Hewan Pengerat! Karakteristik, Bahaya, dan Cara Mengatasinya - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan

Hewan Pengerat! Karakteristik, Bahaya, dan Cara Mengatasinya

ekor9.com. Terdapat lebih dari 2200 spesies hewan pengerat berkeliaran di segala penjuru bumi. Habitat mereka beragam, mulai dari tundra bersalju hingga padang gurun. Mulai dari Amerika Selatan, hingga kota besar di Asia Tenggara. Dan, ukuran mereka pun bervariasi, mulai dari capybara besar dengan bobot 66 kg sampai Baluchistan pygmy jerboa yang imut-imut dengan berat kurang dari 4 gram.

Singkat kata, kita bisa menemukan spesies mereka di mana-mana, kecuali Antartika. Sejumlah 200 spesies menghuni Amerika Utara, 70 spesies di Malaysia dan India, dan 10 spesies endemik hidup di dataran Inggris. Bahkan, beberapa spesies hewan pengerat hidup begitu dekat dan membangun simbiosis dengan manusia di Indonesia, antara lain: tikus got, tikus rumah, tikus tanah, tupai, marmut, hamster, berang-berang, landak, dan sebagainya.

hewan pengerat adalah, hewan pengerat apa saja, hewan pengerat contoh, hewan pengerat itu apa, hewan pengerat apa, hewan pengerat apa ya, hewan pengerat apa sih, nama hewan pengerat adalah, contoh hewan pengerat adalah, hewan pengerat itu artinya apa

Karakteristik hewan pengerat

Secara umum, ciri khas utama hewan pengerat terletak pada gigi seri bagian depan yang memanjang. Gigi seri yang tajam ini memiliki fungsi yang beragam, mulai dari untuk makan hingga membangun sarang.  Mayoritas, mereka tergolong herbivora, namun ada pula yang omnivora karena juga memakan serangga, dan hanya sebagian kecil yang termasuk karnivora.

Baca Juga:  7 Cara Tikus Masuk Rumah dan Beberapa Cara Mencegahnya

Sementara karakteristik fisik lain, bergantung pada lingkungan hidup mereka, yaitu: di area pepohonan, di dalam tanah, atau di sekitar perairan. Ketiga habitat hewan pengerat ini berpengaruh pada cara hidup yang berbeda, mulai dari gaya berjalan, berlari, memanjat, berenang, atau bergelantungan.

Persamaannya, seluruh hewan pengerat cenderung komunal. Mereka hidup dalam kelompok kecil hingga besar, dengan tingkat reproduksi yang tinggi. Karena itu, kamu perlu berhati-hati terhadap invasi mereka.

Manfaat hewan pengerat

Setiap entitas punya peran dalam sistem alam semesta. Tak terkecuali, hewan pengerat. Sepanjang sejarah, mereka memberikan beragam manfaat. Bulu mereka diambil untuk menjadi sebuah produk, atau yang paling marak, sebagai  makanan, peliharaan, hingga hewan percobaan.

Baca : Hewan Pengerat Terbesar di Dunia

Bahaya hewan pengerat

Di antara spesies hewan pengerat yang lekat dengan kehidupan manusia, ada yang dianggap sebagai hama, seperti tikus, tupai, hingga marmut. Meski berwajah imut, tindakan mereka yang agresif dalam mencari makan, selalu ingin tahu, dan gemar menggali, kerap menimbulkan gangguan, antara lain:

  • Memakan, menghambur, merusak, hingga mengkontaminasi stok makanan.
  • Membuat galian dan menggigiti material, hingga merusak struktur bangunan, jembatan, saluran air, hingga kabel listrik.
  • Merusak dan mengkontaminasi berbagai perangkat rumah, pakaian, atau tempat penyimpanan.
  • Membawa penyakit melalui berbagai cara dan media, mulai dari gigitan hingga paparan kotoran.
Baca Juga:  15 Cara Tradisional Paling Ampuh Mengusir Tikus Bandel dari Rumah, Dijamin Kapok!

Terkait dengan poin terakhir, selain luka gigitan, penyebab penyakit yang dibawa oleh hewan pengerat bisa sangat beragam, yaitu:

  • Bakteri, berupa salmonella, leptospirosis, penyakit lyme, tipus, demam bintik Rocky Mountain, tularemia, bartonellosis, dan pes.
  • Virus, dalam wujud hantavirus, tick-borne encephalitis, California encephalitis virus, Colorado tick fever, rabies, cowpox, dan arenavirus.
  • Protozoa, yaitu toxoplasmosis, babesiosis, Leishmaniasis, dan cryptosporidiosis.
  • Cacing, dari jenis rat tapeworm, echinococcosis, capillariasis, trichinellosis, dan toxocariasis.

Hewan pengerat sebagai hama

Ada tiga jenis hewan pengerat yang paling populer menjadi hama di seluruh penjuru dunia, yaitu tikus rumah, tikus cokelat, dan tikus hitam. Mereka sangat tangguh dan mudah beradaptasi. Berkeliaran di lingkungan yang berbeda, mereka menunjukkan karakter, sikap, dan ciri khas fisik masing-masing.

jenis tikus rumah, jenis tikus kecil, jenis tikus di indonesia, jenis makanan tikus adalah, tikus jenis hewan apa, aneka jenis tikus, jenis tikus berbahaya, jenis tikus beracun, jenis tikus beserta gambar, jenis binatang tikus

Jenis Tikus yang sering ditemui

  • Tikus rumah (Mus musculus), dapat tumbuh sekitar 3 – 10 cm, memiliki kepala dan kaki yang relatif kecil, hidup di tanah atau terowongan, dan umumnya memakan sereal dan biji-bijian.
  • Tikus cokelat atau Tikus Got (Rattus norvegicus), berukuran relatif besar, hidung membulat, bertubuh kokoh, memiliki telinga kecil berambut, dan berekor pendek dengan gradasi warna terang di bagian bawah. Mereka dapat diatasi menggunakan perangkap, namun membutuhkan bantuan profesional untuk mengatasi invasi di dalam saluran air.
  • Tikus hitam (Rattus rattus), bertubuh kecil dan ramping. Mereka memiliki hidung meruncing, bertelinga besar, dan berekor panjang. Biasa hidup di pepohonan, mereka amat tangguh dan jago memanjat. Mereka menyukai buah-buahan dan makanan basah, dan sering masuk ke rumah, oleh karena itu di beberapa daerah disebut juga sebagai tikus rumah. Namun, cukup sulit menangkapnya, karena mereka berkeliaran dengan rute yang berbeda-beda.
Baca Juga:  Makanan Burung Hantu Serak Jawa dari Tikus hingga Kelinci

Tanda-tanda kehadiran hewan pengerat

Tidak sulit untuk mengetahui kehadiran hewan pengerat dalam sebuah gedung atau rumah, karena mereka terbiasa meninggalkan jejak, berupa: benda jatuh, jejak kaki, bekas cakar, sisa makanan, bekas gigitan, galian atau sarang, dan bunyi-bunyian.

Mengatasi hewan pengerat

Untuk menghindari kerusakan, menjaga reputasi, mengurangi potensi kontaminasi, dan mencegah timbulnya penyakit, hewan pengerat harus segera dikendalikan. Beberapa cara yang dapat kamu coba, antara lain:

  • Membuat atau menggunakan produk pengendali hama, seperti kotak perangkap, lem tikus, dan racun tikus.
  • Menutup akses menuju makanan, air, dan tempat tinggal.
  • Menghubungi jasa profesional yang terbiasa mengendalikan hewan pengerat.

Selamat berjuang!