Cara Merawat Ikan Hias Buntal Tutul Hijau di Akuarium

ekor9.com. Ikan unik ini memiliki nama ilmiah Tetraodon nigroviridis atau Dichotomyctere nigroviridis. Bentuk tubuhnya agak aneh, tidak seperti ikan pada umumnya. Matanya menonjol dan mulutnya begitu mungil. Area punggungnya berwarna hijau jenuh, kontras dengan perutnya yang tampak putih.

merawat ikan buntal air tawar, cara merawat ikan buntal air tawar, cara merawat ikan buntal di aquarium, tips merawat ikan buntal, cara memelihara ikan buntal air laut, cara merawat ikan buntal, merawat ikan buntal air tawar, cara merawat ikan buntal air tawar, cara merawat ikan buntal di aquarium, tips merawat ikan buntal, cara memelihara ikan buntal air laut, cara merawat ikan buntal

Selain dari segi penampilan, perilaku ikan ini juga cenderung berbeda. Mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, aktif, dan ceria. Selain itu, mereka seperti mengenali siapa yang selama ini memelihara dan merawatnya. Sebab ketika mereka melihat sosok tersebut, tingkahnya jadi semakin aktif dan riang.

Anda tak perlu waktu lama untuk menaruh rasa sayang padanya. Namun perlu diingat, kalau perawatan ikan ini tidaklah mudah. Ada beberapa syarat khusus agar anda sukses menjaga mereka. Untuk itu, ikan ini hanya diperuntukkan bagi aquarist berpengalaman atau yang sudah mahir.

Anak-anak ikan ini memang bisa bertahan di air tawar. Namun ketika dewasa, mereka memerlukan salinitas tinggi. Gigi-gigi ikan ini juga tumbuh secara cepat. Anda pun akan selalu memerlukan siput bercangkang keras untuk “mengasah gigi”dan memenuhi hasrat gigitnya.

Habitat Asli Ikan Buntal Tutul Hijau

Pada 1822, untuk pertama kalinya ikan ini dideskripsikan. Mereka berasal dari Asia dan Afrika. Ikan ini tersebar dari Sri Langka ke Tiongkok Utara. Kadang ikan ini disebut juga sebagai ikan buntal leopard atau ikan buntal macan tutul, karena bintik-bintik, tutul atau totol khasnya.

Ikan buntal ini menghuni sungai-sungai, aliran, air di dataran, dan laguna payau. Kadang mereka sendirian, kadang juga berkelompok. Makanan favoritnya adalah siput, hewan tak bertulang, krustasea, dan kadang tanaman juga dilahap. Di alam liarnya, ikan ini lebih betah tinggal di air payau.

Baca Juga:  10 Ikan Terbesar di Dunia yang Masih Hidup

Anak-anak ikan buntal totol hijau lahir di musim hujan, sehingga mereka tumbuh besar di air tawar. Mereka mengalami aneka perubahan parameter air. Mulai dari air payau, ke air tawar, lalu berlanjut ke air asin (garam). namun lebih disarankan kalau mereka ditempatkan dalam air payau.

Deskripsi ikan Buntal Totol Hijau

Genus tetraodon datang dari famili Pufferfish (Tetraodontidae). Mereka dikenal memiliki senjata tertentu untuk melindungi dirinya. Ikan ini memiliki rahang kuat serta 4 “gigi tajam” yang siap menghancurkan makanannya.

Meski tidak memiliki sirip perut, namun ikan ini memiliki sirip dada yang tangguh, sehingga mereka bisa bermanuver. Dengan kata lain, ikan bisa melayang di beberapa spot di air, serta bisa berenang mundur. Mereka juga kerap “membusungkan diri” menggunakan air atau udara, khususnya ketika merasakan tanda bahaya. Baca : Ikan Buntal Mini Air Tawar

Tetraodon melindungi diri dari predator dengan cara mengembangkan duri-durinya. Dagingnya juga mengandung zat racun, sehingga musuh akan menderita sendiri jika memaksa memakannya. Ikan berukuran sekitar 15 cm ini bisa bertahan sampai 10 tahunan.

Kesulitan Merawat Ikan Buntal Totol Hijau

ikan buntal air tawar makan pelet berbahaya aquascape wikipedia mengembang besar jogja harga galak apakah beracun apa makanan atau tidak jual bandung beli cara budidaya beternak merawat pelihara ternak menggembungkan memberi di surabaya bisakah hidup foto fakta ganas gambar gigi hias hijau indonesia jenis2 tangerang kalimantan karakter klasifikasi nama latin mati memelihara ukuran maksimal predator perawatan penjual sifat tips umpan untuk pakan video

Tidak semua pencinta akuarium bisa memelihara ikan ini. Memang, anak-anak ikan cukup mudah dirawat, sebab mereka masih toleran terhadap air tawar. Namun begitu dewasa, ikan akan membutuhkan air payau. Ikan ini juga relatif rentan penyakit.

Dibanding spesies lain, ikan buntal ini memerlukan tangki yang lebih luas. Seekor ikan dewasa membutuhkan akuarium berkapasitas sekitar 132 liter. Masalah lainnya yaitu keadaan gigi mereka yang tumbuh cepat. Anda pun mesti menyediakan stok siput bercangkang keras agar gigi-gigi mereka terasah dan “aus”.

Memelihara Ikan Buntal Bintik Hijau dalam Akuarium Air Tawar

Mengingat ukuran ikan dewasa yang cukup besar, anda pun mesti menyediakan akuarium berkapasitas ideal. Ukurannya ada di kisaran 130-190 liter. Kecuali jika mereka masih anak-anak, maka anda pun bisa menempatkannya dalam akuarium kecil. Ada pun suhu idealnya antara 24-28 derajat Celcius. Sedangkan pH-nya natara 7,0-8,0.

Baca Juga:  GloFish, Ikan Glow in The Dark

Ketika menjaga ikan dalam akuarium, pastikan anda selalu menyediakan filter yang sangat kuat. Ikan ini senang menyisakan makanan, sehingga berpotensi menjadi sampah organik yang mengganggu hidup mereka sendiri. Selain itu, ikan juga memerlukan aliran air agar menyerupai habitat aslinya di sungai. Kemudian, jangan lupa untuk memperbarui air mingguan sebanyak 30% dari total volume. Setelah itu, tambahkan 1 sdm garam untuk setiap 20 liter air.

Jika anda hendak menempatkan beberapa ikan dalam satu tangki, perlu diingat kalau hewan ini sangat menjunjung tinggi wilayah teritorialnya. Jika ruang geraknya sempit, bukan tidak mungkin mereka akan berkelahi. Perlu ruang yang luas agar masing-masing memiliki daerah kekuasaannya sendiri. Anda pun perlu beberapa dekorasi agar mereka bisa bermain, sembunyi, atau saling menghindar ketika suasana memanas.

Hal penting lain yang harus diingat; tetraodon itu beracun. Jangan sampai anda menyentuh atau menyuapi mereka dengan tangan langsung tanpa perantara.

Makanan Ikan Buntal Totol Hijau

Jika anda memberi makanan kering, bisa dipastikan ikan akan melewatkannya begitu saja. Mereka memang lebih bernafsu dengan makanan hidup. Sebut saja cacing darah yang besar, cacing tanah, ikan kecil, dan tentu saja siput. Anda pun bisa memberikan aneka siput agar dietnya bervariasi. Baca : Ikan Cupang Terbesar

Disarankan substrat dasarnya berupa pasir berbutir kecil. Mereka kadang menggunakan pasir tersebut untuk “mengasah” giginya, mirip seperti fungsi cangkang siput yang keras.

Jika ikan ini kekurangan makanan atau masih lapar, biasanya mereka akan mulai mengganggu ikan lain, misalnya dengan menggigit sirip ikan tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya anda tidak menempatkan ikan bersirip panjang.

Harus diingat juga, kalau ikan buntal ini sangat rakus. Di habitat aslinya, tak ada yang mereka lakukan selain berburu makanan. Namun anda jangan sampai terlalu memanjakan mereka dengan memberikan makanan berlebihan. Sebab ikan ini memang sudah ‘kehilangan pekerjaan’ berburu dan tinggal menunggu diberi makanan. Jika terlalu banyak, mereka bisa jadi terlalu gemuk dan mati muda.

Baca Juga:  Ikan Sumatera, Jantan dan Betina sama-sama Perenang yang Aktif

Teman yang Cocok untuk Ikan Buntal Totol Hijau

Keinginan anda untuk menyatukan ikan ini dengan ikan kecil lain hanya terwujud di tahap awal. Jika tetraodon ini masih kecil, mereka cenderung tidak menaruh minat terhadap teman-temannya yang berukuran kecil. Namun ketika tumbuh dewasa dan besar, mereka akan melihat ikan-ikan kecil sebagai menu makan.

Jika masih ingin mempertahankan akuarium komunitas, anda bisa memiliki siklid Afrika dan siklid Malawi. Siklid Malawi memang agresif, namun kemungkinan mereka untuk menyakiti ikan buntal cenderung kecil.

Intinya, ikan buntal bintik hijau tidak cocok tinggal di satu tangki dengan ikan yang lebih kecil atau yang bersirip panjang. Anda tidak bisa menempatkannya bersama ikan platy, neon tetra, guppy, dll. Selain itu, ikan ini memerlukan air payau, sedangkan ikan-ikan hias lain tidak.

Jenis Kelamin Ikan Buntal Totol Hijau

Sampai saat ini belum anda tanda jelas untuk membedakan, mana ikan jantan dan mana yang betina.

Pembiakan ikan Buntal Totol Hijau

Ikan ini tidak dibudidayakan secara komersial. Mereka ditangkap langsung dari habitatnya.

Kelebihan dan Kekurangan Memelihara Ikan Buntal Totol Hijau

Keuntungan memelihara ikan ini, yaitu:

  • Warna ikan cerah dan menarik
  • Penampilan ikan istimewa
  • Cocok menjadi teman seakurium bagi siklid Malawi
  • Bisa membusungkan dirinya sendiri
  • Perilakunya menarik
  • Gerakan dan cara berenangnya menghibur

Kekurang memelihara ikan ini, yaitu:

  • Semakin dewasa, ikan akan semakin agresif
  • Jadi ikan predator ketika beranjak dewasa
  • Ukurannya besar, sehingga kapasitas akuariumnya juga besar
  • Menu makannya tidak bisa sembaraangan, wajib makanan hidup, dan harus selalu menyertakan siput atau kerang dengan cangkang keras
  • Parameter airnya cenderung ketat
  • Warna cerah pada anak-anak ikan akan pudar pada waktunya

Meski perawatannya tidak mudah, namun worth it, ya? (Dari berbagai sumber) #RD

error: