Cara Merawat Ikan Hias Ember tetra

ekor9.com. Ember tetra alias ikan hias amandae (Hyphessobrycon amandae) ini menjadi salah-satu tetra paling mungil. Mereka begitu populer di kalangan pencinta ikan hias atau akuarium, khususnya nano akuarium. Selain ukurannya menggemaskan, temperamennya baik. Perawatannya juga sederhana.

Habitat asli ikan ember tetra

ember tetra egg size biotope shrimp in 10 gallon schooling aggressive australia breed betta breeding behavior black spot bakımı bioload care color cherry cost cá current canada guide diet dying dropsy dead with discus dwarf do school eat ebay eating laying eggs not what look like feeding for sale food fiyat fry fin nipping uk fish group guppy

Ikan ini menghuni kawasan Brasil, tepatnya di anak sungai Rio das Mortes dan lembah sungai Araguaia. Pada 1986, penyuka akuarium asal Jerman bernama Heiko Bleher, menemukan ikan ini untuk pertama kalinya. Setahun kemudian, dia mendeskripsikan ikan ini. Bahkan dia juga yang menamainya. Nama ikan tersebut berasal dari ibunya yang seorang peneliti, bernama Amanda Bleher.

Ikan ini ditemukan dalam perairan sungai hutan dan anak sungai dengan aliran lamban. Di sekitarnya dipenuhi dengan tanaman air dan pepohonan yang lebat. Sehingga akses matahari jadi terbatas dan pencahayaannya tak begitu terang. Baca : Ikan Hias yang Cepat Berkembang biak

Di dasarnya juga terdapat ranting, dahan, atau dedaunan jatuh. Untuk itu, air di lingkungannya kerap berwarna cokelat kekuningan.

Deskripsi ikan ember tetra

Tubuh ikan ini tidak jauh dari tetra pada umumnya. Hanya saja, ukuran ember tetra hanya 2 cm. Harapan hidupnya juga terbilang singkat dibanding tetra lain, yakni sekitar 2-3 tahun. Matanya oranye dan pupilnya hitam. Tubuhnya juga oranye, atau kadang-kadang tampak oranye merah.

Baca Juga:  10 Ikan Terbesar di Dunia yang Masih Hidup

Memelihara ikan ember tetra dalam akuarium

Ember tetra sering mendapat sebutan sebagai tetra merah kerdil. Akuariumnya saja cukup berkapasitas 20 liter. Temperaturnya antara 23-29 derajat Celcius. Sedangkan ukuran pH-nya 6,5-7,5. Jika ember tetra liar sudah biasa hidup dalam air asam nan lembut, maka ikan akuarium ini bisa beradaptasi dengan aneka parameter air.

Dekorasi akuarium bukan persoalan krusial. Namun anda bisa menambahkan substrat pasir berwarna gelap, agar warna ember tetra tampak lebih menarik. Demikian juga dengan tanaman terapung, yang akan menciptakan kilau dan aura menyala dari tubuh ikan. Selain itu, tanaman terapung juga akan membuat ikan merasa nyaman terlindungi. Baca : Ikan Hias Asli Indonesia

Hati-hati agar penyaringan ikan tidak terlalu kuat. Sebab di habitat aslinya saja, ikan ini diam di perairan lambat. Mereka juga tidak suka melawan arus yang cepat.

Makanan ikan ember tetra

Meski termasuk omnivora dan melahap aneka makanan, namun anda mesti ingat kalau ukuran ikan ini sangat mungil. Karena itu, mereka lebih suka makanan berbutir yang ukurannya kecil dan mudah makan. Di alam liarnya sendiri, ikan ini senang memakan zooplankton dan serangga kecil. Sedangkan ember tetra dalam akuarium cukup dengan produk pangan khusus yang ukurannya tidak raksasa.

Baca Juga:  Redtail Catfish "Lele Berwarna Unik" dari Amazon

Anda bisa mencari informasi mengenai produk makanan ember tetra, baik langsung atau pun via toko online. Pastikan anda memilih pakan yang berkualitas dan tidak meninggalkan efek buruk. Agar lebih meyakinkan, anda juga bisa mempertimbangkan berbagai review atau ulasan dari konsumen lain.

Teman yang cocok untuk ikan ember tetra

5 red gills 3 20 hyphessobrycon amandae habitat hardy hiding harga natural ich info images iwagumi hard water ikan price india jumping jual kopen ve karides lifespan liveaquaria length livebearers livebearer life minimum tank max mating near me nano nz or harlequin rasbora origin male female buy online orange of pictures tetras petsmart ph petco pregnant pale pret range reproduction review riba and rummy nose seriously spawning swollen belly temperature territorial temp tds video neon vs angelfish wiki flow yemi 40 6

Sebagai ikan yang kalem dan cinta damai, ember tetra tidak suka berkompetisi keras dengan ikan lain, termasuk dengan udang ceri sekali pun. Ukurannya yang mungil juga tidak menunjukkan rasa tega untuk menyakiti hewan lain, bahkan termasuk anak udang. Mereka pun bisa ditempatkan bersama neon tetra, pygmy corydoras, gurami madu, celestial pearl danio/ galaxy rasbora, dan oto.

Sebagai ikan yang hidup berkelompok, mereka bisa berbaur bersama 8-10 spesies. Ember tetra akan terus berenang bersama kawanannya, khususnya di bagian bawah akuarium, sebab mereka merasa lebih aman dan nyaman. Mereka juga akan merasa lebih percaya diri dan menunjukkan kebiasaan aslinya. Hampir tidak mungkin bagi anda untuk memecah-belah kawanan ikan ini. Baca : Ikan yang Suka Bergerombol

Jika merasa betah dengan rekam-rekan seakuariumnya, ember tetra akan menunjukkan diri sebagai ikan yang riang dan aktif berenang di seluruh volume air. Tetapi jika kelompoknya hanya terdiri atas sesama ember tetra, ia justru akan menghabiskan sebagian besar waktunya di satu spot.

Baca Juga:  Panduan Lengkap Cara Merawat Ikan Pacu

Jenis kelamin ikan ember tetra

Warna ikan ember tetra jantan dan betina sama saja. Namun ikan betina dewasa tampak memiliki perut yang lebih gemuk dan bulat. Mereka juga bisa dilihat dari kandung kemihnya. Ya, tubuhnya memang transparan, sehingga anda bisa melihatnya dengan cukup jelas. Sementara kantung udara milik ikan jantan tampak runcing dan bentuknya aneh. Ukurannya juga lebih kecil dari ikan betina.

Pembiakan ikan ember tetra

Proses pemijahan ikan ini mirip dengan spesies Hyphessobrycon yang lain. Anda mesti mempersiapkan akuarium khusus yang terpisah. Ukurannya cukup 30x20x20 cm. Biarkan cahayanya redup dan tambahkan dedaunan tipis, luut jawa, atau substrat lain khusus untuk pemijahan. Suhu mesti agak naik, antara 27-29 derajat Celcius. Sementara pH-nya 5-7.

Gambut juga bisa digunakan untuk penyaringan air, demikian juga dengan penggunaan air osmotik. Lebih bagus lagi kalau anda menggunakan filter airlifting. Pemijahan ikan bisa berlangsung dalam kelompok atau pun pasangan. Pastikan anda memilih ikan jantan yang berwarna paling terang, dan ikan betinanya mesti yang paling gemuk.

Jika lancar, ikan akan langsung bertelur keesokan harinya. Jika pemijahan sudah selesai, segera keluarkan orang tua ikan dari akuarium tersebut. Sebab, mereka bisa memakan telurnya kapan saja. Setelah aman, sekitar 24-36 jam kemudian, telur akan langsung menetas. Lalu pada hari ke-3 atau ke-4, anak-anak ikan akan tampak berenang. #RD

error: