5 Fungsi Pompa Udara, Perlengkapan Vital Untuk Akuarium Ikan Air Laut

ekor9.com. Tanpa pompa udara yang memadai, akuarium air laut tidak mungkin sehat, karena air tidak bergerak dan beredar. Mengapa air harus beredar?

Pompa udara alias aerator merupakan perlengkapan yang paling vital untuk akuraium air laut. Tanpa pompa yang memadai kekuatannya, sulit rasanya orang bisa memelihara akuarium air laut agar tetap sehat dan baik.

“Filter boleh tidak digunakan, tetapi pompa udara mutlak diperlukan pada akuarium air laut”, ujar Oking dari Natural Aquarium di Jakarta. alasannya, kalau akuarium sudah ada bunga karangnya, filter boleh tidak digunakan karena bunga karang juga bisa berfungsi sebagai filter alami.

apa fungsi pompa udara di dalam akuarium, cara kerja pompa udara akuarium, fungsi pompa udara akuarium, fungsi pompa udara dalam akuarium, kegunaan pompa udara pada aquarium, kegunaan pompa udara pada aquarium, manfaat pompa udara akuarium, cara kerja mesin pompa air akuarium, cara kerja pompa air aquarium, cara kerja pompa aquarium, fungsi pompa air akuarium, fungsi pompa air pada aquarium, fungsi pompa aquarium, kegunaan pompa air akuarium, kegunaan pompa aquarium, kegunaan pompa udara pada aquarium, manfaat pompa air akuarium, manfaat pompa akuarium

Mengapa air harus beredar?

Karena peranannya yang sangat penting, penggunaan pompa udara itu dalam akuarium air laut harus 24 jam setiap hari non-stop. Fungsinya adalah menciptakan sirkulasi (perputaran) air dari bawah ke atas lalu kembali ke bawah, dan seterusnya. Kegunaan sirkulasi itu adalah :

  1. Gerakan arus sirkulasi dari dasar ke permukaan akuarium itu akan mengangkut dan melepaskan gas beracun (karbon, nitrogen), sehingga ikan yang hidup di dalamnya tetap sehat dan lincah karena tidak terganggu pernafasan.

  2. Gerakan arus air dari permukaan ke dasar akuarium akan membawa oksigen yang terserap dari udara sehingga lapisan air di bawahnya mendapat tambahan oksigen baru. Oksigen itu selanjutnya akan tersebar merata dalam akuarium sehingga ikan hias mendapatkan oksigen yang cukup untuk pernafasannya dan bebas bergerak ke mana-mana.

  3. Gerakan arus sirkulasi itu berfungsi menjaga keseimbangan suhu air sehingga suhu air pada lapisan atas, tengah dan dasar akuarium seragam keadaannya.

  4. Gerakan arus sirkulasi itu juga membantu meratakan kadar garam pada air akuarium sehingga tidak ada garam yang mengendap di dasar akuarium. Dengan demikian, salinitas air dari lapisan atas sampai dasar akuarium seragam keberadaannya.

  5. Gerakan arus sirkulasi itu juga membantu menjaga kebersihan air aquarium sehingga air yang dipakai untuk mengisi akuarium bisa tahan lama. Gerakan sirkulasi itu akan mengurangi pertumbuhan lumut (sebetulnya ganggang hijau) yang menempel pada dinding kaca dan meningkatkan daya kerja filter dalam menyaring dan menyedot partikel-partikel kotoran yang melayang-layang di air.

Baca Juga:  Panduan Lengkap : 7 Cara Memilih dan Memelihara Ikan Koi Supaya Cepat Besar Tidak Mudah Mati

Karena fungsinya itu, alangkah baiknya pada pompa itu dipasang airstone (batu pemecah gelembung), yang berguna untuk meratakan arus perputaran air yang diciptakan pompa udara. Timbulnya gelembung-gelembung udara dalam air yang dihasilkan itu bisa menambah keindahan isi akuarium kalau letak pemasangannya tepat. Sisi yang paling ideal untuk meletakkannya adalah sisi belakang pada dasar akuarium agar tidak mengganggu pandangan bagian depan akuarium.

Sesuai kebutuhan

Kekuatan pompa udara disesuaikan dengan besarnya akuarium agar air yang ditiupkan untuk sirkulasi tidak terlalu kuat atau terlalu lemah. Kalau terlalu kuat tiupannya, air bisa keruh karena kotoran yang mengendap di dasar akuarium teraduk ke atas. Akibatnya, ikan panik kebingungan dan bunga karang takut mekar menunjukkan keelokannya.

Kalau terlalu lemah, sirkulasi air kurang lancar sehingga gas beracun yang mengendap di dasar akuarium tidak terangkat keluar dan oksigen dari udara hanya sedikit saja yang terlarut dalam air. Akibatnya, ikan bisa mati lemas kekurangan oksigen.

Untuk akuarium air laut berukuran kecil (100 x 50 x 50 cm), bisa dipergunakan pompa udara yang berkapasitas minimal 200-350 liter/jam. Boleh dipakai misalnya pompa membran “Rena 301” atau “Rena 301 R” yang berkapasitas 350 liter/jam yang digerakkan oleh listrik. Kalau di rumah sering terjadi gangguan listrik, sebaiknya dipilih pompa yang digerakkan baterai supaya hal-hal yang tak diinginkan terhadap kelestarian isi akuarium tak terjadi. Fungsi dan Kegunaan Pompa Udara Dalam Akuarium. #BS

error: