Jenis Jamur Beracun Beserta Ciri dan Nama Ilmiahnya - Ekor9.com

Jenis Jamur Beracun Beserta Ciri dan Nama Ilmiahnya

Hati-Hati! 8 Jamur Beracun Ini Wajib Kamu Jauhi Ketika Camping

Dapat dikatakan, jamur merupakan bahan makanan andalan bagi para vegan dan vegetarian. Sebagai sumber protein nabati, rasa dan tekstur jamur juga tidak kalah lezat dibandingkan daging hewan. Jamur pun mudah diolah menjadi aneka hidangan dan kudapan.

Namun, hati-hati saat kamu melihat jamur di hutan, padang rumput, atau area perkemahan. Meski tampak empuk dan lezat, jangan asal comot untuk dijadikan makan malam. Barangkali, itu jamur beracun yang dapat betakibat fatal saat dikonsumsi. Perhatikan dulu ciri-ciri fisiknya, dan ketahui jenis-jenis jamur beracun yang harus kamu jauhi, berikut ini:

1. Galerina marginata

jenis jamur kayu beracun, jenis jamur yang beracun, 10 jenis jamur beracun, 3 jenis jamur yang beracun, jenis jamur beracun di indonesia

via : iddhui.com

Populer dengan sebutan “autumn scalp”, Galerina marginata berwarna cokelat keemasan dan tumbuh pada batang pinus yang telah lapuk. Dengan amatoxin yang terkandung di dalamnya, autumn scalp dapat menyebabkan kerusakan liver hingga kematian. Jamur berbahaya ini berukuran 1,7—4 cm dan tumbuh di kawasan Eropa, Amerika Utara, Australia, dan Jepang.

Baca Juga:  Apa Tanaman dan Sayuran yang Disukai Ayam?

2. Cortinarius rubellus

jenis jamur yang menghasilkan racun, macam macam jenis jamur racun, jenis jenis jamur racun, jenis jamur yang beracun, jamur racun

via : idntimes.com

Berwarna cokelat, dengan bentuk seperti payung, deadly webcap tampak seperti jamur pada umumnya. Tapi, jamur dengan nama latin Cortinarius rubellus ini mengandung racun yang dapat menyebabkan kerusakan fatal pada ginjal. Karena itu, kamu harus waspada kala menjumpai jamur ini pada area yang memiliki kelembaban tinggi di dataran tinggi kawasan Eropa dan Amerika Utara.

3. Amanita phalloides

jenis jamur beracun beserta ciri cirinya, jenis jamur beracun dan nama ilmiahnya, jenis jamur yang menghasilkan racun, macam macam jenis jamur racun, jenis jenis jamur racun

via : econews.am

Berbentuk seperti payung, Amanita phalloides lebih populer dengan sebutan “the death cap”. Jamur ini tumbuh di Eropa, serta beberapa wilayah Afrika Tengah dan Asia Tengah. Tergolong jamur paling berbahaya di dunia, racun jamur death cap bahkan dapat berakibat fatal meski hanya dalam takaran 30 gram.

Baca Juga:  Pohon untuk Taman Kecil? 10 Rekomendasi untuk Anda

4. Conocybe filaris

jamur beracun adalah, jamur beracun atau tidak, jamur yang menghasilkan racun antara lain, jamur yang menyebabkan racun aflatoksin, jamur yang dapat menghasilkan racun adalah, jamur beracun

via : mushroomobserver.org

Dengan warna kuning kecokelatan, tinggi sekitar 3 cm, dan bentuk payung, Conocybe filaris dapat mengecoh mata, karena mirip dengan jamur yang biasa kita konsumsi. Padahal spesies jamur ini mengandung mikotoksin yang dapat menyebabkan kerusakan liver yang parah, hingga kematian. Jamur mematikan ini tumbuh subur dia area pesisir Pasifik Amerika Utara, Eropa, hingga Asia.

5. Omphalotus olearius

racun jamur kuping, jamur yang bersifat racun, jamur cantik beracun, jamur beracun dan ciri cirinya, jamur beracun dan nama latinnya, jamur beracun dan berbahaya, jamur beracun ditunjukan oleh gambar

via : kitchendecor.club

Selaras dengan julukannya, warna oranye jamur Jack o’Lantern alias Omphalotus olearius, persis dengan labu yang tak pernah apkir ketika Halloween. Meski tampak menarik, racun Illudin S dalam jamur ini dapat menimbulkan diare, muntah, dan kram. Maka, lebih baik menjauh jika kamu menemukan jamur ini di kawasan hutan Eropa, Amerika Serikat, atau Afrika Selatan.

6. Podostroma cornu-damae

jamur beracun dan nama latinnya, jamur beracun dan berbahaya, jamur beracun ditunjukan oleh gambar, jamur beracun di hutan, jamur beracun dimakan, jenis jamur racun, jamur liar beracun

kaskus.co.id

Kamu dapat menjumpai podostroma cornu-damae tumbuh pada berbagai area di Jepang. Tidak sulit untuk mengenalinya, karena jamur beracun ini memiliki bentuk unik menyerupai terumbu karang, dengan warna merah cabe yang mencolok. Tercatat, podostroma cornu-damae telah menjadi penyebab pada beberapa kasus kematian dan keracunan yang fatal di Jepang.

Baca Juga:  16 Jenis Tanaman Aquascape yang Mudah Perawatannya

7. Lepiota brunneoincarnata

jamur racun mematikan, jamur menghasilkan racun aflatoksin, jamur mengandung racun, jamur beracun mematikan, jamur merang beracun, jamur yang menghasilkan racun mematikan, jamur yg mengandung racun

via : alchetron.com

Mendapat julukan “deadly dapperling”, jamur bernama ilmiah Lepiota brunneoincarnata ini berwarna putih kecoklatan dan berukuran sekitar 2,7—4 cm. Racun alpha amanitin pada jamur ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan liver. Tumbuh di iklim sedang wilayah Eropa, Asia Tengah, dan Tiongkok, kamu perlu hati-hati karena jamur ini umumnya tumbuh di padang rumput, taman, hingga pekarangan.

8. Clitocybe dealbata

jamur putih beracun, jamur paling beracun di dunia, jamur paling beracun di indonesia, jamur tanah beracun, jamur beracun warna putih, jamur beracun wikipedia, jamur yang beracun, jamur yang beracun dan mematikan, jamur yang beracun ditunjukkan oleh nomor, jamur yang beracun bagi manusia

via : first-nature.com

Tidak sulit untuk menemukan Clitocybe dealbata di Eropa dan Amerika Utara, terutama di kawasan padang rumput. Berbentuk seperti corong berwarna putih, jamur beracun ini dapat tumbuh sekitar 2—4 cm. Clitocybe dealbata mengandung muscarine yang dapat mengganggu fungsi saluran cerna dan menyebabkan keringat berlebih.

Karena itu, daripada kamu berburu jamur di alam dan berpotensi mengambil jamur beracun, lebih baik beli di supermarket yang sudah jelas aman dan bisa dikonsumsi, ya.

error: