Daftar Burung Paling Berbahaya di Dunia - Ekor9.com

Daftar Burung Paling Berbahaya di Dunia

ekor9.com. Binatang berbahaya yang kerap menjadi inspirasi film tidak jauh dari ular, hiu putih, piranha, buaya, dsb. Berbeda dengan The Birds (1963), film thriller karya Alfred Hitchcock, yang justeru menunjukkan serangan kawanan burung.

Rupanya film ini memang terispirasi dari kejadian nyata di Capitola, California (1961). Waktu itu burung laut shearwater keracunan diatom dari makanannya (ikan teri), sehingga mereka menabrak atap bangunan dan bangkainya bertebaran.

Meski film merupakan karya fiksi, namun kematian akibat burung yang galak dan agresif itu ternyata non-fiksi. Bagi sebagian burung, beberapa hal bisa begitu serius. Misalnya wilayah kekuasaan dan keturunannya sendiri. Mereka akan melakukan apa pun untuk mempertahankan daerah teritorial dan melindungi anak-anaknya. Termasuk dengan menyerang atau mungkin membunuh sang pengganggu.

Baca Juga:  11 Burung Terbesar di Dunia, Ada yang Setinggi Manusia!

Nah berikut ini 6 burung yang paling berbahaya di dunia:

1. Burung Kasuari, Cassowary (Casuarius)

Burung besar yang tidak bisa terbang ini menjadi satu-satunya anggota famili Casuariidae, yang masih menjadi anggota orfo Casuariiformes. Sebagian ahli menyebut ada 3 spesies, sebagian lagi menyebut 6 spesies. Mereka datang dari berbagai ras. Habitatnya di wilayah Papua dan Australia.

burung berbahaya di indonesia, burung berbahaya di dunia, burung berbahaya bagi manusia, burung berbahaya di papua, burung berbahaya adalah, burung paling berbahaya, burung paling berbahaya di dunia, macam burung berbahaya, burung yang paling berbahaya di dunia

Kasuari burung paling berbahaya di dunia (Casuarius) – via : naturesapprentice.com.au

Jangan macam-macam dengan burung ini. Sebab mereka dikenal mampu membunuh manusia dengan pukulan telapak kakinya. Di bagian dalam tiga jari kakinya terdapat kuku tajam bagai belati. Mereka juga bisa berlari dengan sangat cepat, seukuran 50km/jam.

Kasuari menjadi salah-satu burung yang punya rasa ingin tahu tinggi. Mereka juga suka meladeni serangan demi serangan. Namun mereka terbilang jarang menyerang manusia. Kecuali ketika meminta jatah makanan.

2. Burung Unta/ Ostrich (Struthio camelus)

burung terbesar, burung paling bahaya, burung yang berbahaya di dunia, burung unta

Burung unta – via : an.wikipedia.org

Selain kasuari, burung unta juga besar dan tidak bisa terbang. Mereka tinggal di kawasan terbuka di Afrika. Ada yang hidup secara individual, berpasangan, dalam kelompok kecil, atau tergabung dalam kawanan besar. Tergantung musimnya.

Baca Juga:  12 Jenis Anjing Balap, Para Pelari Tercepat di Dunia!

Burung unta sangat mengandalkan kakinya yang kuat. Mereka mampu berlari sangat cepat. Bahkan kecepatannya mencapai 72,5km/jam. Begitu terpojok, barulah mereka mengeluarkan jurus andalan, yakni tendangan maut. Bahkan predator besar seperti singa pun bisa terbunuh dengan tendangan tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya tidak memprovokasi burung, sehingga membuatnya bertindak agresif.

3. Emu (Dromaius novaehollandiae)

telur emu, makanan burung emu, emu egg, burung emu adalah, burung emu di australia, minyak burung emu, telur burung emu, ternak burung emu, jual minyak burung emu, gambar burung emu, jual burung emu, makanan burung emu, gambar hewan burung emu

Burung asli Australia ini menjadi anggota tunggal genus Dromaius. Seperti saudaranya, kasuari, emu juga memiliki kaki panjang dan tubuh kekar. Mereka bisa berlari dengan kecepatan mencapai 50km/jam. Jika sudah terdesak, emu akan menendang dengan sekuat tenaga. Serangannya bisa menimbulkan cedera serius.

4. Lammergeier (Gypaetus barbatus)

burung paling berbahaya, burung paling berbahaya di dunia, macam burung berbahaya, burung yang paling berbahaya di dunia

Lammergeier (Gypaetus barbatus) – via : busy.org

Burung pemakan bangkai yang berjanggut ini menyerupai burung elang. Ukuran mereka sangat besar, dengan ketinggian 1 meter dan lebar sayap 3m. Mereka menghuni kawasan pegunungan dari Asia Tengah dan Afrika Timur sampai ke Spanyol. Makanan kesukaan mereka adalah bangkai, khususnya bagian tulang.

Baca Juga:  13 Jenis Burung Kakatua di Dunia, Keterangan dan Gambarnya

Mereka senang melempar mangsa dari ketinggian 80m, sampai tulangnya retak, lalu akses ke bagian sumsumnya jadi terbuka. Sebenarnya mereka jarang menyerang manusia. Namun bukan tidak mungkin mereka akan menimbulkan bahaya.

5. Burung Hantu Tanduk Besar/ Great horned owl (Bubo virginianus)

burung hantu paling berbahaya, burung berbahaya di indonesia, burung berbahaya di dunia, burung berbahaya bagi manusia, burung berbahaya di papua, burung berbahaya adalah, burung paling berbahaya, burung paling berbahaya di dunia, burung yang paling berbahaya di dunia

Great horned owl (Bubo virginianus) – via : enews.tech

Semua jenis burung hantu dikenal sensitif ketika berurusan dengan anak, wilayah kekuasaan, dan pasangan. Terutama burung hantu bertanduk ini, yang bisa menukik dan menyerang secara tiba-tiba. Serangannya pun cenderung berpusat pada kepala dan wajah targetnya. Mereka dikenal sebagai predator ulung berukuran 60cm dan bentang sayap 200cm. Cengkeraman cakarnya begitu kuat.

6. Barred Owl (Strix varia)

burung berbahaya di dunia, burung berbahaya bagi manusia, burung berbahaya di papua, burung berbahaya adalah, burung paling berbahaya, burung paling berbahaya di dunia, macam burung berbahaya, burung hantu paling berbahaya, burung yang paling berbahaya di dunia, spesies burung berbahaya

Barred Owl (Strix varia) – via : he.m.wikipedia.org

Jangan sampai terkecoh oleh tatapan matanya yang lugu dan manis. Burung hantu ini bisa memutar kepala 270 derajat. Ukurannya juga memang lebih mungil dibanding burung hantu bertanduk besar. Beratnya sekitar 800gram dan lebar sayapnya 110cm. Tetapi keberaniannya tinggi, sehingga mereka mampu menyerang apa dan siapa saja.

Kadang kita tidak memiliki niat jahat untuk melukai apalagi membunuh hewan-hewan tertentu, namun insting mereka memang selalu waspada dan tidak segan-segan melawan jika merasa terusik. Tetap hati-hati. Daftar Burung Paling Berbahaya di Dunia. #RD

error: