Semua Tentang Bunglon, Kadal Istimewa yang Penuh Warna - Ekor9.com

Semua Tentang Bunglon, Kadal Istimewa yang Penuh Warna

ekor9.com. Spesies kadal atau bengkarung ini pasti sudah familier bagi anda. Betapa tidak, bunglon menjadi salah-satu hewan populer. Sebab mereka mampu mengubah warna tubuhnya sendiri. Mau hijau muda, hijau tua, cokelat, oranye, merah, sian, ungu, bahkan pink.

hewan bunglon dan penjelasannya, hewan bunglon dan ciri khususnya, hewan bunglon dan keterangannya, bunglon hewan pemakan apa, ciri ciri hewan bunglon adalah, adaptasi hewan bunglon, fakta hewan bunglon, gambar hewan bunglon, hewan bunglon beradaptasi dengan cara

Hewan bunglon dan penjelasannya – via : youtube.com

Berikut ini fakta-fakta dasar seputar bunglon:

Kingdom:  Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Reptilia

Ordo: Squamata

Famili: Chamaeleonidae

Nama latin: Chamaeleonidae

Tipe: Reptil

Pola makan: Omnivora

Ukuran: panjang 2,8cm–68,5cm

Berat: 0,01 kg – 2kg

Kecepatan maksimum: 35km/h

Masa hidup: 4–8 tahun

Interaksi: soliter/penyendiri

Status konservasi: Threatened (terancam punah)

Warna: hijau, kuning, biru, cokelat, hitam, cokelat sawo matang, merah

Tipe kulit: Sisik

Makanan favorit: serangga

Habitat: padang pasir dan hutan tropis

Mangsa utama: serangga, dedaunan, siput

Predator: ular, mamalia, burung

Fitur pembeda/ciri khas: kemampuan untuk mengubah warna kulit dan penglihatan super tajam

Baca Juga:  10 Hewan yang Bisa Berubah Warna Sesuai Lingkungannya

Bunglon terbesar dan terkecil

Di dunia ini, diprediksi terdapat sekitar 160 spesies bunglon berbeda. Ada yang kecil, ada juga yang besar. Bunglon terkecil adalah bunglon daun berukuran kerdil bernama latin Brookesia micra, sekitar 3 cm, yang tinggal di hutan Madagaskar.

Sementara itu, bunglon terbesar adalah bunglon raksasa Malagasi. Ukurannya bisa mencapai 70 cm. Mereka juga hidup di hutan Madagaskar. Demikian juga dengan bunglon Parson, yang ukurannya bisa menyentuh 65 cm.

hewan peliharaan kecil jinak imut unik yang bukan mamalia anak binatang berukuran mini dan lucu jenis ukuran cocok untuk peliharaan buat paling rumah manfaat si yg binatang kecil

Bunglon terkecil di dunia

Keistimewaan bunglon

Sebenarnya tidak semua bunglon bisa mengubah warna. Namun spesies yang mampu melakukannya memang istimewa. Dengan anugerah tersebut, mereka mampu menyamarkan keberadaan diri sendiri dan berbaur dengan lingkungannya.

Struktur mata bunglon juga spesial, sehingga kemampuan melihatnya memang mengagumkan. Mereka bisa memiliki penglihatan 360 derajat. Dengan demikian, bunglon tidak hanya lihai melihat dan menangkap mangsa. Mereka juga gesit bergerak ketika ada predator yang mendekat.

Kenapa bunglon mengubah warna kulitnya?

Kemampuan mengubah warna tubuh bunglon disebabkan oleh zat nanokristal yang ada di permukaan kulitnya. Zat tersebut juga memantulkan cahaya, yang warnanya dipengaruhi oleh ruang dinamis antar zat tersebut. Tak ayal, warna dan kombinasi warnanya bisa berubah-ubah.

Baca Juga:  Apa Saja yang Menjadi Makanan Bunglon?

Perubahan warna kulit bunglon tidak hanya dilakukan ketika terancam atau dalam bahaya. Aksi tersebut bisa jadi dilakukan sebagai repons atas intensitas cahaya, perubahan suhu, atau bahkan mood-nya.

Bunglon jantan mengubah warna untuk memikat pasangannya.Warna kulitnya juga berubah ketika bunglon jantan mendapati bunglon jantan lain di wilayah kekuasaannya. Ketika sesama bunglon jantan bertarung, bunglon yang menunjukkan warna kusam biasanya pertanda menyerah.

Pola makan bunglon

Umumnya, bunglon adalah hewan omnivora. Dengan kata lain, mereka memakan aneka makanan. Mulai dari buah-buahan, daun, cacing, serangga, siput, reptil mungil, dll. Namun ada beberapa spesies bunglon yang tergolong sebagai hewan karnivora atau justru vegetarian saja.

Ancaman untuk bunglon

Mayoritas bunglon berukuran kecil. Sehingga mereka kerap menjadi target para predator. Para pemangsa itu seringkali tidak begitu jauh, melainkan yang sama-sama menghuni pepohonan juga. Sebut saja burung dan ular.

Baca Juga:  12 Gambar Hewan Reptil Paling Menarik dan Penjelasannya

Bunglon pun mencari cara untuk mengamankan diri dan telur-telurnya. Induk bunglon akan sigap menggali lubang di tanah hutan, lalu mengubur telur agar tetap hangat dan aman. Lubangnya sendiri berukuran antara 10-30 cm. Ukuran kedalaman lubangnya tergantung spesies bunglon itu sendiri.

Induk bunglon bisa menghasilkan 20 sampai sekitar 100 telur. Mereka memerlukan waktu kisaran 4-12 bulan untuk menetes. Lagi-lagi, periode menetesnya telur juga tergantung spesies bunglon.

Sayang sekali, kini banyak spesies bunglon yang sudah masuk ke dalam kategori terancam punah. Bahkan ada beberapa spesies yang diprediksi sudah tiada. Keadaan memilukan ini tidak lepas dari deforestasi, polusi, dan aktivitas lain yang mengubah habitat asli sang bunglon.

Sedih juga mendengar dan membaca fakta kalau populasi hewan ini terus merosot, ya. Hewan Bunglon dan Keterangannya. #RD

error: