7 Jenis Alga yang Mendominasi Perairan Dunia - Ekor9.com

7 Jenis Alga yang Mendominasi Perairan Dunia

ekor9.com. Alga bukanlah entitas asing bagi kamu yang hidup di sekitar perairan. Di sungai, danau, kolam, laut (seperti rumput laut), hingga selokan, kamu dapat menjumpai aneka jenis alga tumbuh subur dan menginvasi badan air. Meski sering kali diabaikan atau justru dianggap parasit, eksistensi alga begitu masif dan agresif.

Tapi, tenang saja, mereka bukan ancaman yang perlu kita takuti. Alga hanya sejenis protista dengan karakteristik seperti tumbuhan, yang hidup di lingkungan perairan. Organisme eukariotik ini memiliki kloroplas dan dapat melakukan fotosintesis. Namun, sebagian dari mereka juga memiliki flagela dan sentriol, serta mampu mengonsumsi zat organik di sekitarnya.

Sebagai produsen, alga menempati posisi paling dasar pada segitiga rantai makanan di ekosistem perairan. Alga merupakan sumber makanan bagi organisme laut kecil, seperti udang dan krill, sehingga menjadi nutrisi mendasar bagi hewan laut lainnya.

Tidak seperti angiospermae atau tanaman pada umumnya, alga begitu sederhana, karena tidak memiliki jaringan pembuluh, akar, batang, daun, maupun bunga. Kesederhanaan ini yang lantas membuat alga mampu bertumbuh dan berkembang begitu pesat, serta dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan.

Baca Juga:  Daftar Lengkap Hewan Insektivora Beserta Gambar dan Nama Latinnya

Tertarik mengenal alga lebih jauh? Yuk, kenali tujuh kategori utama alga berdasarkan pada ukuran, fungsi, dan warna dan pigmennya:

1. Euglenophyta

jenis alga dengan pigmennya, jenis alga dengan pigmennya yang tepat, jenis alga dan pigmennya, jenis alga hijau, jenis alga apa saja, jenis alga berdasarkan pigmennya, jenis alga berdasarkan warna, jenis alga beserta ciri, jenis alga dan contohnya

Euglenoid menjadi entitas yang cukup dilematis. Sebagian dari protista air tawar dan air asin ini, bersifat autotrofik, karena mengandung kloroplas dan mampu melakukan fotosintesis. Namun, ada pula yang memiliki karakteristik seperti hewan, dan bersifat heterotrofik. Mereka mengonsumsi zat organik dari lingkungan dan organisme bersel tunggal lainnya. Atas dasar itu, beberapa ilmuwan berpendapat bahwa Euglenoid tidak dapat diklasifikasikan sebagai ganggang dan masuk dalam filum Euglenozoa.

2. Chrysophyta

jenis alga dan contohnya, jenis alga dan gambarnya, jenis alga di indonesia, gambar jenis alga, gambar jenis alga hijau, jenis alga yang hidup di, jenis alga ini, jenis jenis alga, jenis-jenis alga dan pigmennya

Terdapat sekitar 100.000 spesies alga emas-cokelat dan diatom, yang mendominasi jenis alga pada lingkungan air tawar dan air asin. Sebagian besar chrysophyta, berupa diatom yang terdiri dari aneka jenis plankton di lautan. Meski masih kalah jumlah, alga emas-cokelat menjadi rival bagi produktivitas diatom dalam ekosistem laut. Alga emas-cokelat ini juga dikenal sebagai nanoplankton, dengan diameter sel hanya sekitar 50 mikrometer.

Baca Juga:  Coral Reefs atau Terumbu Karang adalah?

3. Pyrrophyta (alga api)

jenis alga dengan pigmennya yang tepat, jenis alga dan pigmennya, jenis alga merah, jenis alga dan gambarnya, jenis alga yang hidup di, jenis jenis alga, jenis jenis alga merah

Kerap disebut dinoflagellata, karena bergerak menggunakan flagela. Meski tampak menarik, alga api menghasilkan neurotoksin yang dapat menyebabkan disfungsi otot pada manusia dan organisme lain. Dinoflagellata juga menjadi pelaku utama pada fenomena gelombang merah, ketika samudera tampak memerah karena eksistensinya yang melimpah. Beberapa spesies juga tergolong bioluminescent, sehingga dapat membuat  lautan tampak menyala di malam hari.

4. Chlorophyta (alga hijau)

jenis alga hijau, gambar jenis alga hijau, ada berapa macam jenis alga hijau sebutkan dan berilah contohnya, jenis jenis alga hijau, 10 jenis alga, 3 jenis alga, 4 jenis alga, 5 jenis alga, 8 jenis alga

Sebagian besar spesies alga hijau dapat kita temukan di lingkungan air tawar, dan hanya beberapa spesies yang hidup pada ekosistem laut. Alga hijau memiliki kloroplas dan dapat melakukan fotosintesis, sehingga bersifat autotrofik. Ganggang hijau juga memiliki flagela dan dinding sel yang terbentuk oleh selulosa.

5. Rhodophyta (alga merah)

jenis alga merah, jenis alga merah untuk industri makanan, jenis jenis alga merah, jenis alga merah yang bermanfaat bagi industri makanan adalah, jenis alga merah yang bermanfaat bagi industri makanan, jenis alga merah yg bermanfaat bagi industri makanan, jenis alga merah yg bermanfaat bagi industri makanan adalah, jenis alga merah dalam makanan, jenis alga rhodophyta

Umumnya, alga merah hidup di wilayah laut tropis. Tidak seperti alga lainnya, alga merah tidak memiliki flagela dan sentriol. Karakteristik alga merah, sebagian besar multiseluler, dengan inti sel eukariotik. Mereka bersifat autotrof, karena dapat melakukan fotosintesis. Dari segi ukuran, alga merah tergolong makroskopis, dan dapat tumbuh hingga mencapai 1 meter. Salah satu jenis atau spesies dari Rhodophyta yang bernama latin Gelidium corneum adalah alga yang dijadikan agar-agar.

Baca Juga:  5 Jenis Badak yang Belum Punah, Masih Ada di Dunia

6. Phaeophyta (alga cokelat)

jenis alga coklat, jenis jenis alga coklat pdf, sebutkan jenis-jenis alga coklat yang bermanfaat, jenis jenis alga coklat, jenis alga rhodophyta, semua jenis alga dikelompokkan ke dalam eukariotik karena, jenis tumbuhan alga, jenis tanaman alga, gambar jenis tumbuhan alga

Lebih dari sekadar makroskopis, spesies alga terbesar yang mencapai puluhan meter, termasuk dalam filum Paeophyta. Bentuk mereka bervariasi. Ada yang berupa lembaran, ada pula yang mirip tumbuhan, lengkap dengan bagian yang menyerupai daun, batang, dan akar. Mereka hidup dalam koloni dan bersifat autotrofik.

7. Xanthophyta (alga kuning-hijau)

jenis alga hijau kuning, gambar jenis alga hijau, jenis jenis alga hijau kuning, jenis tumbuhan alga hijau kuning, jenis tanaman alga

Jenis alga hijau-kuning – via : krcrtv.com

Tidak begitu produktif, Xantophyta cukup langka dan hanya terdiri dari 450—650 spesies. Alga kuning-hijau tergolong organisme uniseluler dengan dinding sel yang tersusun atas selulosa dan silika, dengan satu atau dua flagela untuk bergerak. Selain hidup di air tawar, alga kuning-hijau juga dapat dijumpai di laut dan lahan basah.

error: