Hewan Apakah Fossa Itu? Apakah Mereka Terancam Punah? - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan

Hewan Apakah Fossa Itu? Apakah Mereka Terancam Punah?

Salah satu fakta fossa paling keren adalah bahwa mereka hanya ada di pulau Madagaskar. Madagaskar adalah negara kepulauan besar yang terletak di lepas pantai tenggara Afrika, di mana beberapa makhluk yang sangat unik hidup. Fossa, kerabat dekat mongoose, adalah predator terbesar di Madagaskar, dan satu-satunya hewan yang secara teratur dan berhasil memburu spesies lemur terbesar di pulau itu.

Fossa

Deskripsi

Fossa terlihat sangat mirip dengan cougar kecil berwarna coklat, tetapi mereka bukan kucing. Fossa adalah hewan kecil dengan tinggi sekitar 38 cm di bahu. Mereka jarang lebih dari 75 cm panjangnya, tidak termasuk ekor yang sama panjangnya, dan mereka rata-rata berbobot antara 7 sampai 13 kg, dengan jantan sedikit lebih besar dari betina.

Fossa hidup di hutan yang tumbuh subur di seluruh pulau, dan tersebar di wilayah yang luas, terkadang berjalan sampai berkilo-kilometer dalam satu hari. Mereka menandai wilayah mereka dengan menyemprotkan cairan berbau dari kelenjar anal mereka.

Fossa memiliki kemampuan kecepatan, kekuatan, dan penyelinapan yang luar biasa seperti kucing. Mereka merasa nyaman di pepohonan seperti halnya di tanah. Mereka menggunakan cakar yang bisa ditarik untuk menggali dan memanjat batang pohon. Ketika tiba waktunya untuk turun, mereka menggunakan pergelangan kaki bersendi ganda seperti tupai, memungkinkan mereka untuk turun kepala terlebih dahulu dengan kendali penuh.

Baca Juga:  Tebak Hewan Nasional Jepang, Ternyata Bukan Kucing!

Di tanah mereka berjalan seperti kucing, tetapi cenderung menahan ekornya di belakang mereka. Mereka juga bisa melompat dari cabang ke cabang, kali ini hampir seperti monyet, menggunakan ekornya sebagai kemudi di udara.

Ekor fossa tebal, agak kaku, dan sepanjang tubuhnya. Anggota badannya kokoh, dengan cakar lebar dan berdaging serta jari kaki yang kuat dan melengkung. Mereka tampak seperti perpaduan singa gunung dan mongoose, licin dan rendah ke tanah seperti mongoose, berotot kuat dan gesit seperti cougar.

Kepalanya fantastis, bentuk baji ekspresif, dengan hidung besar, basah, dan bulat seperti anjing, telinga lebar seperti beruang, wajah seperti kucing, dan mata yang tidak biasa dan agak menyeramkan. Meskipun tidak aktif di malam hari, fossa akan berburu siang atau malam, dan dapat melihat dengan baik dalam kegelapan.

Pada siang hari, pupil menjadi celah vertikal kecil, hampir menghilang. Ini adalah makhluk yang ditakuti di tanah asalnya selama berabad-abad karena keberadaannya yang tertutup dan penampilannya yang menghantui. Fossa pernah diyakini sebagai setan di bumi, yang akan mencuri bayi dari buaian mereka atau membuat korban kesurupan lalu perlahan-lahan mengeluarkan isi perut mereka.

Baca Juga:  Hewan Anoa, Deskripsi dan Informasi Lainnya

Fossa akan mengeluarkan bau busuk saat gelisah, dan pernah dianggap bahwa baunya saja dapat membunuh burung dan hewan kecil. Fossa hidup di kawasan hutan yang baunya menandai wilayah yang luas. Mereka tidak tinggal di sarang melainkan tidur dengan tungkai, terkadang berjemur sendiri. Mereka adalah hewan soliter yang hampir diam.

Fossa bersifat katemeral, yang berarti mereka mungkin aktif siang atau malam, bergantian aktivitas cepat dengan tidur siang yang dalam. Mereka misterius dan penuh rahasia dan hanya ada pengetahuan terbatas tentang gaya hidup dan kebiasaan mereka di alam liar.

Apakah fossa terancam punah?

Meskipun berstatus sebagai predator terbesar Madagaskar, fossa tidak memiliki musuh alami, manusia dapat segera menyebabkan kepunahannya. Fossa baru-baru ini dipindahkan dari keadaan rentan menjadi spesies yang terancam punah.

Kudeta pemerintah pada tahun 2009 telah menyebabkan ketidakstabilan di negara Madagaskar, dan sedikit yang bisa dilakukan untuk melindungi spesies tersebut. Mereka secara teratur dikejar, dijebak, dan diburu oleh penduduk asli, yang memakan daging mereka dan membuat jimat dan perhiasan dari gigi dan cakar mereka.

Baca Juga:  Mengenal Burung Flamingo dan Berbagai Keunikannya

Habitat mereka dengan cepat habis, dan seiring dengan perpindahan pertanian, fossa, yang dipandang sebagai hama, mungkin akan segera diburu. Fossa memiliki tingkat reproduksi yang lambat yang berkontribusi pada penderitaan mereka. Fossa muda matang dengan sangat lambat dan tetap bersama induknya selama lebih dari setahun, jadi betina hanya bisa berkembang biak dua tahun sekali.

Fakta lain tentang fossa

  • Fossa berhubungan dengan mongoose

  • Mangsa favorit para fossa adalah lemur

  • Panjang Fossa sekitar 50 hingga 75 cm tanpa ekor

  • Ekor biasanya sepanjang tubuhnya

  • Fossa memiliki berat 7 hingga 13 kg dengan jantan lebih besar

  • Fossa berwarna perunggu / coklat solid dengan mata coklat