Panduan Lengkap: Cara Merawat Ikan Hias Bloodfin Tetra

ekor9.com. Bagian dari keluarga Characidae ini merupakan ikan kecil yang cukup aktif. Mereka sering menjadi pilihan bagi aquarist pemula, sebab parameter airnya tidak begitu ketat. Sehingga perawatannya juga cenderung mudah.

Dibanding ikan tropis lain, ikan bernama ilmiah Aphyocharax anisitsi ini bisa hidup di suhu yang lebih rendah. Bahkan ada yang menyimpan ikan ini dalam akuarium tanpa pemanas. Namun bloodfin tetra masih tetap bertahan.

bloodfin tetra school tetras for sale breeding size aggressive male vs female temperature care and angelfish goldfish betta guppies discus behavior buy babies biotope bulging eyes bully cost chasing each other color change community tank glass

Habitat asli ikan bloodfin tetra

Di alam liarnya, ikan-ikan ini tersebar di Brazil dan Bolivia, tepatnya di lembah Sungai Parana. Ikan bloodfin tetra lebih suka mendiami anak-anak sungai, vegetasi yang menggantung, sungai-sungai yang mengalir, area yang dipenuhi bayang-bayang pepohonan, dll.

Deskripsi ikan bloodfin tetra

Tubuh ikan ini berwarna kehijauan dengan sentuhan warna ungu. Bagian sisinya tampak warna-warni. Sirip perutnya tidak berpasangan dan warnanya tampak merah jenuh seperti darah. Karena itu, mereka dinamai sebagai ‘bloodfin’.

Panjang tubuhnya paling mentok sampai ukuran 5,0-5,5 cm. Jika merasa tertekan dan ketakutan, warna ini berubah jadi pucat dan warnanya seperti memudar. Harapan hidupnya sendiri sekitar 4-6 tahunan.

Kesulitan merawat ikan bloodfin tetra

Pada dasarnya, ikan ini memiliki temperamen yang tenang dan damai. Sehingga ikan ini selalu menjadi rekomendasi bagi para pemula. Ikan bloodfin kerap berenang di lapisan air tengah dan atas. Namun ketika merasa takut dan terancam, mereka bisa panik sendiri sampai melompat ke luar akuarium. Untuk menenangkan dan membuat perasaan mereka nyaman, anda bisa menempatkan ikan ini dalam akuarium komunitas. Lebih besar kapasitasnya, lebih banyak ikannya, lebih betah juga mereka menempatinya.

Baca Juga:  Panduan Lengkap: Cara Merawat Ikan Hias Sepat Rawa

Memelihara dan merawat ikan dalam akuarium

ikan tetra kaca, bloodfin tetra seriously fish, bloodfin tetra cold water fish, bloodfin tetras angelfish, bloodfin tetra fishbase, lost dying died swimming upside down eggs eat what do look like fish feeding food fry face gone gender guppy 10 gallon habitat hiding hardy high ph ikan jumping lifespan levels can live with bettas are livebearers mating minimum mouth rot max or price planted profile range rathbuni red rathbun's species shaking spawning sick temperament white tips water temp tropical neon conditions shrimp youtube 3

Glass Bloodfin Tropical Tetra via : pinterest.com

Ukuran akuarium idealnya sekitar 40 liter lebih. Suhunya antara 22 sampai dengan 26 derajat Celcius. Sedangkan pH-nya antara 6,0-7,5. Ikan ini bukan tipikal penuntut. Mereka juga cukup tangguh dan panjang umur.

Sebuah akuarium bisa diisi oleh 6-8 spesies ikan. Semakin banyak ikan penghuninya, otomatis kapasitas akuarium juga mesti ditambah. Akuarium tersebut mesti berbentuk memanjang dan bagian atasnya tertutup. Pasalnya, ikan ini lebih senang menempati lapisan air tengah dan atas. Potensi mereka untuk jatuh pasti tinggi, jika akuariumnya terbuka begitu saja.

Substrat dasar yang gelap lebih difavoritkan oleh ikan ini. Anda bisa memiliki kerikil kecil warna gelap. Substrat tersebut juga mampu mengesankan warna ikan yang sangat indah.

Mereka juga suka dengan tanaman lebat di lingkungannya. Selain memberi suasana redup, kadang-kadang mereka suka sembunyi di sana. Namun jangan lupa untuk tetap memberi ruang terbuka agar ikan-ikan ini bisa berenang bebas.

Ikan ini relatif pemalu. Untuk menunjukkan rasa kurang nyaman, pigmentasi tubuhnya akan berubah. Warnanya jadi suram dan pucat.

