5 Hewan yang Darahnya Tidak Berwarna Merah

ekor9.com. Darah erat kaitannya dengan warna merah. Kalau selain itu, kesannya pasti aneh. Namun faktanya, darah hewan-hewan tertentu justru berbeda.

Pada darah manusia, anda mengenal tiga jenis sel. Ada leukosit (sel darah putih) yang bertugas melawan bakteri, trombosit yang bertugas mengendalikan kemungkinan darah beku, serta erirosit (sel darah merah) yang menyebarkan oksigen.  Lalu ada juga hemoglobin, bahan utama dari eritrosit yang memberi penampilan warna merah.

Meski demikian, seleksi alam sudah merekayasa makhluk hidup sedemikian rupa. Sehingga beberapa darah hewan justru tak tampak merah.

1. Gurita

hewan yang darahnya mengandung hemosianin, hewan yang darahnya mengandung hemosianin adalah, hewan yang darahnya tidak mengandung hemoglobin, hewan yg darahnya mengandung hemosianin

Invertebarata ini berdarah biru, sebab komposisi darahnya itu hemosianin, semacam protein yang mengandung tembaga. Sementara mayoritas hewan vertebrata menggunakan hemoglobin, yang mengandung zat besi.

Baca Juga:  15 Hewan yang Paling Panjang Umurnya, Ada yang Abadi!

Meski beda nama dan kandungan, namun keduanya bisa mengikat dan menyebarkan oksigen. Hanya saja, ketika darah tersebut teroksigenasi, maka tembaga mengubahnya jadi biru. Gurita sendiri menggunakan protein bermuatan tembaga agar mampu bertahan hidup di habitat yang dingin, dalam, dan anoksik (keadaan tanpa oksigen).

2. Skinks berdarah Hijau dari Pulau Papua

hewan melata berdarah hijau menyala

Hewan asli Pulau Papua Indonesia ini memiliki darah hijau limau. Warna tersebut didapat dari konsentrasi tinggi biliverdin, semacam senyawa pigmen empedu. Variasi hijau juga terlihat pada lidah, tulang, dan otot mereka. New Guinea sendiri menjadi rumah yang ideal bagi mereka.

Sebenarnya reptil pun memiliki sel darah merah berikut hemoglobinnya. Namun sel tersebut bisa rusak, sehingga biliverdin pun tercipta.  Namun sistem peredaran darah tetap menyaring zat ini. Sebab kebanyakan biliverdin juga bisa membahayakan DNA, sel, dan neuron. Bahkan, level biliverdin dalam pembuluh darah mereka bisa membunuh manusia.

Baca Juga:  11 Gambar, Foto Kucing Lucu Pakai Baju Kostum ini Bakal Bikin Kamu Gemas Maksimal!

2. Ikan es buaya/ Crocodile Icefish/ Channichthyidae

hewan serta sistem peredaran darahnya

Namanya diambil dari moncongnya yang panjang dan bergigi. Ikan tembus pandang ini tersebar di perairan Antartika. Tak heran kalau habitatnya sangat dingin.

Mereka sama-sekali tidak memiliki hemoglobin atau sel darah merah.  Untuk menyerap dan mengedarkan oksigen tubuh, mereka menggunakan lautan itu sendiri. Faktanya, air dingin alami ternyata memiliki kandungan oksigen lebih banyak. Sementara darahnya tampak tidak berwarna.

4. Belangkas/ Kepiting Tapal Kuda/ Horseshoe crab

hewan yang darahnya mengandung hemosianin adalah tidak mengalir berfungsi mengangkut oksigen menyala hemoglobin yg berwarna merah peredaran tertutup serta ganda hitam berikut terbuka sistem dan organ tunggal

Invertebrata laut ini bukanlah kepiting sejati. Ia justru mirip dengan laba-laba, dan memiliki darah biru yang berisi hemosianin. Jika manusia menggunakan leukosit untuk melawan penyakit, maka makhluk yang satu ini menggunakan amoebocytes untuk menangkal mikroorganisme jahat.

Baca Juga:  10 Spesies Katak Cantik Ini Ternyata Beracun dan Mematikan!

Siapa sangka, darah kepiting tapal kuda ini membawa berkah bagi dunia medis. Bahkan beberapa laboratorium sengaja membudidayakan kepiting dan mengekstrak sampel darahnya.

5. Brachiopod/ Brakiopoda

hewan darahnya bukan merah, peredaran sistem serta hewan tertutup yang tunggal dan organ adalah terbuka yg mengalir tidak hemosianin mengandung berikut hitam ganda merah berwarna hemoglobin menyala oksigen mengangkut berfungsi

Hewan yang menyerupai kerang ini hidup di samudera dengan dua cangkang atas-bawah. Karena kulitnya yang keras, brakiopoda sering diasumsikan sebagai hewan prasejarah yang masih bertahan.

Berbeda dengan hewan-hewan lain, brakiopoda tidak bergantung pada hemoglobin dan hemosianin ketika hendak membawa oksigen dalam darah.

Mereka mengandalkan hemerythrin, membuat darah yang teroksigenasi jadi berwarna kuning pucat atau seperti bening. Namun ketika darah mulai terisi oksigen, warnanya berubah dari ungu ke nuansa merah muda.

Nah, mana yang paling unik? Demikian, 5 Hewan yang Darahnya Tidak Merah. #RD

error: