Cara Merawat Ikan Hias Diamond tetra

ekor9.com. Ikan bernama ilmiah Moenkhausia pittieri ini disebut sebagai diamond tetra, karena sisiknya tampak seperti berlian, apalagi warnanya opalesque. Ada kilau indah yang membuatnya terkesan mewah. Hanya saja, anda tak serta-merta mendapatkan penampilan terbaiknya ketika ikan ini lahir. Perlu waktu dan proses. Anda harus sabar.

Habitat asli ikan diamond tetra

diamond tetra, ikan diamond tetra, hardiness head natural habitat ikan jerry tech lifespan large male female (moenkhausia pittieri) mating name water parameters pak red size sheet temperature tail bar ca t tetraploid annual ryegrass angelfish betta

Ikan ini berasal dari Venezuela, Aragua, Danau Valencia, dan sungai Guacara. Namun kualitas air di sana mulai memburuk, karena terkontaminasi oleh campur-tangan manusia, aneka aktivitas, produksi industri, serta kegiatan pertanian.

Proses eutrofikasi alias penurunan kualitas air pun terus berlangsung, sehingga alga bisa tumbuh lebat. Sementara itu, keragaman spesies di sana mulai berkurang sebanyak 60%. Ikan diamond tetra sendiri menghuni kawasan danau yang penuh dengan tanaman tebal. Ada juga yang tinggal di anak sungai yang alirannya lambat.

Deskripsi ikan diamond tetra

Tubuh ikan ini berbentuk pipih alias datar. Sisiknya abu-abu keperakan. Ketika memantulkan cahaya itulah, ikan ini tampak seperti berlian. Sirip dadanya sendiri tidak berwarna atau transparan. Sedangkan sirip lainnya menjadi paduan antara ungu dan biru. Ikan diamond tetra di alam liar bisa tumbuh mencapai 6 cm, sedangkan yang versi akuarium ada di kisaran 4,5-5,0 cm. Harapan hidupnya diprediksi mencapai 5 tahunan.

Ukuran ikan betina lebih kecil. Warnanya lebih kusam. Sisik ‘berliannya’ lebih sedikit. Siripnya juga lebih pendek. Berbanding terbalik dengan sang jantan.

Seluruh sisik pada tubuh ikan diamond tetra tampak berkilauan. Namun penampilan itu hanya terjadi ketika ikan sudah memasuki masa reproduktif. Anak-anak ikan masih berwarna pucat dan kurang menarik.

Kesulitan memelihara ikan diamond tetra

Anda tak akan kesulitan memelihara ikan ini, apalagi kalau suah berpengalaman sebelumnya. Karena sudah populer, ikan ini dibudidaya besar-besar. Mereka sudah tersebar dan bisa beradaptasi dengan aneka kondisi. Namun anda tetap mesti memerhatikan parameter air yang ideal untuk ikan ini.

Baca Juga:  Akuarium Kecil, Kelebihan dan Kekurangannya

Merawat dan memelihara ikan diamond tetra dalam akuarium

tentang ikan diamond tetra, diamond tetra fish with discus tank mates tetrahedral aggressive for sale structure breeding school neon and guppies australia

Kapasitas akuarium yang ideal untuk ikan ini yaitu lebih dari 165 liter. Suhunya antara 22 sampai dengan 26 derajat Celcius. Sedangkan pH-nya 6,0-7,5.

Sebagai ikan yang hidup berkelompok, akuarium mereka mesti berukuran cukup besar dengan perimeter tebal, pencahayaan redup, tanaman mengambang, dan substrat dasar akuarium yang gelap. Anda direkomendasikan merawat 6 spesies dalam sebuah komunitas. Mereka akan menciptakan keindahan di tengah cahayanya yang buram.

Ketika komunitasnya terdiri atas 10-15 ekor, perilaku ikan terlihat lebih menarik. Ikan jantan seakan unjuk gigi di depan betina. Mereka memamerkan sisik berlian yang berkilauan serta sirip ekornya yang indah. Baca : Ikan Hias Kecil Cantik Dengan Warna Indah

Di musim kawin, ikan betina akan semakin produktif bertelur. Namun hampir mustahil jika telur tersebut utuh di tengah akuarium komunitas. Untuk itu, anda memerlukan akuarium yang lebih besar, lebih dari 200 liter.

Jika bisa, substrat dasarnya diambil dari pasir sungai. Tambahkan juga beberapa dekorasi. Kemudian, anda juga bisa menempatkan daun-daun kering dari pohon oak atau breek. Semuanya akan menghasilkan penampilan alamiah.

Ikan memerlukan air yang bersih, sedikit asam, dan lembut. Anda pun memerlukan filter yang kuat dan proses pembaruan air yang rutin, sekitar 10-15 persen dari total volume.

Makanan ikan diamond tetra

Di habitat aslinya, ikan ini kerap melahap serangga kecil serta hewan tak bertulang yang hidup atau kebetulan jatuh ke air. Tetapi karena diamond tetra termasuk hewan omnivora, mereka pun cenderung mudah memakan apa pun. Entah yang hidup atau pun pakan beku seperti udang air asin dan cacing darah.

Ikan ini berpotensi merusak tanaman dalam akuarium. Anda pun disarankan untuk menyediakan tanaman akuatik sebagai suplemen sayuran, bukan sekadar hiasan. Misalnya daun bayam atau makanan serpih yang kaya akan komponen tanaman.

Selain itu, anda juga bisa memilih produk pakan khusus. Pastikan produk pilihan anda itu berkualitas dan tidak menimbulkan infeksi. Untuk mengetahuinya, anda bisa mengorek informasi atau mempelajari review dari konsumen lain.

Baca Juga:  Panduan Lengkap Perawatan Ikan Oscar

Teman yang cocok untuk ikan diamond tetra

Jika ingin memiliki akuarium komunitas, ikan ini bisa menjadi pilihan yang baik. Kepribadian mereka kalem dan penampilan mereka menarik. Ikan yang jantannya bisa tumbuh cukup besar.

Pada dasarnya, diamond tetra merupakan teman ideal bagi semua ikan live-bearing. Sebut saja molly, platy, swordtail atau ikan pedang, ikan zebra, dll. Seperti jenis tetra yang lain, mereka lebih nyaman dengan ikan lain dari jenisnya sendiri. Jika menjadi minoritas, bisa jadi mereka justru merasa ketakutan di akuariumnya sendiri.

Ikan ini memang memiliki reputasi sebagai peliharaan nakal, lantaran kerap menggigit sirip ikan lain. Namun anda bisa mensiasatinya dengan menyimpan sejumlah 6-8 spesies dalam tangki komunitas. Sehingga perselisihan apa pun yang terjadi di dalam akuarium tidak akan menyakiti dan mencederai ikan.

jenis ikan tetra diamond, about ethylene diamine acetic acid blue alestes is a biotope babies diamondback black buy care compatibility tetras chasing each other congo cá diseases dying eggs eating plants eye not food uk forum freshwater flame gender

Jenis kelamin ikan diamond tetra

Ikan jantan biasanya memiliki tubuh lebih besar dan warna lebih cerah ketimbang betinanya. Ketika memasuki usia reproduktif, ikan jantan juga memiliki sirip anal, dorsal (punggung), dan perut yang lebih menarik. Ciri lain yang relatif kentara yaitu warna ungu jenuh pada ikan jantan.

Pembiakan ikan diamond tetra

Untuk melancarkan periode pemijahan, anda bisa menyiapkan akuarium berukuran 10-15 liter. Atur suhunya agar ada di angka 26-27 derajat Celcius. Lalu tetapkan pH-nya di kisaran 5,5-6,5. Setelah itu, masukkan beberapa ikan ke dalamnya.

Pisahkan mereka selama 6-8 hari sebelum proses pemijahan. Di masa-masa itu, pastikan anda memenuji kebutuhan makanan bernutrisi tinggi seperti krustasea dan makan hidup lainnya. Siapkan juga jaring-jaring pelindung agar orang tua ikan tidak melahap telur-telurnya sendiri. Kalau tidak, anda juga bisa memanfaatkan tumbuhan dengan dedaunan kecil. Baca : Jenis Tanaman Akuarium Penghasil Oksigen.

Sebaiknya cahaya dalam akuarium tidak begitu terang. Biarkan temaram dan tersebar. Anda juga bisa memanfaatkan cahaya dari jendela.

Sebaiknya anda memindahkan ikan dari akuarium utama ke akuarium khusus pemijahan di malam hari. Jika ikan-ikan sudah siap bertelur, mereka akan langsung melakukannya di pagi hari. Kadang-kadang waktunya kurang tepat, sehingga mesti molor selama 2-3 jam.

Baca Juga:  Lengkap: Cara Merawat Ikan Hias Convict Cichlid

Bahkan ada juga yang sampai mundur 5 hari, lantaran ikan betina terus bersembunyi ketika didekati sang jantan. Tak perlu dipaksakan. Fenomena ini sering terjadi karena telur di dalam perut ikan betina memang belum siap dibuahi. Salah-satu cara mensiasatinya yaitu dengan menambahkan 1-1,5 liter air segar dengan suhu 29-30 derajat Celcius.

Ketika pemijahan berlangsung, ikan jantan memang aktif mengejar-ngejar betina. Prosesnya bisa berlangsung seama 1,5-2 jam. Lama-tidaknya tergantung dari kondisi fisik mereka dan kesiapan ikan betina untuk bertelur. Jika berhasil, ikan bisa menghasilkan 350-400 telur. Namun hanya 40-60% saja yang dibuahi, apalagi ketika pemijahan perdana.

Jika sudah selesai, pisahkan orang tua ikan. Lepaskan juga jaring dan tanamannya pasca anda mengamankan telur. Kalau bisa, tambahkan metilen biru ke dalam air agar jamur dan infeksi bakteri bisa dicegah. Larva transaparannya mulai bermunculan. Mereka akan menempel pada dinding akuarium. Ada juga yang terbaring di dasar akuarium.

Anak-anak ikan sudah mulai berenang ketika mereka berusia 6 hari. Selama 2 hari pertama, anda bisa memberikan infusorian. Setelah itu, tingkatkan pemberian pakan agar pertumbuhannya berlangsung pesat. Sekitar seminggu kemudian, mereka bisa melahap larva krustasea, cacing tubifex cincang, dan pakan mikro buatan. Jika terus dirawat dengan baik, pada usia ke-20 hari, ikan bisa tumbuh sampai 1 cm. Namun gerakan berenang mereka masih belum signifikan. Baca : Ikan Aquascape Tercantik Paling Indah

Sekitar usia 4 minggu, anak-anak ikan akan mulai menampakkan warna dan bentuk tubuh seperti orang tuanya. Di saat seperti itu, mereka bisa beralih ke akuarium pembibitan. Namun jangan lakukan gerakan mendadak. Tingkatkan kesadahan air secara bertahap agar parameter air di akuarium pemijahan dan pembibitan jadi sama dan anak-anak ikan tidak kaget lagi.

Caranya dengan menambahkan 1-2 gelas air dari akuarium pemijahan. Lebih bagus lagi kalau anda menambahkan plankton yang disaring, sehingga anak-anak ikan bisa sekalian makan. Setelah tumbuh sampai usia 6-7 bulanan, mereka sudah memiliki semua ciri tetra diamond. Mereka juga memasuki masa reproduktif dan siap berkembang-biak. #RD

error: