

 

Namun ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, yaitu apabila anda menggunakan filter undergravel yang mana bisa terhambat dengan tanaman ini. Sedangkan untuk urusan perawatan lainnya tidak perlu bingung karena amazon sword tidak membutuhkan pupuk dan lain sebagainya.

 

 

  • Java Moss

 

 

Untuk tanaman lainnya yang cocok memenuhi batu atau kayu apung adalah jenis java moss. Tanaman air yang tumbuh di wilayah jawa, Indonesia ini bisa dengan mudah menempel di atas kayu dan batu untuk memenuhi permukaan air akuarium.

 

Baca Juga:  8 Tanaman Air Sebagai Filter Penjernih Kolam Ikan

Daunnya berbentuk oval dan memanjang yang memiliki warna hijau cerah khas seperti hijau lumut. Tumbuhan ini juga cocok untuk suhu rendah berkisar 21 – 24 deraja celcius. Namun java moss juga masih bertahan apabila anda memaksanya untuk tumbuh di suhu tinggi lebih dari 30 derajat.

 

Hal inilah yang membaut java moss menjadi pilihan konsumen karena dianggap sebagai tanaman yang kuat dan mudah didapat. Terlebih bentuknya juga sangat menarik dan mampu menambah kesan dinamis pada akuarium anda. Sisah-sisah daun yang berguguran juga cenderung berukuran kecil-kecil dan bisa dijadikan makanan ikan secara alami. 

 

 

  • Water Lettuce

 

 

Jika anda sedang berjalan-jalan ke taman yang banyak airnya, maka jenis tanaman water lettuce ini pasti mudah ditemui. Water lettuce atau yang juga kita kenal dengan istilah selada air memang sangat mudah tumbuh dan tidak memerlukan perawatan khusus. Anda juga bisa menjadikannya sebagai pilihan sempurna untuk memenuhi kolam outdoor.

 

Dengan bentuk daun yang menyerupai roset dan akarnya yang padat berada di dalam air maka akan menimbulkan kesan estetis pada kolam anda. Akan tetapi beberapa jenis ikan seperti ikan koi atau ikan mas berukuran besar bisa saja memakan selada air ini. Sehingga sebaiknya anda tidak menaruhnya di kolam yang berisikan ikan-ikan besar itu.

 

 

  • Valisneria Spiralis

 

 

Daun yang pendek dan tidak dapat tumbuh terlalu besar membuat jenis tanaman air yang satu ini cocok untuk akuarium kecil. Biasanya bagi pemula yang baru mulai menghias akuarium akan memilih tanaman ini karena tidak terlalu sulit perawatannya. 

 

Tanaman ini juga sangat mudah dikembangbiakkan melalui stolon walaupun kita tidak memberi perawatan apapun. Untuk proses menanamnya juga anda tidak dianjurkan untuk menanam terlalu dalam karena bisa saja membuatnya mati.

 

Sebaiknya anda menjadikannya tanaman latar belakang sehingga bisa tumbuh dengan maksimal hingga permukaan air yang pendek. Dan dalam jumlah banyak, tanaman ini akan menghasilkan bentuk yang menarik karena terlihat seperti efek sungai yang mengalir di perairan Amazon.

 

 

  • Cryptocoryne Balansae

 

 

Kalau tanaman yang ini lebih cocok dijadikan sebagai latar depan akuarium anda. Tanaman cryptocoryne balansae mampue menjadi tanaman air yang indah dan memenuhi bagian depan akuarium. 

 

Spesies yang berasal dari daerah Thailand ini biasanya mendiami perairan sungai yang deras dan subur di lingkungan yang memiliki kandungan kalsium, nitrat, fosfat, dan besi tinggi. Dengan pencahayaan yang baik, maka tanaman ini akan menampilkan corak warna berbintik hijau. Kesan segar dari akuarium tentu akan semakin terlihat bagi anda yang mengkombinasikannya dengan pencahayaan cerah. 

 

Proses pertumbuhannya juga akan secara alami berbentuk acak-acakan sehingga menambah efek dimensi yang indah. Dengan aliran air yang cenderung tenang bergelombang maka tanaman ini sangat cocok berada di area depan dan menonjolkan seisi akuarium.

 

 

  • Elodea Densa

 

 

Untuk jenis tanaman ini mungkin anda juga mengenalnya sebagai aksesoris di akuarium kecil. Selain memang ukuran tanaman yang kecil, elodea densa juga lebih cocok untuk akuarium yang tidak terlalu padat isinya.

 

Kemampuan yang baik untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi air dan suhu membuatnya cocok untuk tumbuh dengan cepat. Terlebih tanaman ini juga mampu menjaga oksigen di dalamnya sehingga aliran udara menjadi semakin baik. Hingga hari ini, jenis elodea densa mampu menjadi tanaman air yang paling laris di dunia. Bahkan ini menjadi yang paling direkomendasikan untuk para pemula.

 

Baca Juga:  31 Jenis Tanaman Bonsai Terbaik dengan Bentuk Unik dan Cantik

 

  • Red Ludwigia

 

 

Tanam ini termasuk jenis tanaman amfibi yang tetap dapat sepenuhnya di tanam di akuarium ataupun hanya sebagian saja. Apabila anda memberi pencahayaan yang cukup maka daunnya akan menjadi warna merah dan hijau. Sedangkan jika anda menginginkan warna yang lebih cerah, silahkan rendam keseluruhan tanaman ini di dalam air.

 

Kondisi cahaya sangat mempengaruhi kualitas tanaman red ludwigia. Untuk pencahayaan lampu 2 – 4 watt anda akan mendapatkan warna merah yang lebih cerah dan mendominasi. Namun sebaliknya, jika pencahayaan terlalu rendah maka ia akan kehilangan warnanya dan cenderung lebih gelap.

 

 

  • Marimo Ball

 

 

Tidak bisa diragukan lagi kalau jenis tanaman air marimo ball memang sangat unik dan menjadi yang paling banyak dicari di Eropa. Bahkan dulunya jenis tanaman ini dianggap sebagai tanaman keberuntungan dan tidak semua orang bisa memilikinya.

 

Apabila anda menginginkannya, maka butuh usaha ekstra karena marimo ball sangat sulit didapat. Bahkan di Jepang jenis tanaman ini sudah dikategorikan sebagai tanaman yang terancam punah. 

 

Untuk proses perawatannya sendiri marimo ball akan tumbuh dengan baik pada suhu 25 derajat celcius. Mereka akan hidup di dasar akuarium dan membutuhkan air yang bersih. Dengan perawatan yang tepat, marimo ball dapat hidup sangat lama hingga bertahun-tahun. Dan yang terpenting, mereka juga tetap berfotosintesis seperti biasa sehingga bermanfaat bagi ikan-ikan di dalamnya.

 

 

  • Air Duckweed

 

 

Tanaman ini merupakan jenis tanaman air terapung yang bahkan memiliki tekstur lebih keras daripada yang anda bayangkan. Duckweed bisa tumbuh dengan sangat cepat dan mampu memberi perlindungan ekstra untuk ikan-ikan muda yang hidup dekat permukaan. Bahkan bagi spesies ikan tertentu, duckweed bisa menjadi tempat berkembangbiak yang optimal.

 

Beberapa orang ada yang menganggap jika tanaman ini cocok untuk kolam outdoor. Namun sebagian lainnya juga masih pro apabila duckweed diletakkan di dalam akuarium. Sebenarnya kedua hal tersebut sah-sah saja dan boleh anda lakukan karena sifat duckweed yang memang mudah tumbuh dan bertahan hidup di berbagai kondisi.

 

Hanya saja, apabila akuarium anda berukuran kecil, maka duckweed tidaklah direkomendasikan. Jenis tanaman ini bisa menutupi aliran oksigen yang masuk sehingga berbahaya bagi ekosistem ikan di dalamnya. 

 

Sedangkan yang menjadi keunggulan lainnya dari duckweed adalah dia mampu menyerap racun yang tergenang di air dan sekitarnya. Dengan habitat yang tenang maka duckweed akan terlihat sangat cantik dan mampu menambah kesan eksotis untuk kolam anda.

 

 

  • Water Wisteria

 

 

Jenis water wisteria memiliki bentuk yang lebat dan berwarna hijau terang. Bentuknya mampu memberi kenyamanan dan rasa aman bagi ikan yang ada di sekitarnya. Kadar oksigen dalam akuarium juga akan semakin baik berkat tanaman ini. 

 

Water wisteria mampu tumbuh hingga ukuran 50cm dengan lebar mencapai 28cm. Dengan ukurannya yang besar tentu anda juga perlu menaruh perhatian ekstra. Anda harus rajin mengkontrol pertumbuhannya agar tidak menutupi akuarium dan menghalangi masuknya oksigen. 

 

Namun tenang saja, untuk urusan daya tahannya tanaman ini juga sangat baik. Walaupun anda tidak terlalu pandai merawat, water wisteria akan tetap bertahan hingga puluhan tahun. Sehingga bagi anda yang masih pemula tidak ada salahnya membeli tanaman air yang satu ini.