Makanan ikan Bloodfin tetra

Di habitat aslinya, ikan ini kerap memakan serangga kecil dan cacing. Namun tak perlu khawatir, bloodfin tetra tidak menuntut makanan tertentu. Mereka bisa memakan aneka jenis pakan. Mau yang hidup, produk buatan, atau yang beku.

Baca Juga:  10 Tips Merawat Ikan Hias di Akuarium Kecil

Ikan omnivora ini memang melahap apa pun. Namun anda mesti mengawasi jumlahnya, jangan sampai memberikan. Beri makan beberapa kali dalam sehari. Namun jumlahnya dibatasi saja, sekiranya habis selama 3 kurang dari 3 menit.

Jika ingin lebih praktis, anda bisa membeli pakan secara langsung atau pun via online. Tetapi jangan lupa untuk mempertimbangkan review atau ulasan dari konsumen lain. Anda mesti memerhatikan kualitas dan dampaknya terhadap ikan.

cara merawat bloodfin tetra, ikan bloodfin tetra, ikan tetra kaca

Glass Bloodfin Tetra – via : imgur.com

Teman yang cocok untuk ikan Bloodfin tetra

Ikan kalem ini bisa berbaur atau bisa disatukan dengan kelompok yang terdiri atas 6 spesies. Ketika itu, aktivitas dan perhatian mereka terpusat pada kelompok. Jika jumlah spesiesnya hanya sedikit, efeknya justru kurang baik. Ikan akan memperlihatkan agresi terhadap rekannya sendiri. Korbannya adalah para ikan bersirip panjang yang berenang lambat, misalnya ikan bidadari (angelfish) dan ikan mas (goldfish). Teman yang cocok bagi mereka yaitu ikan zebra dan tiger barb (ikan Sumatera).

Jenis kelamin ikan Bloodfin tetra

Hampir tidak ada dimorfisme seksual pada ikan ini. Anda baru sadar jenis kelamin mereka ketika memindahkan ikan ke akuarium lainnya menggunakan jaring. Ikan yang terjebak biasanya berjenis kelamin jantan, sebab ada tonjolan di bagian sirip duburnya. Agar tidak tersakiti, anda bisa menggunakan wadah plastik saja.

Pembiakan ikan Bloodfin tetra

Pada usia 6 bulan, ikan ini sudah memasuka masa reproduktif. Cirinya, mereka akan melakukan the mating games alias permainan kawin yang biasa dilakukan pada pagi hari. Hampir setiap pagi juga, para ikan-ikan muda mengeluarkan telur-telurnya. Ikan jantan akan lebih sering mengejar-ngejar betinanya, sementara sang betina akan memilih bersembunyi di antara tetumbuhan.

Baca Juga:  Cara Merawat Ikan Hias Buntal Tutul Hijau di Akuarium

Proses pemijahan ikan ini tidak begitu sulit. Anda bisa menyiapkan tangki seukuran 20 liter dan menaruh beberapa ikan. Jika ikan betina memperlihatkan perutnya yang bundar dan gemuk, itu tandanya mereka siap bertelur. Suhunya sendiri diatur sampai 25 derajat Celcius, dan keasamannya 7,2. Jika parameter tersebut masih belum cocok, anda bisa mengubah suhunya menjadi 28 derajat Celcius.

Selain itu, anda bisa menaruh lumut di bagian dasar tangki. Lalu, lengkapi dengan batu-batu kecil. Cahayanya sendiri jangan sampai terlalu intensif.

Ikan betina akan menghasilkan sekitar 300-500 telur tak berwarna. Jika pemijahan selesai, segera keluarkan orang tua ikan. Sebab, mereka sering tergoda untuk melahap telur-telurnya sendiri.

Tahap telur ini berlangsung selama 24-36 jam. Selama ini pula, anda mesti getol mengendalikan parameter air. Jika lengah, telur-telur ikan bisa rusak dan tidak mampu tumbuh. Cirinya, telur jadi berwarna putih dan tampak retak. Telur-telur cacat tersebut harus segera dibuang.

Sekitar 5 hari kemudian, anak-anak ikan mulai bermunculan dan langsung mencapai permukaan ikan. Selama 5-7 hari pertama, anda bisa memberinya infusorian, lalu ditambah dengan udang air asin. Jika kondisi akuarium dan pakan anak ikan terus terjaga, mereka pun bisa tumbuh cepat. Di usia 1,5 bulan saja, mereka bisa berukuran 10 mm. Demikian, Panduan Lengkap Cara Merawat Ikan Hias Bloodfin Tetra. #RD

error: