Mengenal Baboon: Klasifikasi, Pola Hidup, dan Informasi Lainnya - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan

Mengenal Baboon: Klasifikasi, Pola Hidup, dan Informasi Lainnya

ekor9.com. Ketika membicarakan tentang baboon atau babun, kita akan terbayang kera berukuran besar, garang termasuk hewan buas, dan agresif. Namun, apakah persona tersebut benar-benar menggambarkan watak dan karakter asli baboon? Yuk, telusuri informasi penting tentang baboon, berikut ini :

Klasifikasi baboon

Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primata
Famili: Cercopithecidae
Genus: Papio
Nama ilmiah: Papio
Nama populer: baboon
Nama Indonesia : Babun

Gambaran umum Baboon

Terdapat 5 spesies baboon yang populer dengan sebutan yellow baboon, hamadryas baboon, olive baboon, guinea baboon, dan chacma baboon. Mereka berukuran sedang hingga besar, dan tersebar di wilayah Afrika, serta dataran Arab bagian barat. Baboon termasuk hewan cerdas dan komunal, sehingga sangat gemar hidup dalam kelompok. Mereka mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan, namun populasi hewan mamalia ini terancam oleh perburuan dan kerusakan habitat asli mereka.

binatang bahasa inggris nya, baboon, gambar baboon, gambar babun

Babun hamadryas / Hamadryas baboon

Karakteristik Fisik

Sekilas, baboon tampak seperti jenis kera lain, namun memiliki postur tubuh dan tampilan yang lebih garang. Panjang baboon berkisar antara 50—86 cm, dengan berat tubuh 14—45 kg. Mereka memiliki kepala yang besar, moncong dan rahang yang kokoh, serta bagian alis yang menonjol. Biasanya, baboon jantan berukuran dua kali lebih besar dari baboon betina. Wajah mereka dipenuhi rambut yang megar seperti singa jantan, dengan warna yang bervariasi, tergantung spesiesnya. Baboon juga memiliki lekuk tubuh yang unik, kekar, dan ekor panjang yang melengkung. Dengan kekuatan fisiknya, baboon mampu berlari hingga kecepatan 48 km/jam.

Baca Juga:  7 Hewan Menakjubkan Asli Endemik Sulawesi

Pesebaran dan habitat Baboon

Baboon hidup tersebar di wilayah Afrika, pada berbagai bentang alam. Habitat mereka bervariasi, mulai dari savana, semak belukar, gurun berbatu, padang rumput, hingga hutan hujan. Hamadryas baboon hidup di lereng berbatu pada pesisir Laut Merah dan bagian barat semenanjung Arab. Wilayah hidup olive baboon tersebar luas di seantero Afrika, sementara  guinea baboon hanya terdapat di bagian barat. Sebaliknya, yellow baboon hidup di wilayah timur, dan chacma baboon mayoritas ditemukan di wilayah selatan.

baboon apa itu, apa itu monyet babon, apakah babon itu, berapa lama babon mabung, kenapa babon memakan telurnya, mana pools baboons, yellow baboon, babun kuning

Yellow baboon / Babun kuning – via : planetofdream.com

Pola hidup dan perilaku

Bersifat komunal, baboon menjalani aktivitas makan, tidur, hingga bersih-bersih dalam suatu kelompok besar yang terdiri dari puluhan hingga ratusan anggota dengan beragam ukuran, jenis kelamin, dan usia. Kendati demikian, di siang hari mereka terbagi menjadi kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 4—5 baboon betina dengan satu jantan sebagai pimpinan. Sementara itu, hamadryas baboon hidup dalam kelompok yang lebih kecil, yaitu sekitar 12 baboon betina dan satu jantan. Mereka saling melindungi, dan ketika ada bahaya, mereka saling berteriak sebagai sinyal. Dalam kondisi tersebut, baboon jantan harus siap bertempur, sedangkan baboon betina dan anak-anak baboon berlindung di atas pohon. Umumnya, baboon berkomunikasi melalui suara yang khas, ekspresi wajah, dan gerakan ekor.

Baca Juga:  Seluk-beluk Perkembangbiakan Hewan: Tujuan dan Metode

Siklus hidup dan reproduksi

Tidak memiliki musim kawin, baboon dapat bereproduksi sepanjang tahun, tergantung habitatnya. Baboon mengandung selama 6 bulan, dan melahirkan bayi baboon yang langsung melekat pada induknya. Bayi baboon lahir dengan rambut muda yang perlahan rontok, dan berganti dengan rambut dewasa di usia 2 bulan. Baboon disapih ketika usia 6 bulan, dan matang secara seksual saat mencapai usia 7 tahun. Anak baboon betina biasanya tetap bersama induknya hingga dewasa, sementara anak baboon jantan akan berpisah untuk memimpin di kelompok lain. Di alam liar, baboon dapat hidup hingga 15-40 tahun.

baboon dan anaknya, baboon apa itu, apa itu monyet babon, apakah babon itu, berapa lama babon mabung, kenapa babon memakan telurnya, mana pools baboons, berapa lama babon mabung, kenapa babon memakan telurnya, babon, baboons, babon adalah, a baboon picture, a baboons habitat

Chacma baboon / Babun Chacma – via : wikimedia.org

Makanan Baboon, Mangsa dan predator

Baboon tergolong omnivor. Mereka terbiasa menyantap beragam tanaman dan hewan-hewan kecil, mulai dari buah-buahan, biji-bijian, akar, bunga, serta serangga, telur, kadal, dan beragam hewan pengerat. Sementara itu, baboon menjadi sasaran empuk bagi singa, macan tutul, cheetah, dan piton. Baboon muda juga sering kali menjadi incaran bagi anjing liar Afrika dan burung pemakan daging. Namun, ancaman terbesar bagi populasi baboon justru berasal dari manusia. Atas berbagai alasan, baboon diburu dan habitat mereka tergusur oleh pembukaan lahan untuk permukiman, perkebunan, dan pertanian.

Baca Juga:  Hewan Unta, Ciri Khusus dan Keistimewaannya

Status konservasi

Dalam daftar IUCN, empat spesies baboon tergolong tidak begitu mengkhawatirkan, sementara guinea guinea baboon berstatus hampir terancam. Kendati demikian, secara umum populasi mereka terus menurun akibat perburuan dan tergusur dari habitat aslinya. Saat ini, sebagian dari populasi baboon bertahan hidup dan berkembang biak secara aman pada area konservasi di wilayah Afrika.

Untuk menjaga keseimbangan alam, tentu sebaiknya keberadaan mereka tetap lestari. Yuk, jaga lingkungan demi keberlangsungan hidup seluruh makhluk di muka bumi!

Referensi : wikipedia.org, livescience.com , nationalgeographic.com