9 Alasan Ilmiah Kenapa Anjing Bisa Meningkatkan Kualitas Hidup Anda - Dunia Fauna , Hewan , Binatang & Tumbuhan

9 Alasan Ilmiah Kenapa Anjing Bisa Meningkatkan Kualitas Hidup Anda

Anjing adalah makhluk yang luar biasa dan manusia telah mencintai mereka selama ribuan tahun. Ini semua bukan tanpa alasan. Jika kita dapat menghitung setiap ciuman, belaian, pelukan, dan goyangan ekor anjing, kita akan tahu betapa banyak manfaat yang kita dapatkan dari memelihara seekor anjing dalam hidup kita. Apa benar berdasarkan alasan ilmiah anjing bisa meningkatkan kualitas hidup kita?

alasan ilmiah Memelihara Anjing

Tetapi dewasa ini orang membutuhkan bukti ilmiah atau semacamnya untuk menjadi yakin. Jadi bila Anda bertemu seseorang yang ragu dengan alasan ilmiah bahwa anjing bisa memperbaiki kualitas hidupnya, Anda bisa punya jawaban yang meyakinkan.

Berikut adalah beberapa alasan ilmiah kenapa Anda butuh anjing dalam kehidupan Anda.

1. Anda cenderung lebih sosial

Saat Anda keluar dan berkeliling dengan anjing Anda, Anda akan bertemu orang-orang yang ingin sekali merawatnya, menanyakan pertanyaan tentang anjing Anda, dan menceritakan pada Anda tentang anjing mereka sendiri.

Orang introvert mungkin tidak menganggap ini sebagai manfaat, tetapi bersosialisasi membawa manfaat bagi kesehatan itu sendiri. Orang yang lebih supel cenderung memiliki kesehatan fisik dan mental yang lebih baik, hidup lebih lama, dan mungkin bahkan risiko demensia yang lebih rendah di kemudian hari.

Baca Juga:  9 Jenis Anjing Terbesar di Dunia yang Gagah dan Fantastis

2. Anda cenderung tidak mudah depresi

Sebuah studi tahun 2016 menemukan fakta bahwa di antara orang pengidap HIV, mereka yang tidak memiliki anjing 3 kali lebih rentan mengalami depresi. Manfaatnya bisa dirasakan oleh siapa saja. Anjing benar-benar berbulu hangat. Mereka selalu senang melihat Anda, mereka tidak pernah terlalu sibuk untuk Anda, dan mereka mencintai Anda tanpa syarat. Mereka juga dapat mengalihkan perhatian Anda dari depresi dan mengubah perilaku Anda, sehingga Anda cenderung terjebak dalam kemerosotan mental.

3. Anda lebih cenderung aktif secara fisik

Pergi ke luar rumah mungkin bukan hal favorit Anda, tetapi beberapa orang lebih cenderung keluar untuk kepentingan anjing mereka daripada mereka sendiri. Berjalan cepat di sekitar taman mungkin tidak akan membuat perut Anda six-pack, demikian pula dengan duduk santai di sofa. Tapi itu bukan sekedar jalan-jalan biasa.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Michigan State University menemukan bahwa orang yang memiliki anjing juga berpartisipasi dalam kegiatan lain yang dapat dianggap sebagai olahraga sedang atau giat. Rata-rata, pemilik anjing dalam penelitian ini memiliki aktivitas fisik sekitar 30 menit lebih dalam seminggu daripada mereka yang tidak memiliki anjing.

Menjadi aktif memiliki banyak manfaat bagi kesehatan Anda. Menjadi aktif secara fisik dapat membantu Anda mengontrol berat badan, merasa kurang lelah di siang hari, meningkatkan kualitas tidur, dan membantu menjaga kesehatan otot dan tulang.

4. Anda cenderung tidak rentan stres

Ada ungkapan sederhana “setidaknya kita punya anjing.” Pekerjaan merawat anjing mungkin melelahkan. Tagihan Anda mungkin menumpuk. Anda mungkin telah beberapa kerusakan pada perabotan Anda yang tidak ada sebelumnya. Tapi setidaknya Anda punya anjing!

Baca Juga:  10 Jenis Anjing Kecil yang Lucu, Imut Banget!

Ketika manusia stres, kita melepaskan zat kimia yang disebut kortisol. Tetapi telah terbukti bahwa berinteraksi dengan anjing mengurangi tingkat kortisol kita. Bahkan membelai anjing dapat menurunkan tekanan darah dan detak jantung kita, yang keduanya dapat naik karena stres.

5. Anjing dapat mencegah Anda jatuh sakit

Menurut ilmu pengetahuan: “Ketika Anda membawa seekor anjing ke rumah Anda, Anda tidak hanya membawa seekor anjing, Anda juga memperkenalkan serangkaian ‘taksa’ terkait anjing langsung ke lingkungan rumah Anda, beberapa di antaranya mungkin memiliki efek langsung atau tidak langsung pada kesehatan manusia,”

Keragaman “taksa” (bakteri) di rumah dengan anjing ini membantu orang tetap sehat dan jarang sakit. Jadi ketika Anda tetap sehat ketika orang-orang lain di sekitar Anda sakit, Anda dapat berterima kasih kepada anjing Anda.

6. Anjing orang hidup lebih lama setelah serangan jantung

Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Cardiology menemukan bahwa orang yang menderita serangan jantung lebih mungkin untuk hidup setahun kemudian jika mereka memiliki anjing. Aneh tapi benar.

7. Anak-anak yang tumbuh dengan anjing kecil kemungkinan mengembangkan alergi

Peneliti mempelajari wanita hamil dan bayi yang terpapar anjing. Mereka menemukan bahwa bayi yang tinggal di rumah dengan seekor anjing mendapatkan manfaat. Anak-anak itu memiliki dua jenis bakteri yang menyebabkan mereka cenderung mengembangkan alergi umum. Bakteri itu juga membantu mengurangi risiko eksim dan obesitas!

Baca Juga:  Apa anjing boleh makan coklat? Gak Boleh, Bahaya!

Anak-anak dapat mulai menuai manfaat ini bahkan sebelum mereka dilahirkan. Anak-anak yang ibunya memiliki anjing sebelumnya tetapi tidak memilikinya lagi setelah melahirkan ditemukan memiliki bakteri yang sama.

8. Manfaat lain untuk anak-anak

Orang-orang yang tumbuh dengan anjing di rumah mereka saat masih kecil cenderung tumbuh menjadi orang yang lebih baik. Anak-anak antara usia 7 dan 12 tahun ditemukan lebih empati ketika mereka memiliki keterikatan pada hewan peliharaan.

Karen Becker dengan Mercola Healthy Pets menunjukkan banyak sifat baik lainnya yang dapat ditularkan anjing pada anak-anak. Keterampilan sosial yang lebih baik, rasa tanggung jawab, kepercayaan, rasa hormat, kesetiaa, banyak lagi lainnya!

9. Anjing memberikan manfaat bagi penderita Penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer bisa menyakitkan, baik untuk orang yang menderita penyakit itu maupun orang yang mereka cintai. Studi ini menunjukkan bahwa merawat anjing terapi membawa banyak manfaat ke dalam kehidupan orang-orang dengan penyakit ini.

Mereka yang menderita Alzheimer yang merawat anjing terapi terbukti membaik. Mereka mengekspresikan empati, kepedulian terhadap kesejahteraan orang lain, sukacita, dan kelembutan. Perasaan-perasaan ini mengarah pada rasa harga diri yang lebih baik dan perasaan dibutuhkan dan bermakna. Semua ini adalah hal baik!