Terapkan, 6 Tips Merawat Ikan Cupang agar Tidak Mudah Mati

ekor9.com. Perawatan yang mudah, warna-warni indah, dan harga yang murah membuat ikan cupang disukai oleh beragam kalangan.

Hanya saja, sebagaimana memelihara ikan lainnya, merawat ikan cupang pun cukup tricky. Salah langkah sedikit saja, ikan cupang bisa merasa tidak nyaman, kurang sehat, bahkan mati.

Maka, ketika memutuskan untuk memelihara ikan cupang, kamu harus menyadari komitmen dan konsekuensinya. Bahwa kebahagiaan, kesehatan, dan kehidupan ikan cupang tersebut, akan berkaitan erat dengan tanggung jawabmu terhadap mereka. Mereka percaya padamu, dan kamu telah mengambil kepercayaan itu.

Terlebih, kita sedang membicarakan nyawa makhluk hidup, lho. Jadi jangan anggap remeh ya. Buat kamu yang berminat memelihara ikan cupang, berikut ini tips merawat ikan cupang agar selalu sehat dan tidak mudah mati:

1. Pemilihan Akuarium

Pecinta ikan cupang pasti tahu, bahwa ikan cupang tergolong hewan soliter dan temperamental yang tidak bisa hidup satu akuarium dengan ikan lainnya. Maka, untuk memelihara ikan cupang sebaiknya tidak perlu akuarium yang besar, karena akan memberi ruang kosong terlalu lebar.

Yang terpenting, cukup lapang dan ikan cupang merasa nyaman, yaitu sekitar 20 x 15 x 15 cm. Kamu bisa menghias akuarium tersebut dengan batu-batuan dan rumput sintetik untuk membuatnya terlihat indah. Dan, pastikan suhu air pada akuarium selalu stabil, tidak terlalu panas maupun terlalu dingin.

aquarium cupang hias, cara membuat aquarium cupang hias, jual aquarium cupang depok, desain aquarium cupang, dekorasi akuarium cupang, foto akuarium cupang, ukuran akuarium cupang hias, aquarium ikan cupang minimalis, aquarium ikan cupang tanpa kuras, tanaman untuk akuarium cupang

2. Penggantian air akuarium

Air terbaik yang dapat kamu gunakan untuk akuarium ikan cupang ialah air sumur, karena karakteristik airnya mirip dengan air di sawah dan rawa-rawa yang menjadi habitat ikan cupang.

Baca Juga:  Aneh tapi Nyata! Ikan Ini Bisa Hidup Meski Tubuhnya Tinggal Separuh

Kamu bisa saja menggunakan air dari sumber lain, namun endapkan terlebih dahulu sebelum memasukkan air tersebut ke akuarium. Ganti air setiap hari atau minimal 3 hari sekali. Tempat tinggal yang bersih tentu akan membuat ikan cupang merasa nyaman dan tumbuh lebih baik.

Ketika akan mengganti air, pindahkan ikan cupang ke wadah lain menggunakan saringan khusus. Tapi, jangan sampai tersentuh dengan tangan, agar tidak menyakiti dan melukai tubuh ikan. Kemudian, bersihkan akuarium dari slime dan kotoran ikan, dengan mengelapnya menggunakan sponge atau waslap.

Setelah bersih, masukkan air dan biarkan hingga mencapai suhu ruangan, sebelum ikan cupang kembali masuk ke akuarium.

agar ikan cupang tidak mati, agar ikan cupang tidak mudah mati, merawat burayak cupang agar tidak mati, cara agar burayak cupang tidak mati, cara agar ikan cupang tidak mati, cara merawat cupang agar tidak mati, cara merawat ikan cupang agar tidak mati, cara merawat burayak cupang agar tidak mati, cara merawat anak cupang agar tidak mati, cara memelihara ikan cupang agar tidak mati

3. Penjemuran akuarium

Untuk menghindari bakteri dan jamur di akuarium dan tubuh ikan cupang, kamu bisa menjemurnya sesekali.

Lakukan selama 15-30 menit, saat matahari mulai menghangat sekitar jam 8—10 pagi.  Namun, apabila ikan cupang terlihat panik ketika dijemur, sebaiknya kamu segera mengamankannya kembali ke tempat yang teduh.

4. Pemberian makanan

Pilihan makanan ikan cupang cukup beragam, mulai dari jentik nyamuk hingga kutu air. Namun, biasanya ikan cupang menyukai makanan yang mengambang di permukaan untuk ia sergap. Sementara itu, agar tidak berlebihan dan mengotori air, berikan makanan secara bertahap atau sedikit demi sedikit. Untuk jadwalnya, bisa pagi dan sore, dan hindari pemberian makan di malam hari, karena bisa mengganggu pola istirahat ikan..

5. Penggunaan daun ketapang

Daun ketapang bisa menjadi andalan untuk menenangkan ikan cupang yang panik atau gelisah. Caranya, masukkan beberapa lembar daun ketapang kering dan tutup akuarium menggunakan plastik hitam, hingga ikan cupang calm down dengan sendirinya. Hmm… bisa jadi dia menjadi tenang karena merasa berada di habitat aslinya yang alami, ya.

Baca Juga:  10 Macam dan Jenis Tanaman Hias untuk Aquarium Air Tawar

6. Melatih ikan cupang aduan

Sebenarnya, mengadu ikan cupang bukanlah perbuatan yang baik. Bagaimanapun juga, ikan cupang berhak untuk hidup tenang tanpa perkelahian atau rasa sakit akibat pertarungan. Namun, jika kamu ingin melatih ikan cupang yang kamu miliki agar tetap mempertahankan insting kekuatannya, kamu bisa mencoba beberapa cara, antara lain:

  • Masukkan ikan cupang dalam wadah plastik yang memanjang, sehingga ikan cupang dapat melatih nafas untuk bergerak hingga mencapai ke dasar wadah.
  • Pindahkan ikan cupang ke toples dan buat pusaran air berlawanan arah jarum jam, untuk melatih fisik dan stamina ikan cupang.
  • Masukkan ikan dalam toples tertutup dan gerakkan ke segala arah selama 10 detik. Latihan ini akan memperkuat ketahanan dan mental ikan cupang jika terpaksa harus bertarung.

Di antara cara-cara di atas, yang terpenting ialah kasih sayang yang kamu berikan padanya. Dengan perasaan dan koneksi tanpa bahasa, kamu dapat mengetahui apakah ikan cupang yang kamu pelihara sedang menderita atau benar-benar bahagia. Karena hidup bersama, harus saling memahami, ya! 6 Cara Merawat Ikan Cupang Agar Tidak Mudah Mati.-NSP

error: