Inspirasi Desain Kolam Ikan Minimalis dan Cara Membuatnya - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan

Inspirasi Desain Kolam Ikan Minimalis dan Cara Membuatnya

 

Menciptakan oase kecil di halaman rumah tentu mampu meningkatkan ketenangan dan suasana yang lebih asri. Deru gemericik air dan ikan-ikan yang berenang bebas akan membuat anda dan keluarga memiliki tempat favorit tersendiri. Ya, kehadiran kolam ikan minimalis memang tidak pernah gagal menyatukan keluarga di rumah dan menjaga mood sepanjang hari. Namun yang jadi permasalahan adalah, ketersediaan lahan yang sempit. Seperti yang kita ketahui bahwa kebanyakan rumah sekarang ini didesain minimalis sehingga tak cukup banyak area taman yang bisa kita manfaatkan.

Tapi hal itu tentu bukan menjadi halangan bagi anda para pecinta fauna, khususnya ikan-ikan cantik yang berada di kolam outdoor. Kita masih bisa menciptakan desain kolam ikan minimalis yang tidak terlalu banyak memakan tempat. Dengan sedikit kreatifitas, pembuatan kolam minimalis justru akan terlihat lebih estetik dan bernilai seni tinggi. Jika anda penasaran seperti apa inspirasi desain dari kolam ikan minimalis ini dan bagaimana cara membuatnya serta jenis ikan hias apa saja yang cocok untuk dipelihara, langsung saja simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

 

Cara Membuat Kolam Ikan Minimalis di Rumah

Sebelum kita membahas soal jenis ikan dan seperti apa inspirasi desain kolam ikan minimalis maka sebaiknya kita mengetahui beberapa hal yang wajib diperhatikan sebelumnya. Dengan begitu, pengadaan kolam ikan akan sesuai dengan kebutuhan dari ikan-ikan itu sendiri dan tentu saja kelak anda juga bisa menikmati keindahan kolam secara maksimal.

 

1. Perhatikan Bagian Lantai Kolam Ikan

Sebagai struktur dasar kolam, anda harus memperhitungkan bahwa lantai kolam ikan minimalis harus kokoh dan tahan bocor. Di sini anda bisa membuat pondasi setapak yang dibuat dari cor. Untuk pembuatanyya pun kami menyarankan anda berkonsultasi dengan ahlinya supaya mampu menghasilkan komposisi cor yang sesuai. Namun jika anda ingin mengerjakannya sendiri maka beberapa komposisi dasar yang umum digunakan dalam pembuatan kolam adalah 1:2:3, yaitu 1 untuk semen, 2 untuk pasir, dan 3 untuk kerikil. 

Minimal kedalaman kolam ikan minimalis ialah 1 meter. Jika kolam yang dibuat terlalu dangkal, maka permukaanya lebih gampang terkena sinar matahari dan itu akan membuatnya rentan ditumbuhi lumut. Hal ini juga bisa membahayakan organisme di dalamnya seperti ikan-ikan hias kecil. Di samping itu, suhu air kolam juga bisa ikut naik dan akan menghilangkan kesan dari kolam minimalis yang tujuan utamanya untuk membuat area sekitar terasa dingin dan asri. Jangan lupa juga untuk menyiapkan lubang pembuangan air di bagian dasar kolam yang terhubung langsung dengan saluran pembuangan air di rumah anda. Lubang pembuangan air wajib ada karena berfungsi untuk perawatan kolam yang mana airnya perlu diganti secara berkala.

 

2. Dinding Kolam Ikan yang Sesuai

Sama halnya dengan struktur pada bagian dasar kolam, dinding kolam juga wajib diperhatikan dengan baik untuk menangkal kebocoran. Material dasarnya dapat menggunakan gabungan material cor yang sama dengan lantai kolam. Lapisi material dasar dinding  dengan keramik batu alam. Variasi desain dapat diterapkan dengan mengaplikasikan baik motif atau material pelapis yang kontras pada lantai dan dinding kolam.

Bagian dinding kolam ini sebaiknya juga didesain dengan material yang berkualitas dan memiliki corak warna yang sesuai dengan favorit anda. Pasalnya nanti dinding kolam akan memberi kesan yang sangat indah ketika sudah dialiri air dan berisikan ikan-ikan. Jika dinding kolam cenderung berwarna putih polos, maka kesan estetik di dalamnya juga akan berkurang. Beberapa dinding keramik batu alam dengan corak warna senada yang cerah mampu membuat kolam terlihat lebih dinamis. Namun tentu saja ini kembali ke selera masing-masing, apakah ingin mendesain kolam dengan nuansa yang eksotis atau memang sederhana tanpa perlu menambahkan banyak detail aksesoris dan warna.

 

3. Memastikan Sistem Pengairan dan Filter Sesuai Kebutuhan

Beberapa orang yang membuat kolam ikan minimalis umumnya sering melupakan bagian ini. Padahal pembuatan sistem pengairan yang efektif sangatlah penting dilakukan. Dengan sistem pengairan yang baik, kolam anda akan berfungsi maksimal untuk menunjukkan perannya sebagai oase yang asri dan menenangkan.

Sistem pengairan pada kolam sebenarnya sangat sederhana, yaitu terdiri dari pompa air dan penyaring atau filter. Pompa air nantinya akan bertugas menyuplai air ke kolam. Teknologi nozzle yang ada pada pompa air dapat menciptakan efek pancuran yang berbeda-beda dan bisa juga disesuaikan dengan efek gemericik air sesuai selera. Dengan begitu kesan dan nuansa alam di rumah pasti lebih terasa.

Sedangkan sistem filter bermanfaat menjaga kejernihan air kolam  dari senyawa dekomposisi ataupun sisah-sisah makanan ikan. Alat penyaring ini umumnya dilengkapi chamber berupa brush yang bermanfaat seperti kapas, bola plastik yang menyaring kotoran, dan zeolit penghilang partikel berbahaya. Kualitas air yang terjaga membuat kolam mudah dibersihkan serta aman untuk seluruh organisme yang hidup di dalamnya. Kapasitas filter juga harus menyesuaikan dengan volume air dalam kolam. Umumnya untuk kolam dengan kapasitas tiga meter kubik akan dibutuhkan filter berkapasitas satu meter kubik, begitupun kelipatannya.

 

Baca Juga:  Panduan Lengkap: Cara Memelihara Ikan Gurame di Akuarium

4. Penggunaan Aksesoris Kolam yang Aman dan Sesuai Kebutuhan

Dalam pemilihan aksesoris, kita juga harus memperhitungkan ukuran kolam agar penempatannya seimbang. Jangan sampai nantinya kita meletakkan terlalu banyak aksesoris yang justru akan membuat kolam terlalu penuh dan cepat kotor. Bahkan kabar buruknya, aksesoris yang berlebihan juga akan membuat ikan di dalamnya merasa tidak nyaman. Beberapa aksesoris yang bisa ditambahkan umumnya seperti tanaman air, kayu, hingga bebatuan untuk membentuk goa dan tempat bersembunyi bagi ikan-ikan. 

Untuk bagian tanaman air hias di dekat kolam, pilihlah tumbuhan yang tidak rimbun agar kesan  yang dihasilkan tetap minimalis dan tidak terlalu penuh. Berbagai jenis rumput, tanaman hias, hingga alang-alang yang bentuknya tumbuh lurus sangat sesuai untuk menghiasi sisi kolam. Agar dapat menikmati keindahan kolam lebih dekat, setengah bagian atas kolam dapat diberi penutup dari dek kayu. Anda juga bisa memberikan efek pencahyaan atraktif dari lampu taman yang dipasang di unsur dalam kolam. Dengan penambahan cahaya yang baik, suasana di sekitar kolam akan terlihat sangat indah dan cantik. Terlebih di malam hari anda akan menemukan suasana asri yang sangat indah bagi anda dan keluarga di rumah.

 

5. Membuat Sketsa Kolam Minimalis

Nah, hal terakhir ini juga beberapa kali sering dilupakan oleh orang-orang yang ingin membuat kolam. Padahal ini juga tidak kalah penting lho, yaitu membuat sketsa kolam minimalis yang sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan lahan. Sebelum membuat kolam ikan , terlebih dahulu buatlah sketsa desain lengkap dengan gambar lanskap ukuran area rumah anda. Di sini anda juga bisa menentukan jenis material apa yang nantinya akan digunakan. Kami sangat menyarankan untuk menggunakan material yang tahan lapuk agar bisa bertahan lama.

Atur sedemikian rupa supaya air yang dipasok pompa tidak mengalir terlalu deras namun tetap bisa memenuhi kolam minimalis dengan baik. Di samping menyejukkan udara di dekat rumah, dengan adanya kolam dengan bentuk yang indah dan sesuai keinginan maka anda juga bisa menyegarkan pikiran serta menikmati relaksasi setelah seharian bekerja di luar rumah.

 

Gaya dan Inspirasi Desain Kolam Ikan Minimalis di Rumah

Contoh Kolam Ikan Minimalis Yang Indah Sederhana Di Depan Rumah ...

Sebenarnya ada sangat banyak konsep pembuatan kolam minimalis yang bisa anda terapkan di rumah. Satu hal yang terpenting untuk dilakukan adalah menyesuaikan desain dengan gaya anda dan kebutuhan keluarga di rumah. Beberapa desain yang terlihat minimalis modern mungkin akan sangat cocok bagi anda. Namun beberapa keluarga lain mungkin lebih menginginkan desain yang tampak eksotis sehingga penuh dengan nilai estetika dan seni di dalamnya. Nah, berikut ini beberapa ide dan inspirasi desain yang bisa anda terapkan ke sketsa pembuatan kolam ikan minimalis. 

 

1. Desain Kolam Ikan Minimalis dengan Batu Alam

Membuat kolam ikan sebenarnya tidak perlu terlalu ribet karena anda bisa memanfaatkan batu alam. Anda bisa dengan mudah memanfaatkan  bebatuan alami yang banyak dijumpai di pasaran. ada berbagai jenis batu alam dengan bentuk yang bervariasi dan corak warna yang menarik sehingga mampu menjadi bahan utama pembuatan kolam minimalis. Menciptakan kolam ikan minimalis dengan batu alam juga terbilang lebih mudah dan tidak terlalu menghabiskan banyak modal.

Pembuatan kolam nantinya bisa menggunakan semen yang dibagian pinggir kolamnya disusun dengan bebatuan alami, baik yang berukuran besar maupun kecil. Sisanya dapat dihiasi dengan menggunakan sekian tanaman di luar kolam agar meningkatkan kesan tropis dan alami. Anda juga dapat menambahkan efek air mancur di bagian kolam untuk membuat gelembung udara yang berfungsi untuk menghadirkan oksigen bagi ikan-ikan. Dengan kolam bebatuan alam ini dijamin area rumah anda menjadi lebih asri dan tentunya bernilai seni tinggi.

 

2. Kolam Ikan Minimalis dengan Gaya Akuarium Outdoor

Mungkin anda sering melihat kolam ikan koi yang didesain berada di bawah lantai dan anda hanya bisa melihatnya dari atas saja. Namun jika anda ingin mendesain kolam dengan desain yang lebih interaktif sehingga anda bisa berinteraksi langsung dengan ikan maka anda bisa menggunakan inspirasi desain akuarium outdoor yang memungkinkan anda juga bisa melihat ikan dari samping. Anda bisa mengakalinya dengan menggunakan perpaduan kaca dan konblok. Pastinya kolam tersebut harus diciptakan lebih tinggi dari permukaan tanah, sehingga nantinya anda bisa memasang kaca di bagian samping kolam.

Kolam dengan desain seperti ini tidak harus berukuran besar. Anda dapat membuat dengan ukuran 2x1x0,5 meter kubik saja. Anda juga bisa memilih untuk memakai kaca di masing-masing sisi sampingnya atau di di antara sisi samping dari kola saja. Kaca yang digunakan juga tidak boleh kaca sembarangan ya, melainkan kaca khusus yang tahan terhadap tekanan air kolam.

 

3. Desain Kolam Ikan dengan Gazebo

Memiliki mini gazebo di atas kolam ikan juga bisa menjadi inspirasi yang berbeda lho. Dengan adanya gazebo maka nuansa alam akan semakin terasa di sekitar kolam ikan dan anda juga bisa langsung beristirahat di sana sembari menikmati pergerakan ikan yang cantik. Pembangunan gazebo bisa menggunakan bahan utama dari dek kayu. Selanjutnya kolam ikan bisa dibangun tepat di atas tanah samping gazebo tersebut. Anda dapat menambah kesan natural dengan memberikan hiasan kolam seperti air mancur bambu dan juga tanaman air di sekitarnya.

 

Baca Juga:  100+ Jenis Ikan Hias Akuarium yang Bertahan Hidup Lama

4. Desain Kolam Ikan Minimalis di Dalam Rumah

Jika kita membicarakan lahan yang sempit, maka tidak sepenuhnya kita harus membuat kolam di area pekarangan rumah. Anda juga bisa lho menciptakan nuansa asri di dalam rumah dengan menambahkan kolam ikan indoor. Beberapa orang umumnya mendesain kolam semacam ini di area bawah tangga, sehingga area yang tidak terpakai tersebut bisa dimanfaatkan sebagai kolam ikan.

Kola minimalis di dalam rumah juga tidak perlu didesain terlalu dalam, bahkan kedalaman setengah meter saja dirasa sudah sangat cukup untuk kehidupan ikan. Anda hanya perlu mencoba lebih kreatif untuk memadu padankan corak warna kolam dengan objek yang ada di sekitar. Misalya penggunaan keramik dengan warna senada seperti keramik di tangga atau penambahan air mancur yang menempel di tembok dan terhubung persis dari bawah tangga anda. Dengan begitu, ruang keluarga juga akan terasa lebih asri dan anda bisa menikmati waktu yang berkualitas bersama keluarga di rumah.

 

5. Kolam Ikan dan Beberapa Air Mancur

Inspirasi desain terakhir yang bisa anda coba terapkan adalah membuat kolam ikan minimalis dengan tambahan air mancur yang cukup banyak. Penambahan air mancur dalam jumlah banyak ini bisa meningkatkan kesan asri dan tentram, terlebih dengan suara gemericik air yang sangat menenangkan. Untuk ukurannya pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan, sedangkan penambahan air mancur bisa berada di beberapa lokasi. Seperti misalnya penambahan air mancur di tengah kolam, sisi-sisi kolam, hingga yang mengalir di tembok dan nantinya akan mengarah ke kolam ikan anda. 

Anda bisa mengatur desain yang sesuai dengan selera dan pastinya tidak memerlukan lokasi yang besar karena ukuran air mancur juga sangat beragam, mulai dari yang kecil hingga besar. Penambahan air mancur juga bisa membuat suplai air di kolam lebih terjaga dan bersih karena air akan berputar terus-menerus. Ikan-ikan juga umumnya sangat menyukai keberadaan air mancur karena mampu meningkatkan sirkulasi oksigen di dalam kolam. 

 

Memilih Jenis Ikan Hias yang Cocok

Setelah anda menyiapkan desain kolam ikan minimalis dan berhasil membuatnya, maka sekarang adalah saatnya membeli ikan hias yang sesuai untuk kolam tersebut. Pada dasarnya pemilihan ikan hias air tawar apapun jenisnya bisa hidup dengan baik di kolam buatan semacam itu, hanya saja anda sebaiknya memilih ikan yang memang cocok diletakkan di kolam outdoor dengan motif dan ukuran yang sesuai, seperti misalnya beberapa jenis ikan berikut ini.

1. Ikan Koi

kolam ikan koi minimalis

Nampaknya sudah bukan menjadi rahasia lagi jika jenis Ikan Koi adalahsalah satu jenis ikan hias yang paling difavoritkan. Ikan ini seringkali menghiasi berbagai kolam, baik itu outdoor, indoor, atau bahkan di akuarium berukuran besar sekalipun. Berbagai varian corak warna dan bentuknya yang estetis memang membuatnya lebih sesuai untuk dipelihara di kolam ikan. Ketika anda mendesain kolam yang berada di bawah dan hanya bisa melihat dari atas, maka ikan koi akan menampakkan keindahannya dengan bentuk yang agak melebar dan corak warna-warni.

Jika anda tertarik merawat ikan koi, pastikan anda memiliki kolam dengan ukuran yang tidak terlalu kecil dan juga harus memiliki air dengan arus agak deras. Kabar baiknya, ikan hias satu ini tidak membutuhkan kolam dengan kedalaman yang terlalu dalam. Hanya saja ikan ini memang sangat membutuhkan arus air yang terus bergerak. Menghadirkan air mancur dapat jadi salah satu teknik menciptakan arus air kolam supaya ikan koi bisa betah berada di kolam untuk tetap bersenang-senang.

 

2. Ikan Kumpai

kolamikan kumpai minimalis

Ikan hias kolam satu ini barangkali juga sering anda temui bersamaan dengan ikan Koi karena mereka memang bisa hidup berdampingan dengan damai. Bentuk fisiknya nyaris menyerupai ikan koi karena ikan kumpai ini juga agak besar dan melebar. Hanya saja yang membedakan ikan kumpai dengan ikan Koi ialah bentuk ekornya yang lebih menjuntai cantik. 

Selain itu, warna ikan kumpai juga tidak terlalu cerah seperti ikan koi. Secara umum ikan ini harnya memiliki warna kuning keemasan, putih keperakan, dan jingga saja. Bagian sisiknya berwarna metalik yang berkilau dan ekor merumbai dengan gradasi warna yang cantik. Secara harga, ikan ini tidak semahal ikan koi dan perawatannya pun terbilang lebih mudah karena ikan kumpai terkenal cukup kuat untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan.

 

3. Ikan Komet

ikan komet

Jenis ikan komet ini juga sering dijadikan andalan untuk menghiasi kolam minimalis di pekarangan rumah. Secara sepintas bentuknya mungkin terlihat mirip dengan ikan koi dan warnanya pun serupa. Hanya saja secara postur tubuh memang terlihat cukup berbeda karena ikan komet tidak selebar dan sepanjang ikan koi. Ikan ini bisa menjadi alternatif bagi anda yang bosan dengan ikan koi karena secara corak warna ikan komet sangat mewakili warna yang atraktif dan cerah sehingga kolam terlihat lebih dinamis. 

Pergerakan ikan ini juga sangat aktif sehingga kolam anda akan terlihat lebih hidup. Di pasaran, harga ikan komet cenderung lebih murah jika dibanding ikan koi. Perrawatannya juga terbilang sangagt mudah asalkan air kolam anda bersih maka ikan komet bisa hidup lebih lama. 

 

Baca Juga:  Membuat Makanan Ikan Lele Organik Tinggi Nutrisi

4. Ikan Mas Koki

Ikan Mas Koki

Secara umum ikan mas koki memang lebih sering kita jumpai di dalam akuarium. Namun anda juga bisa lho memelihara ikan ini di kolam outdoor, bahkan hal tersebut akan membuat ikan mas koki jauh lebih leluasa untuk bergerak karena ia termasuk jenis ikan yang aktif. Berbagai jenis ikan mas koki juga terkenal sangat mudah perawatannya sehingga anda tidak perlu khawatir dengan kemampuan adaptasinya. Dengan ekor yang cantik dan corak warna unik yang beragam, ikan mas koki dapat jadi opsi sebagai ikan hias kolam minimalis untuk lengkapi keindahan taman dan area sekitar rumah.

Karena ukurannya yang kecil, ikan mas koki juga sangat sesuai untuk dipelihara di kolam minimalis berukuran kecil dengan kedalaman yang dangkal. Jangan lupa juga untuk melengkapi kolam dengan aerator yang baik karena ikan ini sangat membutuhkan oksigen berlimpah di dalam air.

 

5. Ikan Wakin

Ikan Wakin

Pilihan ikan hias untuk kolam selanjutnya ialah Ikan Wakin. Umumnya ikan ini mempunyai warna corak putih dan merah dengan tubuh layaknya ikan Komet tetapi ekornya lebih terlihat seperti ikan mas koki. Ikan hias kolam satu ini mempunyai ukuran yang tidak sebesar ikan Koi, tetapi mempunyai gerak-gerik yang lebih lincah di kolam sehingga sangat terlihat menarik untuk menghiasi kolam minimalis.

Anda juga bisa mencampur ikan ini dengan berbagia jenis ikan hias lainnya. Hanya saja anda perlu memperhitungkan ukuran masing-masing ikan. Apabila perbandingan ukuran ikan wakin dengan ikan koi di dalam kolam jauh lebih kecil, maka sebaiknya urungkan niat untuk mencampur mereka. Ikan wakin dengan ukuran lebih kecil sangat mudah menjadi mangsa ikan koi.

 

6. Ikan Pedang

Ikan Pedang

Alternatif ikan hias untuk kolam kecil selain jenis mas koki atau koi adalah Ikan pedang. Ciri khas dari ikan hias berukuran kecil yang satu ini ialah warnanya merah menyala dan pada ikan pejantan ekornya mempunyai sirip lancip memanjang di bagian bawahnya sehingga disebut seperti pedang. Ikan pedang atau swordtail fish ini sangat gampang dipelihara karena kemampuan beradaptasi yang terbilang sangat baik. Perawatan ikan ini pun tak terlalu rumit karena ia dapat bertahan hidup walau di kolam tenang tanpa aerator sekalipun. Tak heran, ikan pedang tergolong ikan hias kolam yang sangat cocok bagi para pemula.

 

7. Ikan Sapu-Sapu

Ikan Sapu-Sapu

Ikan sapu-sapu memang tidak termasuk sebagai ikan hias, tetapi popularitasnya sebagai ikan yang dapat membersihkan kolam sudah tidak butuh diragukan. Bersifat omnivora, ikan sapu-sapu dapat memakan alga dan lumut yang menempel di kolam outdoor sekalipun. Ikan sapu-sapu yang populer diindonesia mempunyai warna hitam pekat sehingga umumnya dirasa kurang menarik jika dipelihara di dalam kolam. Namun, ada sejumlah spesies ikan sapu-sapu yang mempunyai corak dan warna lumayan unik seperti misalnya corak totol dan garis hitam putih sehingga dapat menjadi pilihan ikan hias kolam bersamaan dengan jenis ikan hias lainnya.

Keberadaan ikan sapu-sapu selain untuk menambah nilai seni juga mampu meringankan beban anda untuk tidak terlalu sering membersihkan kolam. Beberapa ikan sapu-sapu akan dengan sangat efektif membantu anda membersihkan lumut yang menempel di dinding kolam. Dengan begitu air kolam juga menjadi lebih bersih dan sangat baik untuk keberlangsungan ekosistem di dalamnya.

 

8. Ikan Black Ghost

Ikan Black Ghost

Selain ikan-ikan berukuran besar seperti jenis koi, anda juga bisa lho memelihara ikan yang ukurannya lebih kecil dan gesit seperti misalnya black ghost. Jenis ikan ini termasuk salah satu yang sering kita jumpai di akuarium indoor, namun tidak ada salahnya jika anda ingin memeliharanya di kolam outdoor minimalis. Keberadaan ikan ini akan memberi kesan yang berbeda bagi kolam anda karena warnanya yang unik, yaitu hitam dengan corak putih. 

Bentuk tubuh ikan ini seperti merumbai ke bawah dan itu sangatlah unik sehingga siapapun yang melihatnya pasti akan tertarik. Namun anda juga sebaiknya tidak mencampur ikan ini dengan koi berukuran besar karena bisa saja ikan black ghost dimangsa dengan mudah. 

Nah, itulah beberapa ulasan yang bisa kami bagikan untuk anda pada kesempatan kali ini. Beberapa cara bisa anda terapkan untuk membuat kolam minimalis yang asri di rumah. Dengan sedikit kreatifitas, keterbatasan lahan pun tidak menjadi masalah karena pada dasarnya kita bisa memanfaatkan lahan sempit dengan pengadaan kolam yang tidak terlalu dalam dan tidak memakan tempat. Untuk itu pemilihan jenis ikan juga sebaiknya sesuai dengan ukuran kolam. Jika kolam minimalis tidak terlalu lebar, maka sebaiknya pemilihan ikan dengan ukuran agak kecil bisa menjadi pilihan terbaik. Semoga ulasan ini bermanfaat dan anda bisa segera mengeksekusi desain kolam minimalis untuk membuat rumah yang lebih asri dan bernilai seni tinggi.