Terapkan, 12 Tips Ini Efektif Membuat Anggrek Cepat Berbunga!

ekor9.com. Terdiri dari puluhan ribu spesies yang tersebar di segala penjuru dunia, anggrek menjadi komoditas tanaman yang diburu oleh para kolektor tanaman hias. Bahkan, beberapa spesies anggrek langka yang memiliki warna dan bentuk eksotis, sering kali terjual dengan harga fantastis.

Tapi, kendati mudah tumbuh di berbagai media tanam dan kondisi tanah, merawat anggrek ternyata susah-susah gampang. Habitat asal anggrek yang beragam, menjadikan tiap-tiap spesies butuh perlakuan yang berbeda. Apabila ada kesalahan dalam penanganan, bisa jadi anggrek enggan berbunga atau justru mulai menggugurkan daun-daunnya.

bagaimana cara merawat bunga anggrek, bagaimana cara memelihara bunga anggrek, cara bunga anggrek cepat berbunga, cara merawat bunga anggrek, cara merawat bunga anggrek agar tumbuh subur, bagaimana cara merawat bunga anggrek

Bunga anggrek yang cantik dan indah di dalam rumah

Wah, bisa kacau kalau anggrek yang sudah didapatkan dengan susah payah, malah layu dan tinggal kenangan. Karena itulah, bagi kamu yang hendak memelihara atau mulai mengoleksi ragam jenis anggrek yang indah, harus hati-hati. Berikut ini 12 tips paling penting untuk membuat anggrek cepat tumbuh dan berbunga:

  1. Kenali jenis anggrek, agar kamu dapat mengetahui karakteristik, habitat asal, dan perawatan yang dibutuhkan.
  2. Atur intensitas paparan matahari, sekitar 50—70 % dengan menggunakan paranet pada rumah lindung, dan atur lokasi anggrek sesuai jenis dan kebutuhannya terhadap sinar matahari.
  3. Pertimbangkan ketinggian lokasi, dan kondisikan lingkungan sesuai dengan habitat asal setiap jenis anggrek. Misalnya, anggrek dataran tinggi (Cymbidium, Paphiopedilum, dan Miltonia) butuh suhu sekitar 18—21 derajat celcius, anggrek dataran sedang (Onchidium, Dendrobium, Cattleya, dan Phalaenopsis) butuh suhu sekitar 19—32 derajat celcius, sedangkan anggrek dataran rendah (Vanda, Renanthera, dan Arachnis) butuh suhu 34—38 derajat celcius.
  4. Susun anggrek dengan benar, letakkan rak anggrek secara mendatar dengan ketinggian sekitar 1 meter, dan ada baiknya tidak berjenjang agar sirkulasi udara selalu lancar.
  5. Kelembaban udara, sekitar 60–80%. Apabila tidak terpenuhi secara alami, tempatkan kolam di bawah rak, atau buatlah kabut buatan dengan menggunakan sprinkler.
  6. Media tanam, terdiri dari 2 bagian, dengan 1/3 bagian bawah berisi potongan batu bata dan 2/3 bagian atas menggunakan pakis.
  7. Konstruksi pot, paling ideal berbahan dasar tanah liat dan memiliki banyak lubang.
  8. Penyiraman, lakukan 2 kali sehari (pukul 7—9 pagi dan 3—5 sore) apabila cuaca panas, dan tidak perlu penyiraman jika hujan telah membasahi media tanam.
  9. Pemberian nutrisi tambahan, berupa pupuk yang mengandung unsur hara tinggi, atau penyemprotan/penyiraman dengan pupuk slow release yang dipaparkan pada media tanam.
  10. Pemberian hormon pertumbuhan, atau ZPT yang dapat pula diganti dengan konsentrat air kelapa 15% (150 ml air kelapa dalam 1 liter larutan semprot)
  11. Pengendalian hama dan penyakit, baik berupa kotoran, gulma, dan bagian daun yang membusuk. Gunakan insektisida untuk mengatasi serangan hama, fungisida untuk serangan jamur, dan bakterisida untuk mengendalikan serangan bakteri.
  12. Kendalikan faktor-faktor lain yang memengaruhi pertumbuhan, seperti sirkulasi udara, fotoperioditas. kelembapan udara, dan faktor genesis.
Baca Juga:  Tanaman Hias Bunga yang Mudah di Tanam

Dengan mencermati dan menerapkan 12 tips di atas, anggrek berpotensi dapat tumbuh dengan baik dan cepat berbunga. Yang terpenting, lakukan secara rutin dengan tekun dan penuh kesabaran. Selamat mencoba!

error: